Kisah Ny. Sariah di Cakung, Jakarta Utara Otak adalah bagian kepala yang sangat penting. Mulanya, saya hanya sering merasa pusing yang terus-menerus setiap saat. Meskipun sudah diobati, rasa pusing itu terus muncul. Saya sempat pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan medis ternyata terdapat tumor di otak saya. Dokter menyarankan agar dioperasi, tetapi saya dan keluarga menolaknya. Selain takut dioperasi, biaya yang diperlukan juga tidak sedikit. Berbagai upaya telah kami coba, tetapi semuanya sia-sia. Hingga akhirnya saya benar-benar tak berdaya. Menurut cerita keluarga, sebenarnya dokter sudah menyerah. Semua hanya diminta berdoa agar terjadi keajaiban. Saat itu saya sudah koma di rumah sakit.
Untunglah, ada kakak saya yang berpikir untuk mencoba cara pengobatan alternatif. Berbagai informasi tentang pengobatan alternatif dikumpulkan dan didatangi, tetapi belum ada yang pas. Saat berbelanja di GORO Kelapa Gading, dia mampir di gerai mahkota dewa Ibu Ning Harmanto. Oleh kakak Ibu Ning yang kebetulan sedang berjaga dia menceritakan kondisi saya. "Kondisi pasien bagaimana saat ini pak?" "Sudah koma di rumah sakit Bu". "Menurut perkiraan dokter bagaimana pak, apa masih ada harapan?" "Itulah Bu, dokter mengatakan sudah tidak ada harapan. Kita semua tinggal diminta berdoa, tetapi saya ingin mencoba ramuan Ibu Ning, barangkali bisa menolong." "Baik Pak, tetapi kami tidak berani menjanjikan apa-apa. Semuanya kita serahkan kepada Tuhan." Akhirnya saya diberi ramuan yang semuanya dalam bentuk instan, yakni made I, made III, dan temu putih. Karena kondisinya sangat lemah, saya hanya diberi ramuan instan. Selain itu, ramuan instan juga praktis diberikan karena tidak repot merebus. Seminggu kemudian saya bisa sadar kembali dan mulai bisa minum meskipun sedikit. Dokter yang merawat saya heran karena secara medis saya sulit tak membaik. Akhirnya, keluarga membuka rahasia ramuan Ibu Ning ini ke dokter. Dokter justru menganjurkan agar pemberiannya terus dilanjutkan karena secara nyata kondisi saya mengalami kemajuan yang menggembirakan. Sebulan kemudian saya boleh pulang ke rumah dan mulai belajar berjalan meskipun tertatih-tatih. Setelah enam bulan mengonsumsi ramuan mahkota dewa, tumor yang bertengger di kepala saya ternyata lenyap setelah di tes di rumah sakit. Puji Tuhan, atas kemurahan-Nya.Terima kasih kepada Ibu Agatha yang dengan rela selalu melayani konsultasi setiap saat, terima kasih untuk Ibu Ning yang telah mempunyai ide membuat ramuan yang bermanfaat bagi banyak orang. Sumber : www.herbal4cancer.com <http://www.herbal4cancer.com/> & www.ningharmanto.com <http://www.ningharmanto.com/> [Non-text portions of this message have been removed]
