Pemerintah Belanda Dukung Desentralisasi
Bisnis Indonesia, Kamis, 29 Januari 2009


Pemerintah Belanda melalui Neso Indonesia memberikan beasiswa StuNed (Studeren 
in Nederland) bagi sejumlah kandidat khususnya yang berasal dari luar Pulau 
Jawa. Pemberian beasiswa yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber 
daya manusia (SDM) ini merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Belanda 
terhadap upaya desentralisasi di Indonesia.

Sebanyak 52 penerima beasiswa bersyarat yang berasal dari 20 provinsi akan 
bertemu langsung dengan Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Belanda. Mr. Arnold 
van Der Zanden, Direktur Neso Indonesia, Marrik Bellen dan Head Scholarships 
Section, Monique Drenthem Soesman, di kantor Neso Indonesia, Jakarta.

Para penerima beasiswa melalui jalur pendaftaran praregistrasi yang dirancang 
khusus bagi pendaftar dari luar Pulau Jawa ini berasal dan bekerja di berbagai 
institusi seperti pemerintah kabupaten/kota dan provinsi, universitas, lembaga 
swadaya masyarakat dan media. Mereka akan dipersiapkan untuk melanjutkan 
program master yang sesuai dengan bidang pekerjaannya masing-masing di berbagai 
universitas di Belanda. Persiapan ini khususnya menyangkut peningkatan 
kemampuan bahasa Inggris hingga memenuhi persyaratan minimal TOEFL 550 atau 
IELTS 6.

Pada 2008, beasiswa StuNed juga diberikan kepada tujuh pegawai Departemen 
Pekerjaan Umum (PU) untuk studi S2 di Belanda di mana mayoritas penerima 
beasiswa tersebut adalah para karyawan PU yang bertugas di daerah-daerah dan 
dari kantor dinas provinsi serta kabupaten/kota. Dana tambahan ini diberikan 
untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mengelola air.

Selain program beasiswa S2. Pemerintah Belanda juga memberikan beasiswa untuk 
program nongelar. Short course dan refresher course. Pada 2009 sekitar 27 
peserta akan mengikuti short courses dan sekitar 60 peserta mengikuti program 
refresher courses yang akan dilaksanakan selama tiga kali pada tahun ini.

Program refresher courses bagi alumni Belanda bertujuan agar mereka dapat 
memperbarui pengetahuan, keterampilan dan cara berpikir (mind set) yang telah 
diperoleh saat mereka studi di Belanda. Topik refresher course tahun ini adalah 
lingkungan, perencanaan wilayah dan pendidikan dengan good governance sebagai 
ross cutting issue. Peserta kedua program tersebut juga diutamakan bagi mereka 
yang bekerja dan berasal dari daerah di luar Pulau Jawa.

Siska Aprilianti
Neso Indonesia
Menara Jamsostek 20th floor


Sumber: BISNIS INDONESIA
URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id100237.html




      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke