Danau Perumahan Citra Gran Kompas, Senin, 16 Februari 2009
Saya sekeluarga tinggal di Perumahan Citra Gran sejak 2003, dengan memilih kapling yang di halaman belakang ada danau buatan yang sengaja dibangun pengembang. Pada awal menempati rumah, danau buatan selalu terisi air dan kalau kurang/kosong selalu diisi kembali oleh pengembang. Bahkan, bisa memancing di danau buatan itu karena beberapa warga dengan suka rela menebar ikan. Namun, akhir-akhir ini, sudah lebih dari dua tahun sejak tahun 2006, danau buatan dibiarkan kering tidak terawat. Akibatnya, ditumbuhi rumput-rumput liar. Di lingkungan Blok A ada dua danau buatan yang kini sudah menjadi padang rumput liar. Hal ini tidak sesuai dengan janji pengembang saat menjual kapling di Blok A dengan nilai tambah danau buatan. Saya sudah mengajukan komplain tertulis di kantor pemasaran menggunakan formulir sesuai dengan prosedur yang berlaku sekitar pertengahan 2008, tetapi tetap tidak ada perbaikan sampai sekarang. Beberapa warga Blok A juga sudah membuat surat komplain tertulis dan diserahkan ke kantor pemasaran, tetapi tetap tidak ada tindakan perbaikan apa pun dari pengembang Perumahan Citra Gran. Jadi, kini hanya bisa melihat padang rumput liar di halaman belakang rumah. Warga merasa dibohongi oleh janji pengembang. Mungkin pengembang lebih fokus dengan menjual kapling baru yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan mendengarkan keluhan warga yang sudah tinggal. DOMO JUHARDOMO Perumahan Citra Gran Blok A3/3, Cibubur, Bekasi Sumber: Harian Umum KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/16/00281566/redaksi.yth ____________________________________________________________________ Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! http://id.yahoo.com/
