Kemiskinan Makin Tidak Tertangani
Bisnis Indonesia, Senin, 16 Februari 2009


Sejumlah media cetak pekan lalu menurunkan berita soal kemiskinan yang makin 
bertambah. Kalau sebelumnya Presiden Yudhoyono pernah menyangkal, bahkan dengan 
gamblangnya menyatakan kemiskinan semakin berkurang, berita itu adalah 
sebaliknya.

Yang jelas akhir-akhir ini himpitan kehidupan rakyat jelata semakin mengetat. 
Sayur mayur semakin mahal harganya, tomat saja yang tinggi proteinnya sekarang 
sudah tidak terbeli lagi oleh rakyat jelata karena harganya yang semakin 
menggila. Belum lagi yang lainnya. Minyak goreng, walaupun ada perusahaan besar 
yang menyebarkannya tapi harganya buat rakyat tetap juga tidak dalam jangkauan 
mereka.

Rakyat kecil makin susah, sedangkan pemilu sudah di depan mata. Kemiskinan 
lainnya adalah tercermin dari semakin menjamur dan bertambah banyaknya 
joki-joki 3 in 1.

Mereka berasal dari beragam latar belakang. Ada yang usia sekolah, sebaya 
mahasiswa sampai ke ibu rumah tangga berjejeran di pinggir jalan menawarkan 
jasa lengkap dengan anak kecil di dalam gendongannya tanpa memperhatikan debu 
jalan dan rintikan hujan.

Itulah potret kemiskinan di era pemerintahan SBY. Nyata dan berupa fakta bukan 
sekedar ilusi atau ilustrasi. Tetapi Pemerintah SBY tetap menyatakan pihaknya 
telah berhasil menurunkan harga barang-barang pokok masyarakat, termasuk BBM 
yang sampai tiga kali.

Taufik Karmadi
Blok C 7 No. 24 Citra Garden I, Kalideres, Jakarta


Sumber: BISNIS INDONESIA
URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id103541.html




      Pemerintahan yang jujur & bersih? Mungkin nggak ya? Temukan jawabannya di 
Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke