Servis Sony Ericsson Lamban Kompas, Kamis, 19 Februari 2009
Pada 1 November 2008 telepon seluler anak saya, Sony Ericsson (W830i), tiba-tiba mati. Karena masih dalam masa garansi, telepon seluler itu saya bawa ke Sony Ericsson Warung Jambu, Bogor, untuk diservis. Setelah dicek, bagian layanan pelanggan menyarankan agar telepon seluler itu ditinggal dan tiga hari kemudian bisa dicek lewat telepon. Setelah tiga hari, saya menelepon serta dijawab bahwa mesin telepon seluler saya rusak dan harus diganti dengan mesin baru, dibutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat minggu. Sebulan kemudian saya menelepon lagi dan jawabnya masih tetap sama. Sampai sekarang sudah tiga bulan. Secara logika, untuk mengganti mesin telepon seluler mana mungkin sampai tiga bulan? Dan kalau menunggu giliran, apakah sampai selama itu? Apakah kualitas Sony Ericsson sedemikian jelek sampai teknisinya kewalahan menangani servis telepon seluler yang rusak? Seharusnya perusahaan sebesar Sony Ericsson sudah punya service level agreement, jangan sampai konsumen harus menunggu tanpa kepastian. Saya jadi ragu untuk membeli produk Sony Ericsson. BUDI PERMANA Jalan Palupuh V, Bantarjati, Bogor Sumber: Harian Umum KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/19/00213863/redaksi.yth
