Bus Kota Ugal-ugalan
Sinar Harapan, Kamis, 16 April 2009

Redaksi Yth,

Barangkali sudah nasib penumpang angkutan umum di Jakarta dan sekitarnya 
terutama penumpang bus kota reguler non-AC untuk tidak berharap mendapatkan 
keamanan, apalagi kenyamanan dalam bepergian. Mulai dari pengamen, pedagang, 
preman silih berganti naik dengan lakon masing-masing. Ketika pulang kerja, 
pikiran dan fisik yang sudah letih akan tambah letih begitu berada di dalam bus 
kota. Keadaan ini semakin buruk ketika sopir bus kota dengan rasa tanpa 
bersalah memacu busnya dengan ugal-ugalan.

Biasanya hal ini terjadi ketika dua bus yang mempunyai rute yang sama posisinya 
berdekatan. Kondisi bus yang rata-rata sudah rusak parah tidak dipedulikan, 
yang penting saling mendahului. Hal ini sering saya alami di bus-bus jurusan 
Tangerang dan Bekasi. Kondisi paling parah adalah ketika menjelang jam kerja 
pulang (sore hari). Walaupun kondisi lalu lintas cukup padat, sopir-sopir bus 
tidak segan-segan melakukan gerak zig-zag, masuk busway dan sangat membahayakan 
pengguna jalan lainnya.

Yang mengerikan adalah jika para sopir bus ini kebut-kebutan di jalan tol. 
Kondisi bus yang sudah tidak memungkinkan dipaksa untuk lari 
sekencang-kencangnya. Penumpang sering harus mengelus dada melihat ulah 
sopir-sopir ini. Biasanya kalau ditegur penumpang, sopirnya akan lebih marah 
dan berkilah ulahnya itu untuk mengejar setoran. Sopir-sopir ini seakan 
menganggap keamanan dan keselamatan penumpang bukan urusan mereka. Padahal, 
dengan kecepatan bus yang sangat dipaksakan dan mengingat kondisi bus yang ada 
sangat buruk, potensi kecelakaan sangat besar. 

Hal ini sudah lama terjadi, bahkan sering dilakukan para sopir di depan petugas 
lalu lintas yang sedang bertugas di jalan. Entah siapa yang bertanggung jawab 
untuk mengatasi situasi ini, DLLAJR, polisi lalu lintas.

Sudah banyak dan sering orang mengeluhkan hal ini, namun sepertinya tidak 
pernah menjadi prioritas instansi terkait. Mungkin ongkos bus kota ini sudah 
dianggap sepadan dengan kondisi pelayanan saat ini. Atau mungkin kalangan 
seperti penumpang bus-bus ini belum menjadi perhatian, karena belum terjadi 
kecelakaan yang meminta korban banyak. Entah harus berapa kali ganti gubernur 
lagi, berapa kali ganti DPRD lagi dan berapa kali ganti para petinggi lainnnya 
lagi kondisi angkutan ini bisa dibenahi.

Justina MS
Jl Rasamala VI No 37 Perumnas 4, Tangerang, Banten


Sumber: SINAR HARAPAN
URL: http://sinarharapan.co.id/berita/0904/16/opi02.html




      
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/


------------------------------------

http://www.SuratPembaca.net
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke