Stop Politisasi Pelanggaran Pemilu
Bisnis Indonesia, Senin, 20 April 2009

Beberapa waktu lalu, sekelompok elite politik berkumpul di rumah Megawati dan 
memberikan pernyataan bahwa pemilu 2009 merupakan pemilu terburuk sejak era 
reformasi.

Penilaian dan pernyataan tersebut sangat politis dan merupakan bentuk 
kekecewaan terhadap hasil suara yang diperolehnya. Terbukti partai-partai yang 
memperoleh suara banyak tidak banyak berkomentar.

Megawati sebagai tuan rumah pun tidak banyak komentar. Yang banyak mengambil 
peran, termasuk yang membacakan pernyataan sikap, adalah tokoh dari partai yang 
pendapatan suaranya tidak terlalu signifikan untuk mengajukan calon presiden 
seperti Wiranto (Hanura), Prabowo (Gerindra), dan Rizal Ramli atas nama blok 
perubahan.

Kalau mau jujur, pelanggaran dalam pemilu melibatkan hampir semua partai 
politik, termasuk Hanura dan Gerindra yang di beberapa tempat kadernya terlibat 
money politic. Pernyataan pemilu 2009 sebagai pemilu terburuk oleh sekelompok 
partai politik sebenarnya mereduksi peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang 
bertugas mengawasi jalannya pemilu sekaligus sebagai bentuk stigmatisasi 
terhadap partai pemerintah dan kelompoknya sebagai yang bersalah.

Karena itu, terkait pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh hampir semua partai 
politik, harus disikapi secara transparan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 
sebagai lembaga yang mengawasi jalannya pemilu.

Jangan sampai peran Bawaslu diambil alih oleh segerombolan partai politik yang 
juga melakukan pelanggaran.

Bawaslu harus menjelaskan kepada publik secara jujur dan terbuka atas 
partai-partai yang melakukan pelanggaran dan bentuk pelanggarannya sehingga 
tidak terkesan pelanggaran hanya dilakukan oleh partai pendukung pemerintah, 
sementara partai yang menilai pemilu 2009 sebagai pemilu terburuk sebagai 
partai yang bersih.

Tentang masalah daftar pemilih tetap (DPT), kita harus terus mendorong dan 
mengawasi KPU agar betul-betul serius untuk melakukan pemutakhiran data DPT 
secara akurat sehingga tidak merugikan hak-hak warga negara.

Akbar Laksono
Tanah Abang, Jakarta Pusat


Sumber: BISNIS INDONESIA
URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id113611.html



      Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka 
browser. Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer


------------------------------------

http://www.SuratPembaca.net
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke