Banjir di Perumahan  Wahyu Utomo

Kami
berdomisili di Perumahan Wahyu Utomo, masuk dalam wilayah RT 05/RW
XIII, Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar, pada tahun 1983 sampai dengan
sekarang. Di wilayah itu terbentang Kali Pengo. Jika musim kemarau,
airnya tak seberapa. Namun bila musim penghujan, apalagi bila hujan
cukup deras sehari saja, air meluap menimbulkan banjir bandang yang
menggenangi wilayah sekitarnya. Wilayah itu di antaranya Perumahan
Wahyu Utomo, Palur Asri dan seterusnya sampai ke Bengawan Solo.

Seperti
diketahui, kawasan Perumahan Wahyu Utomo termasuk dataran rendah. Kali
Pengo tak ubahnya seperti kanal, kali kecil. Namun bila hujan, kali itu
jadi tumpuan air dari segala penjuru. Di antaranya limbah dari
pabrik-pabrik di sekitarnya. Limbah air masuk ke Kali Pengo melalui
gorong-gorong jembatan jalan raya Palur-Sragen km 7,6 dan air mengalir
dari parit.

Pada 1980-an, Kali Pengo pernah dibenahi dengan
pengerukan dan perbaikan pinggiran sungai dengan padat karya. Namun
beberapa tahun kemudian, Kali Pengo mengalami pendangkalan lagi, bahkan
di beberapa lokasi, terjadi penyempitan.

Kemudian pada 1990-an, kami
pernah menulis surat di antaranya ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Karanganyar. Langsung mendapat tanggapan, kali itu ditinjau. Namun
hingga sekarang belum ada realisasi dan tindak lanjutnya.

Masalah
banjir bandang, yang melanda Perumahan Wahyu Utomo dan perumahan
lainnya tampaknya menjadi anggapan suatu hal yang rutin.

Melalui
jalur formal RT/RW, permasalahan ini sudah disampaikan kepada
pihak-pihak yang berwenang. Namun dari tahun ke tahun kami harus
menunggu dan menunggu, hasilnya tak kunjung tiba. Kami harus sabar
menanti sampai kapan. Lalu timbul pertanyaan, kepada siapa kami harus
mengadu? 


R Iman Muhadi
Perumahan Wahyu Utomo, Jl Nusa Indah Baru IV/5, Ngringo, Jat
(Senin, 27 April 2009 )

Sumber : SOLOPOS
URL : http://www.solopos.co.id/pospembaca.asp



      

Kirim email ke