Ada yang ngirim artikel membantah tuduhan sebagai sumber pecah belah ke
milis tp msk ke saya via japri..
Bantahannya cukup bagus, supaya kita tidak serta merta menuduh sesorang
itu dari salafi hanya karena pengakuannya saja ataupun sekedar mem'beo'
mengutip ulama salafi tetapi pendapatnya justru bertentangan dengan
manhaj tersebut..
Sejarah kemal attaturk mungkin bisa menjadi contoh, sebelum meraih
kekuasaan sangat dekat dengan ulama tetapi setelah menggenggam kekuasaan
justru mensekulerkan turki..
Majalah ISLAMIA Thn II No.5, April-Juni 2005 mengusung judul edisi:
Epistemologi Islam & Problem Pemikiran Muslim kontemporer
Isinya mengupas krisis epistemologi dalam tubuh umat Islam yang
ditengarai menjadi kontributor utama perpecahan dalam tubuh ummat Islam
dan menjadikan ummat Islam lemah

-----Original Message-----
From: Abu Fahmi Abdullah [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, May 30, 2007 10:12 AM
To: [email protected]
Subject: BENARKAH AS-SALAFIYYUN SENANG BERPECAH BELAH? ( test )

BENARKAH AS-SALAFIYYUN SENANG BERPECAH BELAH?

Oleh: Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali

Pertanyaan
Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali ditanya : Ada yang mengatakan bahwa
sesungguhnya As-Salafiyyun adalah orang-orang yang sering dan senang
berpecah belah, seperti yang terjadi di Yaman atau Arab Saudi, atau
negara lainnya. Apa pendapat Syaikh tentang hal ini?

Jawaban
Di antara nama-nama Ad-Da'wah As-Salafiyyah, ialah Ahlus Sunnah wal
Jama'ah. 
Sehingga As-Sunah menyeru kepada persatuan. Sedangkan bid'ah menyeru
kepada perpecahan. Jadi, As-Salafiyyun mengundang dan mengajak (yang
lainnya) kepada persatuan, kesatuan dan kebersamaan.

Lalu, jika sampai terjadi perselisihan, perpecahan atau
pengelompokan-pengelompokan di sebagian negara-negara, maka sesungguhnya
hal ini terjadi karena beberapa sebab ; diantaranya lemahnya pemahaman
dan adanya cacat dalam memahami manhaj. Karena lemah dan cacat dalam
memahami manhaj ini, dapat menyebabkan terjadinya perpecahan. Seandainya
mereka memahami manhaj ini dengan pemahaman yang baik dan benar
sebagaimana yang digariskan Islam, diterangkan Rasulullah, dan
dijelaskan oleh para ulama, tentu mereka tidak akan berpecah-belah.
Karena hubungan para ulama salaf dengan sesama lainnya, adalah hubungan
yang saling memperkuat dan menyempurnakan ; karena negara-negara ini
semakin meluas dan banyak. 
Sedankan orang yang berijtihad dari kalangan ulama, mereka saling
tolong-menolong antar sesama mereka, dalam kaidah mempertahankan
persatuan dan tidak saling berselisih. Seandainya pun para hizbiyyin
mampu menyusup ke tengah barisan As-Salafiyyun dan mampu memecah-belah
sebagian As-Salafiyyun, maka kita tidak perlu merasa heran!

Sungguh dahulu kala, seorang Yahudi yang bernama Abdullah bin Saba'
-semoga Allah memeranginya- telah mampu memecah belah para sahabat,
hingga akhirnya mereka saling berperang dan saling menumpahkan darah
dengan sebab usahanya berupa perusakan, mengadu domba, pemecah-belahan,
penyebaran syubuhat dan keragu-raguan di tengah-tengah para sahabat.

Berarti, adanya perpecahan atau perselisihan sesama As-Salafiyyun yang
kini terjadi di sebagian negara-negara, hal ini bukan disebabkan
Ad-Da'wah As-Salafiyyah!

Ad-Dakwah As-Salafiyyah yang benar mengajak manusia kepada persatuan,
kesatuan, persahabatan, saling tolong menolong dan saling membela antara
yang satu dengan yang lainnya. Seperti sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa
sallam berikut.

"Artinya : ...Orang-orang beriman sama darah mereka (dalam qishah atau
diyat), mereka kuat dan saling bersatu (tolong-menolong) dalam
menghadapi musuh-musuh mereka, dan orang yang terendah dari mereka dapat
memberikan perlindungan (keamanan).....[1]

Oleh karena itu, jika terjadi kekeliruan dari sebagian As-Salafiyyun di
sebagian negara, hal ini tidak berarti -sama sekali- bahwa kesalahan ada
pada Ad-Da'wah As-Salafiyyah. Bahkan Ad-Da'wah As-Salafiyyah berlepas
diri dari kesalahan para As-Salafiyyun!.


As-Salafiyyun adalah manusia. Mereka bisa benar dan bisa keliru! Maka,
kita tidak boleh membawa kesalahan dan kekeliruan sebagian As-Salafiyyun
kepada Ad-Da'wah As-Salafiyyah.

Sebagian ulama yang pernah berkunjung ke Eropa ada yang ditanya :
"Kalian berkata bahwa Islam adalah agama yang adil, baik dan indah.
Tetapi mengapa kami tidak melihat hal tersebut dalam kehidupan
orang-orang Muslim?

Lalu ia menjawab dengan sebuah jawaban yang bagus :"Jika seorang hakim
salah dalam menghukumi dan mengambil sebuah keputusan, maka apa (itu
berarti) sesungguhnya kesalahan undang-undang ?"

Jadi, kesalahan dan kekeliruan adalah dari si hakim yang menggunakan dan
mempraktekkan undang-undang, dan bukan kesalahan undang-undang tersebut!

Lagipula, kesalahan yang kini terjadi adalah dilakukan oleh sebagian
As-Salafiyyun saja, dan bukan kesalahan mereka seluruhnya ! Ini satu
sisi ! 
Sisi lainnya, apakah perpecahan ini hanya terjadi pada As-Salafiyyun
saja? 
Ataukah hal ini merupakan sebuah penyakit yang telah melanda seluruh
golongan-golongan, partai-partai, dan gerakan-gerakan?

Bahkan tidaklah terbentuk sebuah partai, melainkan lama-kelamaan dalam
waktu yang dekat saja -setahun atau dua tahun- akhirnya melahirkan
partai-partai baru lainnya!

Sebagian melaknat sebagian yang lain, saling mengkafirkan, saling
berseteru, dan seterusnya.

Sekali lagi, fenomena sosial semacam ini, sebabnya adalah cacat dan
kurangnya mereka dalam memahami dan mendalami manhaj dan Islam ini.

MENYIKAPI PERSELISIHAN DI KALANGAN SAHABAT NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WA
SALLAM Oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi

Pertanyaan
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi ditanya :
Bagaimana sikap kita terhadap pertikaian yang terjadi di kalangan para
sahabat Radhiyallahu 'anhum ?

Jawaban
Sebagian ulama telah ditanya dengan pertanyaan ini, ia menjawab, "Ini
sebuah fitnah yang telah Allah sucikan pedang-pedang kita darinya. Maka,
hendaknya kita pun mengharap agar Allah mensucikan lisan-lisan kita
darinya" [2]

Jawaban ini, jawaban yang bijaksana, karena Nabi Shallallahu 'alaihi wa
sallam telah bersabda.

"Artinya : Apabila (perselisihan) sahabatku disebutkan, maka tahanlah
(lisan-lisan kalian)...."[3]

Al-Munawi berkata : "Yakni, tahanlah pembicaraan dari apa-apa yang
mereka perselisihkan" [4]

Dan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Apabila seorang hakim berhukum dan bersungguh-sungguh,
kemudian ia benar, maka ia mendapatkan dua pahala. Dan jika ia berhukum
dan bersungguh-sungguh, kemudian ia salah, maka ia mendapatkan satu
pahala" [5]

Kita dengan sangat yakin berpandangan, bahwa apa-apa yang terjadi pada
para sahabat berupa perselisihan atau pertikaian, seluruhnya karena
ijtihad mereka (dalam memutuskan sebuah hukum). Mereka tidak terlepas
dari pahala, baik yang benar dari mereka ataupun yang keliru. Yang benar
dari mereka mendapatkan pahala, dan yang salah tidak berdosa.

[Soal - Jawab di Jakarta Islamic Center (JIC), Ahad, 23 Muharram
1428H/11 Februari 2007M]

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 02/Tahun
XI/1428H/2007M.Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo
Purwodadi Km.8 Selokaton Gondanggrejo Solo 57183, Telp. 0271-5891016]
__________
Foote Note
[1]. HR Abu Dawud (4/180 no. 4530), An-Nasai (8/19, 20, 24 no. 4735,
4745) dan lain-lain, dari hadits Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu 'anhu.
Hadits semakna juga diriwayatkan dari Abdullah bin Amr dan Ma'qil bin
Yasar Radhiyallahu 'anhu. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani
rahimahullah dalam Shahih Sunan Abi Dawud (3/97), Shahih Sunan An-Nasai
(3/281), Shahih Al-Jami (6666) dan Irwa'ul Ghalil (7/266 no. 2209)
[2]. Dinukil dari perkataan Umar bin Abdul Aziz rahimahullah.
LihatMirqatul Mafatih (10/32)
[3]. HR Ath-Thabrani dalam Al-Mu'jam Al-Kabir (2/96, 10/198) dan
lain-lain, dari hadits Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu 'anhu dan
Tsauban Radhiyallahu 'anhu. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani
rahimahullah dalam Shahih Al-Jami (545), dan As-Silsilah Ash-Shahihah
91/75 no. 34).
[4]. Lihat Faidhul Qadir (1/347)
[5]. HR Al-Bukhari (6/2676 no. 6919), Muslim (3/1342 no. 1716) dan
lain-lain, dari hadits Amr bin Al-Ash Radhiyallahu 'anhu

Sumber : 
http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=2112&bagian=0

_________________________________________________________________
Windows Live Spaces is here! http://spaces.live.com/?mkt=en-id It's easy
to create your own personal Web site.

Kirim email ke