Wa'alaikum salam Wr Wb,

 

Alhamdulillah,

 

Sebelum kita mengenal lebih jauh tentang Dienul Islam, bisa dijelaskan
dengan mudah mengenai Sholawat & Salam.

Sholawat & Salam lebih mudahnya kita pahami dengan mengucapkan Selamat
atau Salam

 

Kita perhatikan ilustrasi berikut:

 

Pada suatu ketika Pak Hasbiyanto dipromosikan menjadi Manajer Produksi.

Hal ini diketahui oleh rekan-rekan Bapak.

Maka rekan-rekan Bapak memberikan Ucapan Selamat kepada Bapak.

" Selamat atas dipromosikannya Bapak sebagai Manajer Produksi "

 

Semoga bermanfaat

Wassalam,

Totok

 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Hasbiyanto 
Sent: Tuesday, June 05, 2007 10:17 AM
To: Seri Utami; [email protected]
Subject: [syiar-islam] SALAM DAN SHOLAWAT NABI SAW

 

Assalaamualaikum Wr Wb,

Bapak-2 dan Ibu-2 yang dirohmati Alloh SWT,

Saya mohon pencerahan tentang salam dan sholawat Nabi. Saya sering
ditanya oleh teman-2 akan tetapi saya tidak bisa menjawab secara detail.
Pertanyaannya adalah kenapa kita ini dianjurkan atau harus sering
mengucapkan salam dan sholawat untuk Rosul dan Nabi kita Muhammad SAW,
terutama sekali ketika kita mau berdoa, padahal Beliau adalah manusia
yang paling sempurna dan sudah pasti dijamin masuk surga. Dan juga
ketika disebut Nama nabi kta Muhammad, kita harus menjawab dengan SAW,
apa yang dimaksud dengan SAW ini? Dan Kemudian lagi apakah hal
tersebut tidak menjadikan kita ini terlalu meng-kultuskan Beliau? Saya
juga mohon pencerahan cara menyampaikan salam dan Sholawat secara benar
dan tidak meragukan.

Untuk itu saya mohon pencerahan secara detail disertai dengan dalil
Al-Qur'an dan Haditsnya. Kalau ada, saya mohon contoh pencerahan yang
bisa dicerna dengan logika. Jawaban dari Bapak-2 dan Ibu-2 nantinya
akan saya sampaikan kepada teman-2 yang menanyakan hal tersebut. Saya
kadang-2 bisa paham, tetapi sulit untuk menerangkannya. 

Demikian pertanyaan saya, mohon maaf apabila kurang berkenan da atas
pencerahannya diucapkan terima kasih.

Wassalam Wr Wb,
Hasbiyanto
Bontang - Kaltim






[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke