-----Original Message-----
From: dodi [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 11 Juli 2007 9:14
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [ FUPM-EJIP ] Fw: Kisah Batu Isra' Mi'raj Yang Penuh Kebohongan
(Allahu A'lam)

 

 

 

 

Tausyiah275

February 4, 2007

Kisah Batu Isra' Mi'raj Yang Penuh Kebohongan 

Masuk Kategori: HOT NEWS, Seri Kesalahan2

http://tausyiah275.blogsome.com/2007/02/04/kisah-batu-isra-miraj-yang-penuh-
kebohongan/
<http://tausyiah275.blogsome.com/2007/02/04/kisah-batu-isra-miraj-yang-penuh
-kebohongan/> 

 

Beberapa waktu lalu, aku dapatkan sebuah artikel seperti berikut:

 

Subhannallah. ..

 

Bukti kebesaran Allah SWT batu tempat duduk Nabi Muhammad SAW saat Isra
Mi'raj sampai kini masih tetap melayang di udara. Pada saat Nabi Muhammad
mau Mi'raj batu tsb ikut, tetapi Nabi SAW menghentakan kakinya pada batu
tsb, maksudnya agar batu tsb tak usah ikut. Kisah Isra Mi'raj Nabi Muhammad
SAW tentang batu gantung tsb yang berada dalam masjid Umar (Dome of the
Rock) di Lingkungan Masjidil AQSHA di Yarusalem

 

ini foto dari teman saya sewaktu melawat Al Aqsa (yg sebenarnya) di
Jerusalem, Subhanallah ... foto ini bisa lolos karena tidak diketahui oleh
pihak israel yg menjaga tempatnya dengan sangat ketat.

 

Sampai sekarang mesjid dome of rock ditutup untuk umum, dan Yahudi membuat
mesjid lain Al Sakhra tak jauh disebelahnya dengan kubah "emas" (yg sering
terlihat di poster2 yg disebarkan ke seluruh dunia dimana2) dan disebut
sebagai Al Aqsa, untuk mengelabui ummat islam dimana mesjid Al Aqsa yang
sebenarnya, yang Nabi Muhammad SAW pernah sebutkan Al Aqsa sebagai "mesjid
kubah biru".

 

Saat ini mesjid Al Aqsa yg sebenarnya sudah diambil alih oleh israel , dan
rencananya mau dihancurkan untuk diganti sebagai temapat ibadah mereka
karena bersebelahan dengan tembok ratapan.

 

Semula aku pikir ini email serius...hingga aku dapatkan bantahan berikut:

 

---- Forwarded message ----

 

Bismillahirrahmaanirrahiim,

Assalaamu 'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh,

 

Sebelumnya, saya belum menjumpai riwayat shahih mengenai batu dalam
peristiwa Isra' Mi'raj. Perlu ada dalil untuk menetapkan hal ini. Namun
beberapa kali saya menerima e-mail mengenai batu melayang di Palestina yang
katanya disembunyikan oleh Israel (lihat contoh e-mailnya di bawah, fotonya
ter-attach).

 

Alhamdulillah baru saja bertemu dengan seorang teman dari Palestina dan saya
menanyakan masalah batu ini. Kata dia bahwa TIDAK ADA batu melayang di
Palestina. Ada pun batu yang dikatakan terkait peristiwa Isra Mi'raj ada di
dalam Masjid Dome of the Rock (yang dalam Bahasa Arab adalah Masjid Qubbat
as-Shakhrah ) di bawah kubahnya. Dia sudah melihat batu itu dan yakin bahwa
batu itu TIDAK MELAYANG. Juga Masjid Umar berbeda dengan Masjid Dome of the
Rock.

 

Jadi e-mail itu mengandung banyak kerancuan:

*             batu berada di luar padahal harusnya ada di dalam masjid

*             batu itu melayang padahal tidak

*             membedakan Masjid Dome of the Rock dengan Masjid Qubbat
as-Shakhrah padahal sama (jika yang dimaksud Masjid Al Sakhra adalah Masjid
Qubbat as-Sakhrah)

*             menyamakan antara Masjid 'Umar dengan Masjid Qubbat
as-Shakhrah padahal berbeda

 

Jika ada yang mengatakan bahwa foto itu diambil sebelum batu itu dimasukkan
ke Masjid Dome of the Rock maka ini kerancuan lebih parah. Masjid Qubbat
as-Sakhrah dibangun oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan di akhir abad ke-7
M. Perhatikan pula bahwa kini sangat mudah untuk memanipulasi foto.

 

Sangat penting untuk berhati-hati dalam menyebarkan berita seperti ini.
Alih-alih meningkatkan pengetahuan umat Islam, berita ini justru menyebarkan
kerancuan sejarah.

 

Allahu Ta'ala a'lam.

 

Wassalaamu 'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh,

 

Adapun bantahan lengkapnya adalah

 

Kajian dan kesaksian dari Muhammad Nashiruddin al-Albani dalam buku ke-3
beliau dari 4 buku Silsilah Hadits Dha'if dan Maudhu, terbitan Gema Insani
Press 1999 halaman 584 - 585 hadis nomor 1252 :

 

-- awal kutipan -

 

Hadits no. 1252

Batu besar adalah batu yang di Baitil Maqdis diatas pohon korma

 

Batu besar adalah batu yang di Baitil Maqdis diatas pohon korma, dan pohon
korma berada ditepi sungai dari sungai-sungai didalam surga, dan dibawah
pohon korma ada Asiyah istri Fir'aun dan Maryam binti Imron, keduanya
mengatur kalung-kalung penghuni surga hingga hari kiamat.

 

Hadis ini Maudhu', diriwayatkan oleh Ibnu Asakir ( I/274/19 ) dari Ibrahim
bin Muhammad, " Telah memberitakan kepada kami Muhammad bin Mukhallad,
memberitakan kepada kami Ismail bin Ayyasy dari Tsa'labah bin Muslim
al-Khats'ami dari Su'ud bin Abdir Rahman dari Khalid bin Mi'dan dari Ubadah
bin Shaamit secara marfu' ", kemudian Ibnu Asakir berkata, " Telah
diriwayatkan oleh lainnya yang juga dari Khalid, seraya menjadikannya
sebagai ucapan Ka'ab."

 

Adz-dzahabi menuturkan hadis ini dalam rangka mengutarakan otobiografi
Muhammad bin Mukhallad ar-Ra'aini al-Himshi. Kemudian ia berkata : Telah
diriwayatkan oleh Abu Bakar Muhammad bin Ahmad al-Wasithi al-Khatib dalam
'Fadhail Bait al-Maqdis' dengan sanad gelap kepada Ibrahim bin Muhammad,
dari Muhammad bin Mukhallad dan merupakan berita kedustaan yang jelas."
Lebih jauh tentang Muhammad bin Mukhallad ini, adz-Dzahabi berkata : Ia
telah menyampaikan hadis-hadis batil ... ; seraya menuturkan bahwa hadis ini
adalah salah satunya.

 

Didalam kitab al-Lisan Ibnu Hajar mengatakan bahwa menurut Ibnu Adi,
Muhammad bin Mukhallad mungkar periwayatannya, dari siapapun
diriwayatkannya. Sedangkan ad-Daruquthni mengatakan didalam kitab Gharaa'ib
Maalik, " Orang ini ditinggalkan periwayatannya ".

 

Saya pernah bertandang ke Baitul Maqdis pada pertama kalinya ditahun 1385
Hijriah, tepatnya tanggal 23 Jumadil Ulaa 1385 Hijriah, setelah tercapainya
kesepakatan antara pemerintahan Yordania dan Suriah yang membolehkan
penduduk negara masing-masing untuk keluar masuk dengan bebas tanpa
menggunakan paspor.

 

Sayapun mempergunakan kesempatan emas ini dan menyegerakan pergi ke Baitul
Maqdis, lalu sholat di Masjid al-Aqsha, sambil mengunjungi batu besar.
Maksud saya hanya melihatnya.

 

Sesungguhnya batu itu tidak ada keutamaannya secara syar'i, kebalikan apa
yang diyakini oleh kebanyakan orang dan yang digembar-gemborkan oleh
pemerintahnya. Dan dari pintu sebelah dalam saya melihat tertulis sebuah
hadis yang mengatakan bahwa batu itu berasal dari surga.

 

Menurut dugaan saya, hadis itu maudhu' ( palsu ) sebagaimana hadis ini (
hadis no. 1252 ).; Adapun hadis yang berbunyi al-'ajwatu sash shakhratu
minal jannati adalah hadis dhaif karena ketidak mantapannya seperti yang
saya jelaskan dengan rinci dalam kitab al-Irwaa' al-Ghalil nomor 2763,
silahkan anda merujuknya.

 

-- akhir kutipan -

 

Mudah2an kita tidak tertipu lagi dengan berita2 bohong (hoax) seperti ini.

Foto-foto bisa dilihat di (foto tipuan) sini, 

 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(penjelasan kebohongan) sini, 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

dan (foto sebenarnya) sini.



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke