Dari syariahobline.com :
Ruqyah
Pertanyaan:
Saya mo bertanya masalah rukyah. Bolehkah seseorang minta dirukyah. Memang
kemarin saya sempat mengalami gangguan, saya mo minta dirukyah, sekarang sih
sudah dirukyah, kata temen saya kalo kita minta langsung nggak boleh. Padahal
nyata-nyata manfaat rukyah. Saya juga membaca buku yang diterjemamahkan ust.
Aunur rafiq saleh tahmid tentang jin dan sihir (2 buku) disana nggak disebut
masalah larangan itu. Jadi gimana
Abdullah
Jawaban:
Assalamu alaikum Wr. Wb.
Ruqyah dalam Islam diperbolehkan, berdasarkan dalil-dalil syar'i di antaranya:
Nabi saw. Bersabda:
Artinya: " Tidak apa-apa ruqyah itu selama tidak mengandung syirik" (HR
Muslim).
Artinya:" Barangsiapa menggantungkan sesuatu, maka dirinya akan diserahkan
kepadanya" (HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Al-Hakim).
Agar pelaksanaan ruqyah tersebut sesuai dengan syar'i perlu diperhatikan
hal-hal sebagai berikut:
A. Bacaan rukyah berupa ayat-ayat Alquran dan Hadits dari Rasulullah saw.
B. Doa yang dibacakan jelas dan diketahui maknanya.
C. Berkeyakinan bahwa ruqyah tidak berpengaruh dengan sendirinya, tetapi dengan
takdir Allah SWT.
D. Tidak istianah dengan jin ( atau yang lainnya selain Allah).
E. Tidak menggunakan benda-benda yang menimbulkan syubhat dan syirik.
F. Cara pengobatan harus sesuai dengan nilai-nilai Syariah.
G. Orang yang melakukan terapi harus memiliki kebersihan aqidah, akhlak yang
terpuji dan istiqomah dalam ibadah.
Wallahu alam bis-shawab. Waassalamu alaikum Wr. Wb.
Ruqyah (2): Cara Dan Bacaannya
Pertanyaan:
Ass.WrWb Ustadz, Mohon penjelasan detail tentang metode ruqyah yang lengkap
termasuk doa dan cara menghadapi tipuan jin.
Terima kasih, WassWrWb
Saleh
Jawaban:
Assalamu alaikum Wr. Wb.
RUQIYAH, dalam prakteknya adalah upaya untuk mengusir jin dan segala macam
gangguannya dengan membacakan ayat-ayat Al-Quran Al-Kariem. Bagi jin yang
mengganggu dan jahat, bacaan Al-Quran, terutama pada ayat tertentu- yang dibaca
dengan baik dan benar oleh orang yang shalil dan bersih imannya, akan sangat
ditakuti. Mereka akan merasakan panas yang membakar dan pergi.
Diantaranya yang paling sering digunakan adalah ayat kursi, beberapa penggalan
ayat dalaÉ nsurat Al-Baqarah (tiga ayat terakhir), Surat Ali Imron, Surat
Yasin, Surat Al-Jin, surat Al-Falaq dan Surat An-Naas. Selain itu masih banyak
ayat dan doa-doa lainnya yang diriwayatkan kepada kita untuk dibacakan kepada
orang yang kesurupan.
Tetapi bila orang itu menggunakan cara-cara yang menyimpang, apalagi dengan
melanggar syariat dan aqidah, tidak boleh dilakukan. Karena tujuan jin ketika
mengganggu manusia tidak lain adalah untuk menyeret manusia kepada pelanggaran
dan syirik kepada Allah.
Misalnya, bila orang itu bilang bahwa jin itu minta sesajen, minta kembang,
atau dikorbankan hewan sembelihan sebagai tumbal, itulah syirik yang sejati.
Atau apapun yang secara syariah bertentang dengan hukum-hukum Allah.
Pada dasarnya bila dibacakan Ruqiyah, jin itu sangat takut dan tidak berani
menawar-nawar dengan minta ini itu. Karena pembacaan ayat-aayt Al-quran itu
membuatnya kesakitan yang sangat, sehingga dalam proses Ruqyah, tidak ada
permintaan dari jin kecuali harus pergi dan berhenti dari menganggu manusia.
Ruqyah sendiri adalah salah satu cara dari banyak jalan untuk mengusir gangguan
setan dan sihir. Abdul Khalik Al-Atthar dalam bukunya menolak dan membentengi
diri dari sihir� menyebutkan bahwa untuk bisa terbebas dari pengaruh
jahat itu, bisa dilakukan beberapa cara, antara lain:
1. Metode Istinthaq
Methode istinthaq adalah mengajak bicara setan yang ada di dalam tubuh orang
yang terkena sihir. Dan menanyakan kepadanya tentang namanya, nama tukang sihir
yang memanfaatkan jasanya, nama orang yang membebani tukang sihir untuk
melakukan sihir, menanyakan tempat penyimpanan sihir serta barang-barang yang
digunakan untuk menyihir. Meskipun demikian, kita dituntut untuk tetap waspada
dan tidak mempercayai sepenuhnya akan apa yang diucapkan oleh setan yang ada di
dalam tubuh pasien, sebab bisa jadi setan berbohong dengan tujuan untuk
menimbulkan fitnah dan memecah belah hubungan baik diantara sesama manusia.
2. Metode Istilham
Melalui Istilham adalah memohon ilham dan petunjuk yang benar dari Allah swt)
agar Ia berkenan memberikan isyarat lewat mimpi, sehingga sihir yang menimpa
seseorang bisa terdeteksi dan kemudian dilenyapkan.
3. Metode Tahshin
Methode Tahsin adalah pembentengan, yaitu dengan membentengi dan melindungi
korban sihir dengan menggunakan bacaan Al-Qur�an, zikir dan
ibadah-ibadah tertentu.
Syaikh bin Baaz mengatakan bahwa cara yang paling efektif dalam mengobati
pengaruh sihir adalah dengan mengerahkan kemampuan untuk mengetahui tempat
sihir, misalnya di tanah, gunung dan lain-lain. Dan bisa diketahui lalu
diambil, maka lenyaplah sihir itu.
Pengobatan sihir yang diharamkan adalah menyingkirkan sihir dengan sihir juga,
ini sesuai dengan perkataan Rasul yang melarang keras seorang muslim pergi ke
rumah dukun dan tukang sihir untuk meminta bantuan kepadanya.
Imam Ibnul Qayyim mengatakan bahwa mengeluarkan sihir dan memusnahkannya adalah
pengobatan yang paling efektif, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Rasulullah
saw bahwasanya beliau memohon kepada Allah untuk dapat melakukan hal itu. Allah
memberi petunjuk kepada beliau, sehingga beliau pernah mengeluarkan sihir dari
sebuah sumur.
4. Hijamah
Cara yang lainnya adalah dengan hijamah (berbekam) pada anggota tubuh yang
terasa sakit akibat pengaruh sihir, karena sihir bisa berpengaruh pada tubuh,
dan melemahkannya.
5. Obat-obatan
Pengobatan sihir dapat juga dilakukan dengan menggunakan obat-obatan yang mubah
(dibolehkan) seperti dengan memberi kurma Ajwah kepada si penderita.
Diriwayatkan dari Amir bin Sa'ad dari bapaknya bahwasanya Rasulullah saw
bersabda, Barangsiapa setiap pagi hari memakan kurma Ajwah maka tidak akan
membahayakan dirinya baik racun maupun sihir pada hari itu hingga malam hari.
(HR. Bukhari)
Tentang keistimewaan kurma ini Imam Al-Khattabi berkata: Kurma 'Ajwah memiliki
hasiat dan manfaat yaitu bisa menjadi penangkal racun dan sihir karena berkat
do'a Rasulullah saw terhadap kurma Madinah, dan bukan karena keistimewaan kurma
itu sendiri.
6. Ruqyah
Cara yang lainnya yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan sihir adalah dengan
membacakan ruqyah syar'iyyah (pengobatan melaui bacaan Al-Qur'an, zikir dan
do'a).
Imam Ibnu Qayyim mengatakan: Diantara obat yang paling mujarab untuk melawan
sihir akibat pengaruh jahat setan adalah dengan pengobatan syar'i yaitu dengan
zikir, do'a dan bacaan-bacaan yang bersumber dari Al-Qur'an. Jiwa seseorang
apabila dipenuhi dengan zikir, wirid dan mensucikan nama Allah niscaya akan
terhalangi dari pengaruh sihir. Orang yang terkena sihir bisa sembuh dengan
membaca ruqyah sendiri atau dari orang lain dengan ditiupkan pada dada atau
tubuh yang sakit sambil membaca zikir dan do'a.
Berikut ini adalah bacaan-bacaan yang diyakini mampu menolak dan menghilangkan
bahaya sihir, diantaranya:
A. Surat Al-Fatihah.
B. Surat Al-Baqarah, khususnya ayat-ayat 1-5, 254-257 dan 284-286.
C. Surat Al-Imran khususnya ayat 1-9 dan 18-19
D. Surat An-Nisa khususnya ayat 115-121
E. Surat Al-A'raf khususnya ayat 54-55.
F. Surat Al-Mu'minun khususnya ayat 115-118.
G. Surat Yasin khususnya ayat 1-12.
H. Surat As-Shaffat khususnya ayat 1-10.
I. Surat Ghafir khususnya ayat 1-3, dan masih banyak lagi ayat-ayat lainnya.
Sedangkan do'a-do'a yang dianjurkan diantaranya:
Çááåã ÑÈ ÇáäÇÓ ÇÐåÈ ÇáÈÃÓ ÇÔÝ ÃäÊ ÇáÔÇÝì áÇ ÔÇÝí ÅáÇ ÃäÊ ÔÝÇÁ áÇ íÛÇÏÑ ÓÞãÇ.
"Ya Allah, Rabb bagi semua manusia, hilangkanlah rasa sakit, berilah
kesembuhan, Engkau zat yang menyembuhkan tiada yang bisa menyembuhkan kecuali
Engkau, kesembuhan yang tiada menimbulkan sakit sedikitpun."
ÈÓã Çááå ÃÑÞíß ãä ßá ÔíÁ íÄÐíß æãä ÔÑ ßá äÝÓ Ãæ Úíä ÍÇÓÏ Çááå íÔÝíß ÈÓã Çááå
ÃÑÞíß.
"Dengan nama Allah aku meruqyahmu dari kejahatan setiap jiwa atau pandangan
orang yang dengki, Allah yang memberi kesembuhan padamu, dengan nama Allah saya
meruqyahmu."
ÃÚíÐß ÈßáãÇÊ Çááå ÇáÊÇãÉ ãä ÔÑ ãÇ ÎáÞ.
"Saya mohon untuk kamu perlindungan kepada Allah dengan kalimat-kalimat Allah
yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan"
Bin Baz mengatakan: Hendaklah seorang muslim meminta kesembuhan hanya kepada
Allah dari segala kejahatan dan bencana, dengan membaca do'a-do�a
berikut ini:
ÈÓã Çááå ÇáÐí áÇ íÖÑ ãÚ ÇÓãå ÔíÁ Ýí ÇáÃÑÖ æáÇ Ýí ÇáÓãÇÁ æåæ ÇáÓãíÚ ÇáÚáíã.
"Dengan menyebut nama Allah yang dengan keagungan nama-Nya itu menjadikan
sesuatu tidak berbahaya baik yang ada di langit atau di bumi, dan Dia Maha
Mendengar lagi Maha Mengetahui" (Dibaca 3x pada pagi dan sore hari)
Dan dianjurkan pula untuk membaca Ayat Kursy ketika hendak tidur dan sehabis
salat fardhu, disamping membaca surat Al-Falaq, Al-Nas dan Al-Ikhlash setiap
selesai melakukan salat subuh dan salat maghrib serta menjelang tidur.
Seluruh cara di atas hanyalah sekedar do'a dan usaha, sumber kesembuhan
hanyalah dari Allah semata, Dialah yang Maha mampu atas segala sesuatu dan di
tangan-Nya segala obat dan penyakit, dan segala sesuatu bisa terjadi
berdasarkan ketentuan dan takdir Allah swt.
Nabi saw. Bersabda:
Dan berdasarkan penjelasan ulama, maka pengobatan Ruqyah Syariyah
diperbolehkan dengan kriteria sbb:
A. Bacaan rukyah berupa ayat-ayat Alquran dan Hadits dari Rasulullah saw.
B. Doa yang dibacakan jelas dan diketahui maknanya.
C. Berkeyakinan bahwa ruqyah tidak berpengaruh dengan sendirinya, tetapi dengan
takdir Allah SWT.
D. Tidak istianah dengan jin ( atau yang lainnya selain Allah).
E. Tidak menggunakan benda-benda yang menimbulkan syubhat dan syirik.
F. Cara pengobatan harus sesuai dengan nilai-nilai Syariah.
G.Orang yang melakukan terapi harus memiliki kebersihan aqidah, akhlak yang
terpuji dan istiqomah dalam ibadah.
Pada dasarnya membantu pengobatan dengan ruqyah adalah amal tathowui
(sukarela) yang dibolehkan menerima hadiah dan bukan kasbul maisyah (mata
pencaharian rutin).
Wallahu alam
Wassalamu alaikum Wr. Wb.
Wibawa Priatama <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ass Wr Wb,
Mau tanya mengenai hukum2 ruqiah itu seperti gimana. Dan apakah boleh
orang yg sehat jasmani dan rohani minta diruqiah kepada seseorang yg
ahli ruqiah ?
Wass,
Wibawa P
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel.
[Non-text portions of this message have been removed]