Memang penganut salaf itu bukan orang salaf. Seperti halnya Pengikut Safi'i
itu bukan Imam Syafi'i. Jadi ... begitulah dunia.

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Suhardiono Dino
Sent: Wednesday, July 25, 2007 06:25
To: [EMAIL PROTECTED]; Syiar Islam
Subject: [syiar-islam] HAKIKAT IM



Dari Moderator:
"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah
(perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap
Allah, supaya kamu mendapat rahmat." [Al Hujuraat:10]

"Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap
mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka
menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka,
mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam
urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka
bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang
bertawakkal kepada-Nya." [Ali Imran:159]

"Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari
agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai
mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang
yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad
dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela.
Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan
Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui." [Al Maa-idah:54]

"Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia
adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama
mereka." [Al Fath:29] 

Dari ayat di atas jelas bahwa Nabi Muhammad dan orang2 beriman itu tidak
pernah berkelahi dengan sesama mereka. Tapi justru sayang-menyayangi
sehingga mereka jadi satu.

Karena mereka bersatu, maka Kerajaan Romawi, Persia, dan kaum Yahudi tidak
mampu mengalahkan mereka.

Wassalam

Assalamu'alikum....
Akhi ana Dino.....
Ana berdo'a semoga antum menjadi bertambah ilmunya dan selalu dalam
bimbingan-NYA....
Ana akan menanggapi curhat antum.. <<Pengakuan Jujur Seorang Penyusun Buku "
Hakikat IM " 
Written by gaza>> 
di milis Syiar Islam tertanggal 24/07/07.....
Apa yang telah antum tulis tentang Hakikat Ikhwanul Muslimin tidak ada
kesalahan karena itu kumpulan ijtihad dari berbagai sumber yang antum
rangkum menjadi satu.....
Tetapi tidak lantas antum menjelek-jelekan atau membenci para ikhwan wa
akhwat di kalangan IM, dikarenakan tidak ada dalil qath'i yang rajih....
Begitupun tentang Kaum Salaffiyyun yang disebut Salafi Yamani antum pun
tidak berhak menuduh mereka "KERAS" atau yang lebih sadis lagi antum
mengatakan ekstrem.......
Ingat : Antum bilang pada bait-bait akhir mensehatkan para akhwat wa ikhwan
untuk berhati-hati dalam menuntut ilmu, tapi yang sedang antum bahas adalah
Salafi Yamani, tidak secara langsung menuduh mereka....
Kita satu naungan dalam ISLAM, Janganlah mengatakan seseorang dengan
perkataan : KAFIR, MUNAFIQ, FASIQ (karena hanya Allah SWT yang berhak
mengatakan itu, jika tidak dalil qath'i atau kebenaran yang nyata mengenai
hal tersebut)
Afwan....
Mohon pencerahan.....

Salam,
Dino
[EMAIL PROTECTED] <mailto:suhardiono%40dawamiba.com> .com

[Non-text portions of this message have been removed]



 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke