Dari Moderator:
"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah 
(perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, 
supaya kamu mendapat rahmat."  [Al Hujuraat:10]

"Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap 
mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka 
menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah 
ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. 
Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada 
Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya." 
[Ali Imran:159]

"Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari 
agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai 
mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang 
yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad 
dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. 
Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan 
Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui." [Al Maa-idah:54]
 
"Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia 
adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka." 
[Al Fath:29]  

Dari ayat di atas jelas bahwa Nabi Muhammad dan orang2 beriman itu tidak pernah 
berkelahi dengan sesama mereka. Tapi justru sayang-menyayangi sehingga mereka 
jadi satu.

Karena mereka bersatu, maka Kerajaan Romawi, Persia, dan kaum Yahudi tidak 
mampu mengalahkan mereka.

Wassalam

Assalamu'alikum....
Akhi ana Dino.....
Ana berdo'a semoga antum menjadi bertambah ilmunya dan selalu dalam 
bimbingan-NYA....
Ana akan menanggapi curhat antum.. <<Pengakuan Jujur Seorang Penyusun Buku " 
Hakikat IM " 
Written by gaza>> 
di milis Syiar Islam tertanggal 24/07/07.....
Apa yang telah antum tulis tentang Hakikat Ikhwanul Muslimin tidak ada 
kesalahan karena itu kumpulan ijtihad dari berbagai sumber yang antum rangkum 
menjadi satu.....
Tetapi tidak lantas antum menjelek-jelekan atau membenci para ikhwan wa akhwat 
di kalangan IM, dikarenakan tidak ada dalil qath'i yang rajih....
Begitupun tentang Kaum Salaffiyyun yang disebut Salafi Yamani antum pun tidak 
berhak menuduh mereka "KERAS" atau yang lebih sadis lagi antum mengatakan 
ekstrem.......
Ingat : Antum bilang pada bait-bait akhir mensehatkan para akhwat wa ikhwan 
untuk berhati-hati dalam menuntut ilmu, tapi yang sedang antum bahas adalah 
Salafi Yamani, tidak secara langsung menuduh mereka....
Kita satu naungan dalam ISLAM, Janganlah mengatakan seseorang dengan perkataan 
: KAFIR, MUNAFIQ, FASIQ (karena hanya Allah SWT yang berhak mengatakan itu, 
jika tidak dalil qath'i atau kebenaran yang nyata mengenai hal tersebut)
Afwan....
Mohon pencerahan.....

Salam,
Dino
[EMAIL PROTECTED]

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke