dari 
http://www.eramuslim.com/ustadz/shm/7905060634-niat-puasa-harus-tiap-malam-atau-awal-ramadhan-saja.htm

Assalamu 'aikum wr. wb.

Saya mendengar bahwa syarat sah puasa adalah berniat pada tiap malam 
sebelum masuk waktu puasa. Yang jadi pertanyaan saya, apakah memang 
harus niat itu harus dilakukan setiap malam? Atau bisa dilakukan di awal 
ramadhan saja? Adakah pendapat yang berbeda dalam masalah ini?

Demikian pak Ustadz, sebelumnya kami ucapkan terima kashi.

Wassalam

Ahmad Miftah
[EMAIL PROTECTED]
Jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Niat puasa harus dilakukan pada malam hari sebelum masuk waktu shubuh. 
Istilah yang sering digunakan adalah tabyitunniyah, atau memabitkan 
niat. Maksudnya, di malam hari seseorang sudah harus berniat bahwa 
besoknya dirinya akan melaksanakan puasa.

Namun yang perlu diketahui, ketentuan tabyitunniyyah ini hanya berlaku 
pada puasa wajib saja, seperti puasa Ramadhan, puasa nadzar, puasa 
qadha' dan puasa kaffarah saja. Sedangkan puasa-puasa sunnah, seperti 
puasa Senin dan Kamis, puasa ayyamul biiydh, puasa 6 hari bulan Syawwal 
dan seterusnya, tidak membutuhkan tabyitunniyah. Sehingga asalkan 
seseorang belum sempat makan dan minum sejak pagi, lalu tiba-tiba 
terbetik keinginnan untuk berpuasa, dia bisa langsung berpuasa.

Tinggal masalahnya, apakah niat puasa di bulan Ramadhan itu harus 
dilakukan tiap malam, ataukah bisa dilakukan hanya di malam pertama 
Ramadhan saja. Untuk menjawab masalah ini, rupanya para ulama berbeda 
pendapat.

1. Jumhur Ulama: Harus Setiap Malam

Menurut jumhur ulama, niat itu harus dilakukan pada setiap malam yang 
besoknya kita akan berpuasa secara satu per satu. Tidak bisa digabungkan 
untuk satu bulan.

Logikanya, karena masing-masing hari itu adalah ibadah yang 
terpisah-pisah dan tidak satu paket yang menyatu. Buktinya, seseorang 
bisa berniat untuk puasa di suatu hari dan bisa berniat tidak puasa di 
hari lainnya.

Oleh karena itu, jumhur ulama mensyaratkan harus ada niat meski tidak 
perlu dilafazkan pada setiap malam hari bulan ramadhan. Tanpa niat tiap 
malam, maka puasa menjadi tidak sah untuk dilakukan, lantaran seseorang 
tidak berniat puasa.

2. Kalangan Fuqaha Al-Malikiyah: Boleh Niat Untuk Satu Bulan

Sedangkan kalangan fuqaha dari Al-Malikiyah mengatakan bahwa tidak ada 
dalil nash yang mewajibkan untuk tiap malam melakukan niat yang 
terpisah. Bahkan bila mengacu kepada ayat Al-Quran Al-Kariem, jelas 
sekali perintah untuk berniat puasa satu bulan secara langsung dan tidak 
diniatkan secara hari per hari.

Ayat yang dimaksud oleh Al-Malikiyah adalah:

…Siapa yang menyaksikan bulan (Ramadhan) itu hendaklah dia berpuasa…(QS. 
Al-Baqarah: 185)

Menurut mereka, ayat Al-Quran Al-Kariem sendiri menyebutkan bahwa 
hendaklah ketika seorang mendapatkan bulan itu, dia berpuasa. Dan bulan 
adalah ism untuk sebuah rentang waktu. Sehingga berpuasa sejak hari awal 
hingga hari terakhir dalam bulan itu merupakan sebuah paket ibadah yang 
menyatu, tidak terpisah-pisah.

Dalam hal ini mereka membandingkannya dengan ibadah haji yang 
membutuhkan masa pengerjaan yang berhari-hari. Dalam haji tidak perlu 
setiap hari melakukan niat haji. Cukup di awalnya saja seseorang berniat 
untuk haji, meski pelaksanaannya bisa memakan waktu seminggu.

Demikian perbedaan pendapat di antara para ulama. Maka buat kita, 
rasanya tidak ada salahnya bila kita melakukan ikhtiyat, dengan cara 
kita berniat di awal Ramadhan untuk berpuasa sebulan, sebagaimana 
pendapat para ulama mazhab Malikiyah. Namun jangan lupa setiap malam 
untuk berniat lagi, demi memenuhi ijtihad jumhur ulama. Kalau seandainya 
terlupa, setidaknya sudah berniat di awal Ramadhan.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc



Bagi yang ingin menyumbang untuk pendirian TV Komunitas Madani Depok bisa 
transfer ke:
Bank Syariah Mandiri KCP Margonda Depok.  No. Rek. 0670010778 a.n BURSA AMAL 
MADANI
Mohon konfirmasi nama, besar sumbangan, tanggal ke: [EMAIL PROTECTED]
Contact Person: pak Hafiz 021 92805591 / 08128508057, Al Qudwah, Jl Beringin 
No. 1, Jl. Margonda Raya Depok 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke