Bapak/Ibu Aris janganlah Bapak bersedih akan hal ini. Tetap kita kuatkan semangat dalam perjuangkan agama yang kita cintai. Saya sangat mendambakan pemerintahan Islam, aman adil dan makmur, sesuai dengan tuntunan Al Qur'an dan sunnah Rasullah SAW. Artikel yang diberikan oleh Syaikh Su'aiyyid bin Hulaiyyil Al-Umar hanyalah satu pendapat.. Apakah benar beliau ulama Arab dan kalau diliat seorang yang bermanhaj salafy.. Apakah benar kelompok yang menamakan diri mereka itu salafy itu paling benar dalam memberi fatwa ataupun keputusan-keputusan agama lainnya.. Mereka selalu membicarakan hal2 seperti - Qunut bid'ah, celana harus diatas mata kaki. Kalo dibawah mata kaki..Masuk neraka. Jari telunjuk harus goyang2 kalo tidak ..ya bid'ah. Perempuan yang bukan muhrim haram. TKW indonesia masuk kamar halal pulang hamil. Ada gak sih yang majikannya dihukum...? Padahal Pemerintah Arab itu lebih suka dengan pemerintahan kafir Bush dari pada membantu rakyat Palestine( yang muslim). contoh..baru-baru ini Mecca cola yang diproduksi oleh muslim Prancis dilarang dipasarkan di negara2 ARAB. Padahal keuntungan ini untuk saudara-saudara muslim kita di Palestine. Padahal Mecca cola boleh beredar di amerika dan Israel. Dan anehnya mereka juga ikut memboikot para pejuang hamas dan juga rakyat Palestine.
Sepertinya agama bagi mereka hanya seputar ini bid'ah itu tidak. Padahal agama Islam itu sangat luas sekali...dengan berbagai macam ilmu pengetahuan. filsafat,ilmu alam, kimia , fisika, astronomy, ekonomi , pemerintahan, dan seterusnya. - Teruskan perjuangannya Pak....Hidup Hizbut Tahrir,,,,,Hidup Ikwan....Hidup syiar Islam. Ma'af saya kalo ada kata-kata yang salah . Yang benar hanya dari Alloh SWT. Wassalamualaikum Wr. Wb. Nuryadi aris solikhah wrote: > Ya Rabb, sepanjang saya ikut masyirah, barisan laki-laki dan perempuan > dipisah, istri dipisah dari suaminya, barisan laki-laki didepan, perempuan > di depan. Lebih banyak kami senandungkan asma-Mu dengan Takbir, tiada kata > senonoh yang kami ucapkan selain mengucapkan la'natullah pada para musuh-Mu > yang menghinakan umat Islam di dunia. > > Kami ikutkan putri-putri kecil bersama barisan sebagai pembelajaran buat > mereka akan keberanian, semangat dan kerinduan kami, agar mereka mewarisi > semangat serta meneruskan perjuangan Islam agar tak padam. Agar kelak mereka > tumbuh menjadi orang kuat, pejuang yang tangguh melebih orang tuanya dan siap > menghadapi zaman yang lebih keras. >

