Mengutip dari alinea yang paling bawah,
 
Sesungguhnya Allah akan melindungi negara yang
menegakkan keadilan walaupun ia kafir, dan tidak akan
melindungi negara yang dzalim (tiran) walaupun ia
muslim". (Mutiara I dr Ali ibn Abi Thalib)

 
Itulah kenapa, indonesia di remehkan mungkin seluruh dunia meremehkan
indonesia, tetangga kita malaysia juga meremehkan indonesia, kalau kita
punya harga diri kemungkinan kita juga akan di hormati dimanapun kita
berada, tidak akan di perkosa atau di siksa di negara lain.
 
Keadilan di indonesia rasanya seperti mencari jarun dalam jerami.
 
Apapun di indonesia adalah syurga buat orang asing... 
 
ada kabar mengenahi celana melorot : silahkan baca di bawah ini, saya
dapatkan dari milis 
 
Kita yg masih bisa berdo'a ya berdo'a semoga kita tdk kecipratan
azabnya.
 
dan maish banyak lagi...yg tdk bisa di tulis fenomena dimana tindakan
pemimpin maupun rakyat indonesia yang merendahkan harga dirinya.
 
Hukum di indonesia juga paling enak, semakin gede korupsinya semakin
enak hukumannya, iya toh...
 
 
 
 
 
Celana Melorot

Oleh : Asro Kamal Rokan

 

 Ini berita dari Amerika Serikat, negara yang dikenal sangat liberal.

 Kota Alexandria dan Shreveport dua kota di negara bagian Louisiana, AS

 membuat peraturan baru: melarang remaja putra dan putri mengenakan

 celana melorot di bawah pinggang yang memperlihatkan (maaf) celana

 dalam mereka.

 

 Peraturan itu, tulis Kantor Berita AFP Prancis pekan lalu, diterima

secara bulat. Larangan ini lahir setelah warga memprotes gaya

berpakaian para remaja, yang berjalan dengan celana melorot di bawah

pinggang itu. Gaya tersebut, menurut Konselor Kota Alexandria, Louis

Marshall, tidak sopan.

 

Louis Marshall, yang hidup dalam tradisi demokrasi, beruntung.

Pelarangan itu sama sekali tidak menuai protes. Tidak ada aktivis yang

menyatakan peraturan tersebut melanggar hak asasi manusia,

antipluralisme, dan konservatif.

 

Bayangkan jika di Indonesia, negara yang baru saja menghirup udara

demokrasi. Louis Marshall akan dikecam dan dianggap telah membunuh

kebebasan individu untuk berkreasi. Keputusan pelarangan tersebut

bahkan akan diejek sebagai 'campur tangan pemerintah terhadap hak

pribadi warga negara'.

 

Ini yang terjadi di Indonesia. Pada Desember 2004, seratus hari

pemerintahannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan

kegusarannya atas tayangan televisi. Melalui Menko Kesra Alwi Shihab

ketika itu, Presiden yang kuat memegang norma agama dan sosial itu

meminta media televisi untuk tidak mempertontonkan pusar perempuan.

"Itu sangat mengganggu," kata Presiden saat itu.

 

Pernyataan SBY itu baru sebatas permintaan, belum menjadi keputusan.

Namun, tidak terlalu lama berbagai reaksi dari kalangan aktivis

perempuan bermunculan dalam diskusi-diskusi dan tulisan di media

massa. Mereka antara lain menyatakan, SBY telah melanggar prinsip

demokrasi, terhadap hak asasi, dan kebebasan individu berekspresi.

 

Mereka menentang keras pernyataan SBY itu. Menurut mereka, apabila

negara dibiarkan mengatur hak pribadi warga negara, di antaranya soal

pusar tadi, maka demokrasi dan kebebasan individu untuk berkreasi, pun

mati. Itu pulalah yang menjadi alasan mereka menentang Rancangan

Undang-undang Antipornografi dan Pornoaksi. Apabila disahkan, maka

RUAPP tersebut akan mengatur tubuh perempuan demi kepentingan politik

konservatif.

 

Alexandria dan Shreveport, dua kota di negara bagian Louisiana, AS,

telah memberlakukan keputusan, yang melarang remaja putra dan putri

mengenakan celana melorot. Keputusan itu disambut baik warga, yang

sejak lahir telah menghirup udara demokrasi. Tidak ada yang protes dan

menyebutnya sebagai antikebebasan berekspresi, antipluralis,

konservatif, dan pertanda matinya demokrasi.

 

Demokrasi, sistem yang memiliki berbagai kelemahan, sesungguhnya tidak

mati hanya karena pelarangan celana yang melorot dan pelarangan

memperlihatkan pusar. Pandangan yang berlebihan terhadap demokrasilah

apalagi membenturkannya dengan nilai-nilai di masyarakat, nilai-nilai

agama, dan menyebutnya sebagai konservatif yang memungkinkan sistem

itu kehilangan esensinya.

 

Di Alexandria dan Shreveport, remaja-remaja tidak lagi mengenakan

celana melorot. Mereka tidak merasa menjadi konservatif apalagi

antidemokrasi. Di Indonesia, para remaja bebas membiarkan (maaf)

celana dalamnya menyembul. Inilah yang disebut para aktivis sebagai

kebebasan berekspresi. Dan, para aktivis itu sangat takut demokrasi

mati hanya karena remaja menutup pusarnya.

 

http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=305781&kat_id=19


________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of A Nizami
Sent: Friday, September 07, 2007 4:52 PM
To: syiar-islam; padhang-mbulan; Saksi
Subject: [syiar-islam] Berdarah-darah Mencari Makan



Assalamu'alaikum wr wb,

Saat ini sulit bagi mayoritas rakyat Indonesia mencari
makan. Kekayaan alam seperti minyak, gas, emas, dsb
sudah diserahkan ke perusahaan-perusahaan asing.
Akibatnya rakyat tidak bisa menambang emas dan
kekayaan alam lainnya.

Puluhan juta hektar tanah diserahkan ke
perusahaan-perusahaan besar yang hanya mempekerjakan
sedikit orang dengan efisiensi tinggi berupa HPH,
konsesi tambang, dsb. Akibatnya rakyat kesulitan untuk
bertani/berkebun.

Rakyat sampai mati hanya demi memperebutkan beberapa
hektar tanah untuk bertani baik dengan sesama rakyat
mau pun dengan TNI seperti di Alas Tlogo Jatim.

Karena kekayaan alam dikuasai asing, rakyat hanya
menerima sedikit sisa-sisa yang ada. Satu perusahaan
asing yang mengelola minyak dan gas di Indonesia
diberitakan majalah Forbes menghasilkan keuntungan rp
360 trilyun setahun. Ironisnya rakyat Indonesia
mayoritas hidup dalam kemiskinan.

Supir angkot dan omprengan sampai rela mengorbankan
darah dan nyawa mereka demi berebut sesuap nasi.
Bahkan sering saya lihat sesama supir angkot, misalnya
Kopaja 502, saling sumpah serapah bahkan ada yang
berkelahi karena rebutan penumpang. 

Itulah sulitnya mencari makan di Indonesia. Tak heran
jika jutaan orang Indonesia memilih bekerja sebagai
TKI/TKW di luar negeri dengan resiko
disiksa/diperkosa. Itu jauh lebih baik ketimbang
stress/bunuh diri di Indonesia karena tak punya
pekerjaan dan tak punya penghasilan.

Coba anda naik Kereta Listrik Jabotabek. Banyak orang
sampai merangkak di gerbong kereta membersihkan
kotoran demi mendapat uang receh dari penumpang KA
yang peduli. Ada bapak dan ibu yang membawa anaknya
yang masih balita mengamen/mengemis. Begitulah keadaan
di negeri ini.

Coba perhatikan bis-bis yang penuh sesak oleh
penumpang laksana ikan sarden. Mereka mencoba mengirit
uang gaji yang tidak seberapa.

Bumi kita kaya. Tapi orang asing yang menikmati.
Tanah kita subur. Tapi petani kita tak bisa bertani
karena sudah dikuasai oleh perusahaan-perusahaan
besar.

Semoga ada pemimpin di negeri kita yang mau
memperbaiki keadaan negeri ini. Kita butuh pemimpin
yang adil yang bukan hanya mau memberi kekayaan
alam/tanah ke pengusaha asing, tapi juga ke rakyatnya
sendiri.

"Sesungguhnya Allah akan melindungi negara yang
menegakkan keadilan walaupun ia kafir, dan tidak akan
melindungi negara yang dzalim (tiran) walaupun ia
muslim". (Mutiara I dr Ali ibn Abi Thalib)

Wassalam

BENTROK SOPIR ANGKOT DAN OMPRENGAN BEREBUT REZEKI:
http://www.kompas.co.id/ver1/Metropolitan/0709/04/165819.htm
<http://www.kompas.co.id/ver1/Metropolitan/0709/04/165819.htm> 
Bentrokan Antarsopir Angkot Berlanjut 
Laporan Wartawan Kompas C Windoro AT
JAKARTA, KOMPAS - Bentrokan antarsopir angkutan kota
(Angkot) resmi, dan sopir omprengan di sekitar
perbatasan Tangerang-Jakarta, sampai Terminal
Kalideres di Jalan Daan Mogot, masih berlanjut hingga
Selasa (4/9) sore.
"Tadi malam sekitar pukul 23.00 terjadi bentrokan lagi
di Kebon Besar, Warung Gantung, perbatasan
Tangerang-Jakarta. Sebuah Metro Mini jurusan
Kalideres-Serpong dirusak," ungkapnya.
"Jam 12.00 terjadi lagi di sekitar Terminal Kalideres.
Dua metro mini nomor 84 dan nomor 80 jurusan
Kalideres-Pasar Ikan dan jurusan Kalideres-Jembatan
Lima dirusak," tambah Ketua Koperasi Wahana Kalpika,
Kasmuri, yang dihubungi terpisah.
Di persimpangan Cengkareng berjaga beberapa polisi
lalu lintas. Di depan Kantor Polisi Sektor Kalideres
ada sebuah truk polisi yang kosong. Pukul 13.30,
belasan sopir Angkot di Terminal Kalideres,
berjaga-jaga. Pukul 16.00, puluhan sopir Angkot
berkumpul di Terminal Kalideres. Sementara puluhan
sopir omprengan berkumpul di luar terminal. Sebagian
mereka membawa tongkat besi dan kayu.

DESA REBUTAN TANAH
http://www.suaramerdeka.com/harian/0408/19/ked06.htm
<http://www.suaramerdeka.com/harian/0408/19/ked06.htm> 
KEBUMEN- Rebutan tanah bengkok 1,2 hektare (ha) antara
Desa Buayan dan Rogodadi Kecamatan Buayan, Kebumen,
memasuki babak baru. Pengadilan Negeri (PN) Kebumen,
kemarin menolak gugatan Kades Buayan Moch Basirun.

REBUTAN TANAH PETANI VS TNI TEWASKAN 4 WARGA:
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0706/07/jatim/67666.htm
<http://www.kompas.com/kompas-cetak/0706/07/jatim/67666.htm> 
Kasus penembakan oleh prajurit Marinir di Desa Alas
Tlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, yang
menewaskan empat orang dan melukai delapan orang,
merupakan kejahatan kemanusiaan yang menyayat hati.
Betapa tidak, penembakan innocent nirsenjata yang
mengakibatkan korban ibu hamil dan anak balita
sejatinya telah dibuang jauh-jauh dari bumi mekar
demokrasi, bumi pertiwi Indonesia.

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
<mailto:syiar-islam-subscribe%40yahoogroups.com> 

__________________________________________________________
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today!
http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7
<http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7>  




 
--------------------------------------------------------

This message (including any attachments) is only for the use of the person(s) 
for whom it is intended. It may contain Mattel confidential, proprietary and/or 
trade secret information. If you are not the intended recipient, you should not 
copy, distribute or use this information for any purpose, and you should delete 
this message and inform the sender immediately.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke