Assalamu 'alaikum Wr. Wb.
Tulisan di bawah ini cocok dengan "subject-nya"
 
"Fantastic idea" 
 
Maaf tulisan terlalu besar, hanya untuk menggaris bawahi bahwa,
hendaknya perbedaan pendapat itu jangan sampai mengalahkan ukhuwah kita,
 
Wassalam,
Sugiyanto
 
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of ie
Sent: Tuesday, September 11, 2007 10:15 AM
To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED];
padhang-mbulan; sabili; Saksi; [EMAIL PROTECTED]; Forum Ukhuwah
Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: [syiar-islam] Fw: Fantastic Ide
 

Assalamu`alaikum all my brothers and sisters

Artikel ini pernah ane posting dalam suatu milis ketika terjadi diskusi
milister tentang HTI dan Khilafah........tapi gak ada komentar.

Sekarang ane coba lagi untuk posting dengan sedikit editing dari
postingan semula tanpa merubah maksud dan tujuan.

Perdebatan diantara ummat Islam tidak akan pernah berhenti dan berakhir
sebelum terpilihnya seorang pemimpin/imam/amir/syabab yang umat Islam
berlindung (bersatu dan berbai`at) serta berperang dibelakangnya.

Islam adalah Rahmatan lil`alamin, tapi dalam pelaksanaan penegakkannya
(sirah nabawiyah ampe tarikh khilafah), ...........pada mulanya
pergerakan rasulullah saw itu bersifat lokal (Piagam madinah : wilayah
yang dipertahankan hanya dibatasi sekitar yatsrib saja) kemudian setelah
itu meluas menjadi regional (mengirim surat kepada negara
tetanga/wilayah sekitar, futuhat terhadap mekah, yaman, dll) dan
kemudian menjelang wafat beliau menjadi internasional (mengirim surat
kepada Najasi dan Heraklius dan pengiriman pasukan untuk berperang
melawan Romawi).

Maksud ane begini...........
Untuk melaksanakan syariat gak mungkin bisa kalau ummat Islam gak bisa
mewujudkan syarat yang harus dipenuhi untuk menerapkan syari`at :
a.Undang - Undang ( udah punya qur`an ame sunnah plus kitab2 yang laen)
b.Ummat (oke juga, udah banyak yang punya semangat nerapin syari`at
Islam)
c. Pemimpin (wah kalau ini kite kebanyakan stock: ada namanya Presiden
-partai-, Amir -punya mmi-, Imam dll. Ini kudu discreening dulu mane
yang lebih layak jadi pemimpin)
d. Wilayah (bumi dan langit nih milik Alloh, cuman nyang jadi masalah
wilayah mana yang hari ini dikuasai ummat Islam secara penuh??, kite
kudu nyari......kalau gak bikin....kalau gak ya.........kita rebut tuh
apa yang pernah menjadi milik Ummat Islam)

Ke 4 syarat di atas tuch syarat minimal yang harus kita wujudkan
dulu,........kalau enggak.........yach kita cuman mengejar dan berebut
"pepesan kosong".

Saya yakin para pendiri/pemikir/pencetus harakah2 yang sekarang ada
sekarang ini, dulunya juga bersifat lokal....mengajak dulu kepada
keluarga, rekan, handai tolan dan anak negeri untuk menegakkan syari`at
Islam di wilayah masing-masing. Bukan "ujug-ujug" nyuruh negara/wilayah
tetanga.Dan saya `ainul yakin kalau setiap negeri ada harokah -baca
lokal- yang punya komitment untuk negakkin syariat, sebagaimana janji
Rasululloh saw. Kenapa kita sesama ummat Islam bangsa Indonesia pada
"pacarokot" mengagungkan bendera masing2 yang kita import dari negeri
orang? 

Apa kita tidak sadar, bahwa dengan begitu kekuatan Islam justru akan
terpecah? ......yang punya fikiran semakin banyak organisasi/harakah
Islam semakin kuat ummat islam saya mohon untuk berfikir ulang dan
camkan baik2; bukankah lidi itu akan kuat kalau dalam 1 ikatan? dan
ikatan itu adalah Aqidah, dan aqidah itu adalah syahadah, syari`ah dan
jama`ah, sementara jama`ah itu kepemimpinan dan ketho`atan (loyalitas) 

Nah, kita sesama orang Indonesia cobalah kita bicara keindonesiaan
(orang bilang ashobiyah......tapi ane mau tanye ape itu ashobiyah
....wong piagam madinah itu isinya banyak nyebutin "aus dan khajraj"
padahal itu yang bikin Nabi dan Rasul lho, dan di piagam tersebut tidak
disebut kalimat "untuk seluruh dunia atau rahmatan li`alamin
'.........gak........gak ada itu). saya punya ide "gila", kalau gak mau
disebut outhopis atau brilian.....atau mimpi......atau apa saja deh
kalian mau sebut.

Idenya begini : 
Seluruh pemimpin harokah yang komitmen terhadap syari`at (tuh harus pada
ngumpul/meeting/syuro` (silaturahim) membicarakan masalah yang besar
ini, kemudian membentuk Majelis Islamiyah (Pemerintahan Islam sementara)
atau Komite Persiapan Penegakkan Syari`ah Islam Seluruh Indonesia
(KPPSISI) dan membuat sebuah agreement atau semacam Piagam (mau Piagam
Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung ........terserah) dan diikuti dengan
mengagkat Imam atau Presiden atau Amir apa Syabab..........sama aja.

Kemudian setelah itu membagi sistem kerja KPPSISI itu ke dalam beberapa
Departemen seperti di bawah ini :

1.Dep. Dalam Negri : PKS (biar ngudak2 dpr/mpr agar mau negakkin
syari`at Islam
2.Dep. Luar Negri : Hizbuththahrir (lobi dan diplomasi luarnya oke)
3.Dep. Kemakmuran Masjid : Jama`ah Tablig (kite sama2 tahu)
4.Dep. Penerangan Dev. Aqidah : Salafi (biar paku ushul tsalasah)
5.Dep. Penerangan Dev. Syari`ah dan Mu`amalah : Persis, NU
6.Dep. Pendidikan : Muhammadiyah dan Al Irsyad
7.Dep. Sosial (ZIS) : Dompet Dhu`afa
8.Dep. Hankam : MMI, Laskar Jundullah, Hizbulloh
9.Dep. Kepolisian : FPI
10.Dep. Politik, Kehakiman dan Ketatanegaraan : DI (bukan NII Az Zaitun)
11.Dep. Perekonomian : Al Arqom (harakah ini penekanan tawakal bisnisnya
oke)
12. Risert Senjata : JI
13.Mufti (40 orang, pilih dari setiap harakah yang memenuhi syarat).

Subhanalloh .........wahai saudaraku anda akan saksikan kekuatan yang
dahsyat yang mampu menggentarkan musuh2 Alloh, dan saya haqqul yakin
Daulah/Khilafah Islamiyyah itu cepat terwujud.

saya ajak ini kepada diri saya, dan anda semua yang mengaku orang yang
rindu akan syurga........paling benar.........paling
nyunnah..........paling Islami..............apapun alat perjuangan anda
.........Pks, Salafi, DI, NU, Muhammadiyah, HTI, Laskar2, Usroh, IM,
MMI, JI atau yang lain (ane gak hapal semuanya karena lebih dari 100) 

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali Allah, dan janganlah kamu
bercerai berai, dan ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu ketika kamu
dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu
menjadilah kamu karena ni'mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan
kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu
dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar
kamu mendapat petunjuk.(Tqs. 3:103)

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu
sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang kamu
menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang
kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu
nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu
dan kamu tidak akan dianiaya . (Tqs. 8:60)

wassalam
Abu Khansa

. 


[Non-text portions of this message have been removed]
 



This message has been scanned by the Trend Micro InterScan Security
Module and found to be free of known security risks.




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke