Mengapa Pengikut Kalimah Khabitsah Maju?

  

  Lagi – lagi anggapan kita bahwa orang yang meyakini kalimah khabitsah 
memperoleh kemajuan di dunia adalah tidak benar. Yang benar, mereka belum dan 
tidak akan pernah memperoleh kemajuan pada saat ini. Kita hanya melihat harta 
mereka, melimpahnya barang – barang mewah atau perhiasan – perhiasan mereka 
yang mahal harganya. Kesejahteraan materi bukanlah kesejahteraan yang 
sesungguhnya. Berapa dari mereka yang bisa merasakan kedamaian? Mereka memang 
dimanjakan dengan kemewahan, namun hati mereka pedih, yang membuat mereka cemas 
dan tidak tenang. Betapa ketidakpatuhan kepada hukum Tuhan menjadikan rumah 
mereka seperti neraka? Berapa banyak kasus bunuh diri di Amerika dan Eropa? 
Betapa dengan pemusnahan manusia secara teratur, pengekangan kelahiran dan 
aborsi, ras manusia menjadi berkurang? Betapa obat bius dan alkohol telah 
merusak kehidupan beribu – ribu manusia? Betapa perjuangan yang sembrono 
terhadap pasar – pasar dan kemajuan ekonomi telah mengoyak perbedaan bangsa dan
 kelas? Betapa iri, dengki dan cemburu membuat orang saling bertengkar? Betapa 
sikap gila-hormat membuat pahit-nya kehidupan banyak orang? Dan betapa kota – 
kota besar dan megah yang tampak dari kejauhan bagaikan surga sesungguhnya 
banyak bergelimang kesengsaraan? Apakah ini yang disebut kesejahteraan? Inikah 
yang kita cemburui?


  

  Ingatlah bahwa firman Allah tidak akan pernah menipu kita. Tidak ada kalimah 
selain kalimah thayyibah yang bila kita mengikutinya pasti akan memperoleh 
kebahagiaan di dunia dan akhirat. Cermatilah makna kalimat tersebut, niscaya 
tidak akan kita temukan kekurangannya.


  

  Insyaallah bersambung…
  

  (Sumber : al-Maududi, Abul A’la . Let Us Be Muslims / Menjadi Muslim Sejati, 
Jogjakarta : Mitra Pustaka, 1998)

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke