Karakteristik Kalimah Thayyibah
Kalimah Thayyibah adalah kata yang benar, demikian benarnya sehingga tidak
ada yang lebih benar darinya di seluruh dunia ini. Hanya Allah Tuhan sekalian
alam ini. Segala sesuatu di bumi dan di langit menjadi saksi akan hal ini,
manusia, binatang, pohon, batu, debu, pasir dan lain lain. Apakah ada yang
diciptakan oleh selain Allah, yang dapat bertahan hidup melalui bantuan selain
Allah, yang dapat hancur tanpa seizin Allah?
Seluruh alam ini diciptakan oleh Allah, kehidupan dan pertumbuhannya
tergantung pada belas kasih-Nya. Hanya Allah saja Tuhan dan Penguasa bumi ini.
Maka jika mengatakan Di dunia ini kedaulatan dan ketuhanan tidak dimiliki
oleh siapa pun selain Allah, segala yang ada di bumi akan menangis seraya
mengatakan: Apa yang engkau katakan memang benar. Kita ada untuk menjadi saksi
akan hal itu. Jika kita tunduk ke hadirat-Nya, segala yang ada di dunia akan
tunduk kepada kita karena mereka mematuhi-Nya. Jika kita mentaati perintah
Nya, segala yang ada di alam ini pun mematuhi-Nya [hanya saja manusia karena
keangkuhan dan kesombongannya sering tidak menyadari akan hal ini] Jika kita
berjalan di jalan-Nya, kita tidak sendirian, sebab segala yang ada di langit
dan di bumi akan bersama kita, mulai dari matahari yang ada di langit sampai
unsur debu yang terkecil, semua mengikuti jalan yang dituntunkan- Nya. Jika
kita mempercayai- Nya, bukannya kita menaruh pada kekuatan yang
tidak berarti, melainkan kepada kekuatan terbesar, yaitu Tuhan sekalian alam.
Segala kekuatan, di bumi dan di langit, akan mendukung siapa pun yang percaya
kalimah thayyibah dan mendasarkan seluruh kehidupannya berdasarkan kalimah itu.
Dia akan menumbuhkan dan menyejahterakan hidupnya di muka bumi. Tidak akan ada
kegagalan yang terjadi pada dirinya. Inilah apa yang dengan tegas dinyatakan
oleh Allah bahwa kalimah ini adalah seperti sebuah pohon yang akar-nya menancap
kuat di bumi dan ranting rantingnya menyebar luas ke angkasa dan menghasilkan
buah yang lebat atas perintah Allah SWT.
Karakteristik Kalimah Khabitsah
Berlawanan dengan apa yang baru saja dikemukakan, apa yang dimaksud dengan
kalimah khabitsah? Yakni, menyatakan bahwa tidak ada tuhan atau ada tuhan
selain tuhan yang menjalankan kekuatan tuhan. Mari kita kaji pengertian
pernyataan di atas.
Para pengikut Atheisme menyatakan, Tidak ada tuhan, namun segala yang ada
di langit dan di bumi menolak pernyataan ini. Bersama dengan kita semua,
kalian diciptakan oleh Allah. Allah telah memberimu lidah untuk mengatakan
pernyataan salah tersebut. Para penyembah berhala menyatakan bahwa tuhan
memiliki sekutu yang menyediakan makanan, memiliki kekuasaan dan menentukan
nasib kita. Mereka bisa membuat kita senang atau susah, mendengar doa manusia
dan mengabulkannya. Mereka pantas ditakuti dan disembah. Perintahnya berlaku di
bumi dan tuntunan serta hukumnya harus diikuti sebagaimana hukum dan tuntunan
Tuhan. Hanya saja segala yang ada di bumi dan di langit menolak klaim ini dan
menganggapnya sebagai kebohongan mutlak dan berlawanan dengan kenyataan.
Sekarang kita pikirkan, bagaimana orang yang percaya kepada pernyataan palsu
dan membimbimbing kehidupan untuk mengikutinya itu akan bisa selamat di dunia
ini, apalagi di akhirat nanti? Allah memberikan kebebasan dan menjanjikan
makanan untuk mereka buat sementara waktu, namun alam tidak akan mengakui hal
itu sebagai bagian dari mereka. Mereka akan menjadi semak semak dan alang
alang sebagaimana yang telah saya kemukakan.
Insyaallah bersambung
(Sumber : al-Maududi, Abul Ala . Let Us Be Muslims / Menjadi Muslim Sejati,
Jogjakarta : Mitra Pustaka, 1998)
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]