Pada Tahun 2003 umat Kristen Indonesia di kejutkan dengan munculnya sebuah 
sekte yang dipimpin oleh pendeta Mangapin Sibuea nama sektenya adalah "SEKTE 
GEREJA KIAMAT", dalam wawancaranya yang dimuat majalah Tempo (23/11,2003), 
menjawab pertanyaan kapan kiamat akan terjadi ?, pendeta Mangapin Sibuea 
mengatakan bahwa :
 
Kiamat dalam artian semua manusia musnah itu akan terjadi 10 Mei 2007
 
Namun hingga Oktober 2007 hal tersebut tidak terbukti. Nabi baru tetap 
bermunculan dengan ajaran baru menurut 'modifikasi' mereka, artinya mereka 
membuat suatu persepsi lalu kemudian 'memperkosa' kitab suci dengan mengutip 
isinya yang dianggap mendukung argumen mereka, lalu mereka menyebutnya ajaran. 
Tidak ada yang benar-benar baru dari mereka, ajaran-ajaran mereka rata-rata 
megadopsi sebagian besar dari kitab-kitab suci agama besar yang sudah ada.
 
Diluar negeri, beberapa peristiwa nabi palsu  dari Umat Kristen atau sekte 
sesat yang patut dicatat adalah :
 
"The Restoration of Ten Commandments (Pemulihan Sepuluh Perintah Tuhan)" di 
Uganda, pimpinannya pendeta Joseph Kibweteere mengunci semua jemaat beserta 
kapal suci (Gereja berbentuk Kapal), api lalu dinyalakan, dan berkobar cepat 
melahap jemaat beserta kapal suci itu. Sekitar 530 tengkorak ditemukan diantara 
reruntuhan gereja. Mereka adalah jemaat "The Restoration of Ten Commandments 
(Pemulihan Sepuluh Perintah Tuhan)". Sekte ini juga menganggap kiamat akan tiba 
pada 31 Desember 1999.
 
Anggota sekte People's temple (Kuil Rakyat) pimpinan Jim Warren Jones (Jim 
Jones) meminum jus anggur yang telah dicampur racun. Ini terjadi di Jonestown, 
Guyana 39 tahun lalu. Sebanyak 912 mayat bergelatakan di sebuah kamp yang 
dibangun ditengah hutan di kawasan Amerika Selatan itu. Pemimpin Gereja 
Disciples of Christ itu mengajarkan mati bersama adalah keindahan, karena 
mereka akan dibawa ke alam lain yang begitu indah. Mereka Percaya Kiamat telah 
begitu dekat.
 
Sekte Sons Of God yang dipimpin David Koresh, pada empat belas tahun yang lalu 
mengalami Armageddon (pertempuran dahsyat pamungkas). Vernon Howell (Koresh) 
membawa 80 pengikutnya untuk bertahan di kamp yang dia sebut "Ranch Apocalypse" 
di waco, Texas. Koresh berkeyakinan bahwa Armageddon akan berlangsung di Texas. 
Mereka mempersiapkan senjata untuk menghadapinya. Menganggap hal itu melanggar 
hukum, pemerintah menyuruh mereka menyerah, setalh dikepung beberapa minggu, 
koresh membakar diri dan pengikutnya.
 
Pengikut The Order of Solar Temple (Kuil tata Surya) yang terdiri dari 53 warga 
Swiss dan Kanada beserta pimpinan mereka Luc Jouret membakar diri. Dia Juga 
Yakin kiamat akan tiba.
 
Sekte Aum Shinrikyo (Sekte Kebenaran Tertinggi di Jepang), yang dipimpin Shoko 
Asahara. Dalam bukunya "Disaster Approaches the Land of the Rising Sun" Asahara 
menyatakan bahwa Kiamat akan datang lewat gas awan dari Amerika. Semua Manusia 
akan musnah kecuali pengikut Aum. Asahara menyuruh pengikutnya untuk menimbun 
senjata kimia. Oleh pengikutnya senjata kimia tersebut dipakai untuk menyerang 
jaringan kereta api bawah tanah di Tokyo. Setidaknya 12 Orang tewas dan lebih 
dari 5.000 lainnya sakit.
 
Sekte Heaven's Gate sepuluh tahun yang lalu juga menggemparkan dunia dengan 39 
orang pengikutnya tewas bertebaran didalam sebuah bangunan. Hampir semua mayat 
ditemukan dengan balutan kain warna ungu di kepala dan pundak mereka. Mereka 
tewas akibat sesak napas. Ternyata mereka dibunuh atau bunuh diri dengan kepala 
dibekap plastik setelah sebelumnya meminum ramuan fenobarbital dan alkohol. 
Mereka termakan rayuan Marshall Herf Applewhite, yang mengaku dirinya dulu 
adalah Yesus. Mereka menunggu munculnya UFO, yang diyakini akan menjadi 
kiamatnya kehidupan bumi.
 
Monte Kim Miller pemimpin sekte Concerned Christians, beserta sekitar 50 
anggotanya meninggalkan Denver, Colorado. Mereka menjual seluruh harta benda 
seperti rumah, tanah atau barang-barang lain, mereka menuju Yerusalem. Menurut 
Miller, mereka akan mati disana pada Desember 1999 dan akan diangkat ke langit 
tiga hari sesudahnya.
 
Semua ajaran sesat, baik yang ditanah air maupun diluar negeri selalu 
memanfaatkan celah dari kondisi dan situasi masyarakat yang mengalami tekanan 
hidup, bimbang, dan pengetahuan tentang agamanya tidak memadai. Ajaran sesat 
dan nabi palsu akan terus bermunculan selama himpitan hidup semakin berat dan 
menuju surga dianggap sebagai jalan keluarnya.
 
oleh : Daeng Limpo
 
beberapa kutipan diambil dari majalah tempo (23/11, 2003) dan kompas.com

  
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=3462973/grpspId=1705239666/msgId=13497/stime=1194262534/nc1=3858793/nc2=4706131/nc3=3848582>
 
 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke