Memperingati hari AIDS sedunia,

NO FREESEX
NO KONDOM
NO LONTE
NO AIDS

Masyarakat Anti Virus Aids (MAVA)

On Dec 5, 2007 11:18 AM, j_sudiyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   Titip saja disampaikan ke milis K3_LH, bahwa kondom untuk pencegahan HIV
> itu
> bohong.
>
> "Kegagalan kondom dalam KB saja mencapai 20 persen, apalagi untuk mencegah
> masuknya virus HIV, dipastikan lebih besar. Perbandingan ukuran sperma dan
> virus adalah 450 berbanding 1. Kondom yang beredar di pasaran Amerika,
> yang
> terkenal kualitas kondomnya saja, ternyata mengalami kebocoran hingga 30
> persen,".
>
> Begitulah Dr dr Dadang Hawari saat memberikan penyuluhan bahaya narkoba
> dan
> HIV/AIDS pada ratusan pelajar di Alun-alun Barat Serang 10 Spet 2007 yang
> lalu, sbegaimana diberitakan di Jawa Pos edisi 11 September 2007.
>
> Ref : http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=172162&c=1
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com> [mailto:
> [email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com>] On
> Behalf Of Saepul Bahri
> Sent: Monday, December 03, 2007 05:43
> To: syiar-islam; [EMAIL PROTECTED] <tv-islam%40yahoogroups.com>;
> [EMAIL PROTECTED] <mifta-perjuangan%40yahoogroups.com>
> Subject: [syiar-islam] Fw: [K3_LH] OOT: Apakah kondom penyebab seks bebas?
>
> Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,
>
> All, dimilis Kesehatan dan Keselamatan Kerja sedang ramai - ramainya
> discuss
> ttg pencegahaan aids...., mungkin bagi rekan yang lebih berkompeten bisa
> bergabung mencurahkan gagasannya
>
> Wassalamu 'alaikum wrwb
> Saepul
>
> ----- Original Message -----
> From: Saepul Bahri
> To: [EMAIL PROTECTED] <K3_LH%40yahoogroups.com>
> Sent: Monday, December 03, 2007 7:35 AM
> Subject: Re: [K3_LH] Apakah kondom penyebab seks bebas?
>
> Kalau melihat kenyataan, nampaknya hidup didunia sekarang ini seperti
> lelucon saja, contohnya seperti pencegahaan aids ini. bagaimana tidak,
> disatu sisi kita tidak ingin agar penyakit aids terus berkembang . tetapi
> disisi lain kita malah mendukung hal - hal yang mendorong orang untuk
> melakukan hubungan seks bebas. kita tahu atau malah pura2 tidak tahu bahwa
> setiap mahluk hidup memiliki hasrat untuk melakukan hubungan seksual,
> bebasnya tayangan2 yang berbau pornografi (baik dalam bentuk gambar, lisan
> & tulisan) telah cukup untuk memicu munculnya hasrat tersebut....., negara
> kita adalah negara hukum, kalau sosialisasi A-B-C dirasa kurang begitu
> efektif. mungkin kedepan akan lebih baik kalau para pelaku 'Jina' diberi
> hukuman saja, demi keluarga, masyarakat, bangsa & negara mari kita dorong
> badan legislatif agar semakin berperan dalam pencegahaan aids ini termasuk
> didalamnya men-goal-kan RUU APP.
>
> mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan, tulisan ini tidak dimaksudkan
> untuk menyakiti siapapun
>
> Salam
> Saepul
>
> ----- Original Message -----
> From: s.nuraini ernaningsih
> To: [EMAIL PROTECTED] <K3_LH%40yahoogroups.com>
> Sent: Saturday, December 01, 2007 10:35 AM
> Subject: Re: [K3_LH] Apakah kondom penyebab seks bebas?
>
> Dear All,
>
> Mumpung hari ini adalah Hari AIDS Sedunia.
> Sejak jaman kuliah, sy kenal kampanye ABC-nya utk AIDS, krn organisasi
> mahasiswa tempat saya bergabung ikut dalam kampanye tsb.
> Sebenarnya esensi dari kampanye mengurangi penukaran virus HIV/AIDS yang
> penularannya adalah lewat cairan tubuh (darah, mani, dst) , sehingga pada
> kampanye kami diarahkan sbb:
> 1. Untuk yang belum menikah atau lajang, maka kampanye 'n yg harus
> digalakkan adalah A = Abstinence, atau tidak melakukan hubungan seks sama
> sekali.
> 2. Untuk yang sudah menikah atau yg sudah berpasangan, maka kampanye 'n yg
> harus digalakkan adalah B = Be Fauthful, atau setia pada pasangan
> masing-masing dan tidak bergonta-ganti pasangan.
> 3. Sedangkan untuk yang tidak bisa dengan tuiak melakukan hubungan seks
> sama sekali dan tidak bisa tidak gonta-ganti pasangan, maka disarankan C =
> Condom, yaitu menggunkan KOndom untuk dalam hubungan seksual.
> Demikian, jadi sasaran kampanye setiap item adalah beda, tidak bisa
> disamakan.
> Saran, untuk lebih menggalakkan kampanye, pilih yg paling sesuai dengan
> audiens-nya.
>
> Salam,
> Erna
>
> ----- Original Message ----
> From: rahadian - <[EMAIL PROTECTED] <mrahadyan%40yahoo.com>>
> To: [EMAIL PROTECTED] <K3_LH%40yahoogroups.com>
> Sent: Wednesday, November 28, 2007 12:53:37 PM
> Subject: Re: [K3_LH] Apakah kondom penyebab seks bebas?
>
> Program bagi-bagi kondom dalm kontek mencegah penularan HIV/AIDS bisa saja
> diartikan bahwa kita mencurigai bahwa pasangan hidup kita (istri) mengidap
> HIV/AIDS atau jangan-jangan memang kita salah satu pengidap penyakit
> tersebut.
>
> Mas Agung S Wiryosuwarno <agung.wiryosuwarno@ gmail.com> wrote:
>
> Dear All,
> Permasalannya adalah kampanye pencegahan AIDS nya terbalik polanya.
> Seharusnya khan ABC dengan urutan (berdasarkan tingkat efektifitas
> pencegahannya alias tingkat resikonya terkecil):
> 1. A : Abstinence
> 2. B : Be Faithful
> 3. C : Condom
> Jadi terlihat sebenarnya yang harus diemphasize adalah A kemudian B
> dan terakhir C. Alias C ini adalah yang paling akhir (kalau dalam risk
> matriks merupakan 'APD') sehingga ia adalah 'last-line defence'.
> Tetapi kenyataannya?
> Hampir semua orang 'berteriak' condom adalah sebagai 'first-choice' !
> padahal bukan itu esensinya khan?
> Cheers,
> ASW
>
> On Nov 24, 2007 1:08 PM, Adi Sasongko <adi.sasongko@ gmail.com> wrote:
> >
> >
> >
> >
> > Teman2 sekalian,
> >
> > Kita sering mendengar pendapat yang mengkhawatirkan bahwa kondom
> > merupakan penyebab seks bebas sehingga kondom dinilai merusak moral
> > generasi muda.
> >
> > Apakah benar demikian?
> >
> > Saya berpendapat bahwa kondom bukan penyebab seks bebas dan tidak
> > merusak moral generasi muda atau generasi manapun.
> >
> > Alasannya?
> >
> > Dari perspektif sejarah, seks bebas sudah ada sebelum ada kondom.
> > Silahkan baca kembali sejarah yang menggambarkan terjadinya
> > perselingkuhan di kalangan kerajaan jaman dulu misalnya. Jadi jika
> > seks bebas sudah ada sebelum ada kondom, bagaimana bisa kondom
> > dituding menjadi penyebab seks bebas? Lha wong seks bebas sudah ada
> > sebelum ada kondom?
> >
> > Dari perspektif realitas, kenyataan-kenyataan di lapangan (penelitian2
> > oleh Depkes, ASA, BPS dsb), mengungkapkan bahwa di kalangan pelanggan
> > PSK (di berbagai lokalisasi dan tempat hiburan) pemakaian kondom hanya
> > 10-15%. Jadi ada 85-90% pelanggan PSK yang justru tidak pakai kondom.
> > Jika ini kenyataannya, bagaimana bisa kondom menjadi penyebab seks
> > bebas? Bukankah 85-90% pelanggan PSK ini adalah orang-orang yang sudah
> > menerapkan seks bebas dan malah justru tidak memakai kondom? Jadi
> > bagaimana bisa kondom dituduh sebagai penyebab seks bebas. Apa kata
> > dunia nanti? :)))
> >
> > Jadi lalu apa penyebab seks bebas?
> >
> > Dalam pandangan saya, seks bebas adalah sebuah perilaku berisiko yang
> > merupakan sebuah hasil akumulatif dari kombinasi sejumlah faktor
> > sehingga menghasilkan "enerji" yang mampu menerabas norma yang kita
> > pelajari sejak kecil dan yang kita yakini bahwa seks bebas adalah
> > sebuah hal yang terlarang.
> >
> > Apa saja faktor-faktor tersebut?
> >
> > 1. Pengaruh pergaulan sesama (peer group pressure). Seseorang yang
> > mempunyai teman2 pergaulan yang berpaham seks bebas akan bisa
> > terpengaruh oleh teman2nya ini sehingga diapun ikut melakukan seks
> > bebas.
> > 2. Pengaruh alkohol atau obat. Sewaktu kita masih waras maka kita bisa
> > berfikir jernih bahwa seks bebas itu terlarang. Akibat pengaruh
> > alkohol atau obat, maka fikiran waras itu bisa terpengaruh sehingga
> > dengan "gagah berani" kita melakukan seks bebas.
> > 3. Pengaruh media pornografi. Seseorang yang terpapar terus menerus
> > oleh media pornografi bisa terdorong untuk mencoba apa yang dia lihat
> > dalam media pornografi tersebut. Hal ini bisa membuat dia melakukan
> > seks bebas.
> > 4. Khusus bagi laki2 yang sudah menikah, maka perilaku seks bebas bisa
> > terjadi akibat permasalahan dalam kualitas hubungan dengan isterinya.
> >
> > Jadi tidak usah takut mempromosikan kondom sebagai alat kontrasepsi
> > atau pencegahan HIV. Karena sangat tidak mungkin gara-gara tahu
> > kondom, maka seseorang yang tidak punya masalah dengan ke empat butir
> > diatas, akan mendadak menjadi "gagah berani" untuk jajan seks di
> > lokalisasi, misalnya.
> >
> > Dan kalau kita sebagai aktivis peduli AIDS mempromosikan kondom, maka
> > kita bukan sedang "jualan" kondom tetapi kita mempromosikan kondom
> > sebagai alat pencegahan HIV (atau sebagai alat kontrasepsi) . Oleh
> > karena itu promosi kondom yang kita lakukan harus dalam konteks yang
> > lengkap yang dikaitkan dengan pemakaian kondom sebagai alat pencegahan
> > HIV. Kalau yang kita lakukan adalah sekedar membagi-bagi kondom, maka
> > ini namanya jualan kondom dan sebagai aktivis peduli AIDS maka kita
> > tidak akan melakukan hal seperti ini.
> >
> > Salam,
> >
> > Adi Sasongko
> > Yayasan Kusuma Buana
> > Jakarta, Indonesia
> > Tel. (62-21) 831 4764, 829 6337
> > Fx. (62-21) 831 4764
> > Website: www.kusumabuana. or.id
> >
>
> ----------------------------------------------------------
> --
> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
>
> ----------------------------------------------------------
> --
> Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See
> how.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> Untuk bergabung ke milis Syiar Islam kirim email ke:
> [EMAIL PROTECTED]<syiar-islam-subscribe%40yahoogroups.com>
>
> Website:
> http://www.media-islam.or.id
> http://syiarislam.wordpress.com
> http://islamicbroadcasting.wordpress.com
> Yahoo! Groups Links
>
>  
>



-- 
OK TAUFIK


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke