Maaf ya kalo gak berkenan.... Soalnya menurut saya artikel ini bagus untuk jadi 
pembelajaran buat kita semua....

BETAPA MUDAHNYA WANITA TERTIPU for everyone

Bagi para cewek jangan khawatir... sesuai janji Allah bahwa orang yang baik 
akan mendapatkan yang baik juga.
Nah... untuk itu yuuk berlomba-lomba jadi manusia yg terbaik. Oke dech met baca 
artikel ini....

Berdasarkan dari betapa mudahnya wanita diperdaya oleh lelaki/cowok. Bahkan 
dengan sangat angkuhnya wanita sering berpendapat bahwa dirinya tidak akan 
mudah termakan rayuan gombal lelaki. Itu benar, karena dimasa sekarang ini 
tidak ada lelaki yang bibirnya bisa mengucapkan rayuan gombal seperti film-film 
Indonesia toempoe doeloe. Tetapi dengan pendidikan dan teknologi yang 
berkembang, metode kami berubah(red:cowok).
Kami bisa memanfaatkan semua SDM dan SDA yang ada di sekitar kami untuk 
menunjang tegaknya diagnosa "SERIUS"? dihadapan target (wanita).

Apakah property "Nebeng"? Oh tidak! Bahkan hanya dengan kesederhanaan, malah 
jadi pamungkas yang cukup jitu untuk meluluhkan hati wanita incaran kami. 
Karena dengan kesederhanaan dan property seadanya, akan mendatangkan kesan 
ketulusan dan bersahaja. Yang kemudian menimbulkan cinta sepenuh hati, 
berakibat kepasrahan. Ini fokusnya, kepasrahan yang artinya
diriku sepenuhnya kuserahkan padamu, termasuk my virgin (klo masih).

Wahai wanita, tidak semua diantara kami kaum lelaki mengincar hartamu, yang 
merupakan incaran kami sebenarnya adalah SEX, sejauh mana dirimu memberikan 
rasa penasaran kepada kami, selama itu pula kami sanggup bersandiwara dengan 
sekuat tenaga kami.
Mengapa kami sebut sandiwara? Karena kami menyimpulkan bahwa yang telah 
beristeri saja masih banyak yang selingkuh (meski tidak semuanya).

Pernikahan yang kejelasan statusnya dilindungi oleh hukum agama dan UU Negara, 
masih sering kami injak-injak. Apalagi status pacaran? Yang sama sekali tidak 
dikuatkan oleh peraturan manapun. Artinya seorang cowok bisa saja berpacaran 
dengan seribu cewek dalam waktu bersamaan atau sebaliknya. Maka jadilah 
pemuda-pemudi bangsa ini sebagai pakar zina, dari yang
kecil sampai yang besar.

Tapi masalah jadi bangsa apa bukan urusan kami, selagi kami masih bisa 
menikmati kenikmatan dunia lewat tubuh wanita secara free, maka paradigma 
a??Pacaran sebagai proses penjajakana?? akan selalu kami sebarkan dengan cara 
apapun.

Sex dengan pacar sendiri sangat berbeda rasanya dengan sex dengan pelacur 
manapun dengan harga pakai berapapun. Sebab wanita yang selalu jadi target kami 
tentunya bersih, sehat, bebas penyakit menular seks(PMS), terawat dan terdidik.

Soal kaya atau miskin si target itu bisa disesuaikan. Maksudnya apabila kami 
telah sukses memperdaya hati target, maka keadaan keuangan akan sangat mudah 
dikendalikan berdasarkan scenario "rasa pengertian" yang kami ciptakan di hati 
target. Pulsa yang kami keluarkan untuk menjalin kedekatan tidak sebanding 
dengan kenikmatan yang menanti kami.

Target berjilbab? Bisa sukses bisa juga tidak. Usaha kami dalam berburu 
"kenikmatan" terhadap target berjilbab memerlukan beberapa trik tambahan. Tetap 
bersikap sederhana, apa adanya, bersahaja, pengakuan terhadap kekurangan diri, 
bersikap humoris dan sedikit bumbu religi yang didapat dari ceramah 
ustadz-ustadz di televisi bisa jadi referensi tambahan.

Usaha kami sukses terhadap target yang berjilbab yang juga masih berpakaian 
ketat, sehingga jilbab kadang-kadang hanya menutupi rambutnya dan tidak 
menutupi ukuran "hardware" indahnya. Kulit target yang halus mulus karena 
sering tertutup dari polusi udara dan matahari memberikan sensasi yang tidak 
sama dengan target tidak berjilbab pada umumnya.

Luar biasa!!!

Usaha kami gagal apabila target berjilbab tapi juga berpakaian yang lebar, 
sehingga tidak tampak keindahannya lewat mata secara fisik, tapi kami sangat 
yakin dibalik pakaian yang lebar itu tersimpan lebih banyak keindahan. Kami 
kurang pasti penyebab kegagalan usaha kami terhadap target tersebut, bisa jadi 
keteguhan target dalam memegang keyakinan bahwa
keindahan yang mereka miliki merupakan "harta berharga" yang hanya akan 
disuguhkan kepada suami
mereka nantinya.

Kenyataan yang menggembirakan adalah target "kokoh" semacam ini berjumlah 
sangat sedikit jika dibandingkan dengan total target "empuk" yang banyak 
tersedia di sekitar kami.

Pada umumnya target menginginkan "keseriusan". Ketidaktahuan mereka terhadap 
makna kata serius ini yang sering kami manfaatkan sebagai peluluh hati mereka. 
Trik yang kami gunakan bermacam-macam, mulai dari kirim sms yang bertuliskan 
"Aku serius lho sama kamu", telepon diatas jam 23.00 (tarif murah) untuk bicara 
panjang lebar dengan topik yang dipilih secara
random. Ini trik yang paling sederhana dan cukup jitu untuk target yang masih 
lugu atau pura-pura lugu soal keseriusan hubungan. Maksudnya walau target sudah 
mengerti tentang trik yang kami jalankan dalam meraih target, tapi seiring 
waktu dan semangat kami yang tidak berputus asa dalam menjalankan skenario, 
cepat lambat target yang dulunya pura-pura lugu akan luluh akhirnya melihat 
semangat tulus palsu kami.

Jika tujuan utama kami yaitu tubuh indah target belum didapatkan, maka bukti 
keseriusan palsu kami dapat dikuatkan dengan memboyong mereka ke orang tua kami 
atau sebaliknya, kami bersedia diboyong ke orang tua target. Sampai disini saja 
keberanian kami untuk bermain dengan kata serius, untungnya karena 99% target 
telah takluk pada level trik ini.

Kenyataan yang juga menggembirakan kami adalah apabila ternyata orang tua kami 
atau oramg tua target juga memiliki paradigma "Pacaran adalah proses 
penjajakan" atau "Pacaran adalah proses yang harus dilalui oleh remaja normal".

Luar biasa!!!

Target yang telah beranggapan bahwa "inilah jodohku", dengan paradigma ini kami 
telah mendapatkan kepercayaan penuh dari segala pihak untuk memperlakukan 
target semau kami. Termasuk menikmati kenyamanan sensasi seks penuh gratisan 
yang kami
tunggu-tunggu selama perjuangan. Tidak perlu buru-buru, karena kami sangat dan 
sangat memperhatikan situasi, kondisi dan domisili.
Soal dikemudian hari kami bosan dengan target yang sudah habis manisnya karena 
kami hisap atau muncul target baru yang lebih segar, maka skenario pelepasan 
diri dapat dijalankan dengan berbagai alasan. Sangat mudah melakukannya 
mengingat semua manusia memiliki kekurangan, kekurangan inilah yang harus 
diangkat ke permukaan dan menjadi pokok bahasan yang berlanjut dengan putusnya 
hubungan. Alasan ketidakcocokan bisa menjadi penangkal pertanyaan orang tua 
masing-masing pihak.

Putus. Juga merupakan jalan baru bagi kami untuk memulai skenario pengejaran 
target baru. Tampang berduka, bahkan tampang tegar paska putus pun bisa menjadi 
pesona di hadapan target baru ini. Tentunya kami tidak meninggalkan trik-trik 
peluluhan hati yang kami terapkan terhadap target-terget sebelumnya seperti 
sederhana, tampil apa adanya, bersahaja, sedikit ditambah bumbu humoris karena 
target pada umumnya ingin dekat dengan orang yang selalu bisa membuatnya 
tersenyum dalam setiap keadaan. Target selalu ingin merasakan aman, nyaman, 
disayang, diperhatikan (beberapa). Maka sedaya upaya kami akan
ciptakan suasana tersebut hanya didekat kami. Persepsi bahwa di dekat kami maka 
target merasa aman, nyaman, tenang, tersenyum, dan damai merupakan paradigma 
yang harus kami ciptakan di dalam kepala target.

Untuk kesekian kalinya kami selalu sukses dalam pencapaian tujuan kami, 
menjadikan kami sangat berpengalaman dan cerdas dalam program ini, dengan atau 
tanpa hambatan sama sekali. Sungguh indah dunia ini, dipenuhi dengan 
target-target berpendidikan tapi bodoh yang menunggu giliran untuk kami habisi.
"Ahh, saya kan gak pernah serius klo pacaran, ngapain takut!". Jika terget 
berfikiran seperti kata-kata di atas, maka
pemikiran seperti ini juga merupakan peluang besar bagi kami untuk memulai 
skenario peluluhan hati. Yang kami utamakan lebih dahulu adalah mengadakan 
ikatan super tidak jelas bernama Pacaran, soal cinta atau tidak, itu cuma 
masalah waktu. Trik-trik yang kami lancarkan akan mengubah keadaan hati target 
seiring waktu yang dilalui bersama-sama dan komitmen semu
tentang pacaran yang kami atau orang lain ciptakan.

"Ahh, tidak semua cowok seperti itu, cowokku ga gitu and ga mungkin begitu!".

Kata-kata sejenis ini merupakan tolak ukur keberhasilan skenario BHSP (Bina 
Hubungan Saling Percaya) yang nantinya menjadi peluang besar untuk mendapatkan 
tubuh target di kemudian hari. Karena salah satu yang kami ingin bentuk adalah 
pendapat
target bahwa kami adalah cowok yang berbeda dengan cowok pada umumnya.

Jika Anda wanita berpenampilan menarik atau tidak, bertubuh indah baik tertutup 
atau tidak, mencari keseriusan hubungan, mencari cinta dari sesama manusia 
tanpa pemahaman yang jelas.

Maka Anda target kami berikutnya!! !

Wahai wanita, ketahuilah bahwa seorang laki-laki yang benar-benar serius 
terhadapmu akan datang kepada orang tuamu dengan berkata "Pak, saya ingin 
menikahi putri Bapak, sekarang saya punya penghasilan Rp..../bulan dst", 
sedangkan laki-laki yang benar-benar serius ingin menghabisimu akan datang 
langsung kepadamu dengan berkata "Maukah kamu jadi pacarku?".

Puncak kehinaan wanita ketika ia menerima tembakan seorang lelaki untuk jadi 
kekasihnya.

Puncak kemuliaan wanita ketika orang tua/walinya mempertimbangkan lamaran 
seorang lelaki untuk jadi isterinya.

Hancurkan harga diri dengan pacaran, muliakan diri dengan ...

Tidak ada solusi termuat dalam tulisan ini, meskipun solusinya tertulis tetapi 
tidak akan menghentikan kegiatan kami, kami hanya bisa berhenti jika semua 
target mengaplikasikan solusi yang sebenarnya sudah mereka tahu.

Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng"injak-injakan" atau 
pen"jajal"an.

Jika Anda belum pacaran, Nantikan kehadiran kami di sisi Anda!

Jika Anda telah putusan, Nantikan juga kehadiran kami di sisi Anda!

Jika Anda masih pacaran, maka tunggu tanggal main kami bersama Anda!


Forwarded by:
Indra P
PT KDS INDONESIA, Daishinku Corp. Japan.
Telp. (021) 8980120 Ext. 131
email to: [EMAIL PROTECTED]

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke