Mengejar Harap dan Kasih-Nya Saudaraku, Musim senantiasa berganti dan waktu terus bergulir. Kita seolah tak pernah berhenti dan lelah untuk terus berlari mengejar sesuatu yang sebenarnya tidak akan abadi. Banyak hal telah kita korbankan dalam segala usaha itu hingga akhirnya kita melupakan banyak kewajiban yang mesti ditunaikan sebagai makhluk-Nya. Kita lebih sering menuntut hak diri daripada memenuhi hak Dzat yang telah menciptakan diri kita, yang semestinya lebih berhak kita penuhi sesuai kemampuan diri. Bahkan mungkin, demi sebuah hiasan yang sekedar melekat sementara dalam kehidupan dunia fana ini, kita rela melepaskan pakaian iman yang sesungguhnya menjadi salah satu pakaian berharga terindah yang tak pernah tergantikan oleh perhiasan-perhiasan yang fana tadi.
Saudaraku, Mungkin saat ini kita tidak merasakan dampaknya. Mungkin saat ini kita merasa sudah terlalu letih untuk terus melanggengkan setiap untaian do'a-do'a dalam munajat kita, kalimat-kalimat nasehat, serta ajakan untuk tetap istiqomah berada di jalan-Nya. Mungkin kita dihinggapi rasa lelah, bosan dan jenuh karena banyak hal-hal baik yang kita lakukan seolah tiada berbekas dan menghasilkan balasan yang setimpal, malahan yang kita dapati adalah sebaliknya, berupa penghinaan, pelecehan ataupun dijauhi oleh sebagian orang yang membenci karena sebab yang tidak jelas dan dibenarkan. Saudaraku, Bagaimanapun keadaannya, tetaplah tegar untuk senantiasa berada di jalan-Nya. Tetaplah bersama dengan orang-orang yang sudah menyerahkan hidupnya semata-mata mengejar kasih-Nya dan menggunakan segala kemudahan dan fasilitas hidup di dunia ini semata-mata dalam rangka semakin mendekatkan diri kepada-Nya. Tetaplah dalam lingkup berprasangka baik kepada-Nya untuk setiap ketetapan yang menghampiri lembaran hidup kita. Berharaplah hanya kepada-Nya, dalam setiap untaian do'a yang kita ucap dalam sebuah kesadaran bahwa Dia-lah satu-satunya tempat bergantung seluruh makhluk. Ingatlah dan yakinlah, bahwa apa yang telah kita ukir selama hidup di dunia ini akan diganjar lebih baik di kehidupan kita yang abadi nanti, sepanjang dilakukan dengan penuh rasa keimanan, serta semata-mata karena cinta, takut dan harap akan kasih dan ridho-Nya. Yakinlah, bahwa senyuman yang utuh, kata-kata yang teduh, ucapan-ucapan yang menghibur banyak hati yang hilang keyakinan serta langkah-langkah letih ketika menuju ke jalan-Nya, akan berbalik menghibur kita kelak dalam kesunyian dan kesendirian saat peristirahatan terakhir, ketika kita akhirnya beranjak meninggalkan dunia yang fana ini menuju kehidupan abadi yang sebenarnya. Yakinlah, bahwa meskipun keringat itu telah mengering, tubuh yang kuat itu telah menjadi layu, dan tatapan mata itu sudah semakin sendu, kelak mereka akan menjadi saksi yang akan berkata bahwa dahulu mereka mengucur deras karena digunakan untuk membantu sesama, berusaha menghindari segala banyak dosa dan maksiat serta untuk melihat setiap kebesaran-Nya dalam bingkai rasa keimanan. Diambil dari : blog sebuah perenungan -------------------------------------------------------------------------------- Ya Allah.... sucikanlah kalbu kami dari kemunafikan bersihkanlah amal kami dari penyakit riya lidah kami dari dusta mata kami dari berkhianat karena Kau Maha Mengetahui ketidakjujuran (pelanggaran) mata & apa yang disembunyikan oleh dada. Ya Allah... Jadikanlah pekerjaan kami hari ini sebagai ibadah kepada-Mu. dan... jadikanlah kerja kecil ini sebagai kendaraan yang akan mengantarkan kami menuju ridha & surga-Mu. Amin.. Dear All, Selamat pagi jiwa-jiwa yang tenang.... Semoga hati kita senantiasa cerah... Selamat menjalankan aktifitas penuh makna. Tetap sehat dan semangat. Semoga kesibukan kita hari ini bermanfaat dan bermakna Karena kita punya tujuan hidup... Tujuan hidup kita yaitu BAHAGIA... di dunia dan akherat Aku persembahkan tulisan ini untuk sahabat-sahabatku dimanapun berada, yang mau sama-sama untuk memperbaiki diri kita masing-masing, untuk terus berusaha menjadi yang terbaik dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Salam Senin yang Indah :) Smile always ^_^ Sheri [Non-text portions of this message have been removed]

