Sekedar sharing dari diskusi dengan teman ... salam, satriyo ---------- Forwarded message ---------- From: Wirawan Date: 2008/2/12 Subject: Re: Bank Syariah Belum Sepenuhnya Gunakan Prinsip Ekonomi Islam To:
SBI sekarang 8% per tahun. Wirawan, Ica, dll misal adalah nasabah BCA>>masing2 nabung rata2 misal 1 juta>>total tabungan nasabah BCA misal 1 Milyar>>BCA taruh dana ke penjamin misal 10%>>sisanya disimpan ke Bank Indonesia (900 juta)>>diberi Sertifikat Bank Indonesia (SBI)>>per tahun BCA dapat tambahan dana 8%>>dikembalikan ke nasabah (kita) sebagai bunga per tahun sekitar 4%>>masih untung / laba 4% Itu baru BCA, belum BII, Niaga, Danamon dll (lebih sakit hati lagi, keuntungan bank2 asing ini bisa s/d 600 M per semester) Padahal pemerintah bayar SBI ke bank itu dari mana? Dari keuntungan BUMN (Pertamina, Telkom dll), Pajak, Cukai dll Itu kan duit kita mbak, bisa buat /bikin infrastruktur, public service dll..tapi kok dikasih ke pemilik bank? Islam bilang NO riba! Negara bilang, riba HALAL.... Terus-terus... Pemilik BCA, Niaga, ABN Amro masing-masing beli hutan, tanah kosong, dibuat Real Estate. Terus dijual ke masyarakat. Kita tahu sekarang pembelian rumah yang CASH vs KPR berapa? 80% VS 20% Jadi pas beli rumah pakai KPR, yang untung lagi-lagi siapa? Mayoritas bangsa kita (umat Islam) ini dijadikan budak riba. Lantas umat Islam demo, Tegakkan syariah, Stop Riba, dll...siapa yang mau muat? Kompas milik Jacoeb Oetama, Jawa Pos juga tidak mendukung Islam (saya punya buktinya) Rumah udah punya, terus beli mobil pakai KPM, siapa lagi yang untung karena riba? Itu baru satu, pemerintah punya solusi apa? Bagaimana Pancasila dan UUD 45 mencegah hal ini? ----- Original Message ----- *Sent:* Monday, February 11, 2008 8:37 PM *Subject:* Bank Syariah Belum Sepenuhnya Gunakan Prinsip Ekonomi Islam Hmmm.... kapan ya kita bisa bener2 menerapkan hukum syariah di perekonomian kita....? kapan juga bisa lepas dari jajahan world bank...? hhhhh... seandainya Indonesia bisa lebih berani, mungkin Syekh2 tajir dari timur tengah itu ga kan ragu lagi untuk invest di Indonesia... eh ini malah pada kabur ke Singapur karena di sana regulasi bank syari'ahnya lebih mantap........ malu sih sebenernya mengingat negara kita mayoritas Muslim.... membaca berita di bawah ini (dan karena sering denger juga keluhan2 dari nasabah mengenai pemberian kredit) apakah untuk sementara ini khusus untuk masalah pemberian kredit (pinjaman) lebih dimaksimalkan aja melalui BMT2 (Baitul Maal Watamwil) yang saat ini sedang berkembang....? hmmm... tapi kan klo pinjaman dari BMT biasanya untuk usaha mikro... bisa ndak ya regulasinya diperluas untuk kredit rumah, dll......?? binun... binun.... walaupun begitu, insya Allah masih punya semangat untuk terus mendukung... :) Bank Syariah Belum Sepenuhnya Gunakan Prinsip Ekonomi Islam Senin, 28 Jan 08 16:19 WIB Kirim teman<http://www.eramuslim.com/berita/send/8128122647-bank-syariah-belum-sepenuhnya-gunakan-prinsip-ekonomi-islam.htm> Praktek perbankan syariah yang dilakukan oleh perbankan di Indonesia belum seluruhnya sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Hal ini terjadi pada saat memberikan kredit kepada nasabah masih memakai penjaminan. Hal itu diungkapkan Ekonom Universitas Islam Ibnu Khaldun, Bogor Achyar Eldine, menanggapi perkembangan bank Syariah di Indonesia. "Di dalam bank syariah ada prinsip *profit and lose sharing*, artinya untung dan rugi sama-sama ditanggung. Tapi nyatanya, dengan adanya jaminan atau agunan, nantinya kalau rugi, maka jaminan itu dimiliki oleh bank, "ujarnya. Ia menilai, konsep ekonomi Islam yang mulai ada juga belum merata, hal ini disebabkan kondisi dan latar belakang ekonomi konvensional yang sudah berlangsung lama di Indonesia. Karena itu, lanjut Achyar, perbankan syariah itu masih tergantung dengan Bank Indonesia, yang terikat dengan ketentuan-kententuan dari Bank Dunia. Di samping itu, pihak perbankan melihat dengan menggunakan bank syariah keuntungan yang bisa diraih lebih banyak, ketimbang bank konvensional. "Selama ini bank-bank syariah di Indonesia baru namanya saja, lain dengan bank Islam di negeri Islam lainnya yang mereka tidak menggantungkan diri dengan Bank Dunia, "tandasnya. Achyar menambahkan, apabila bank syariah masih menggunakan n praktek-praktek seperti bank konvensional, ini sama saja sebuah pembodohan terhadap umat Islam yang ingin berupaya mengikis praktek ribawi dalam perekonomian. (novel) ------------------------------ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ> -- Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang [Non-text portions of this message have been removed]

