Assalamualaikum..
Ana masih awam nih akhi.. boleh dibilang abangan ada sedikit yang mengganjal tentang postingan antum, ana masih belum mengerti mengenai 2 kategori bidah itu ; Bidah Dzolalah sama Bidah Hasanah. Kira-kira ada dalil nggak atau hadisnya atau pendapat ulama yang menerangkan mengenai difinisi Bidah tersebut. Setahu ana mengenai bidah ini adalah sesuatu yang baru yang di lakukan dalam hal beribadah, bukan alat untuk ibadah seperti contoh pesawat terbang tadi,. Jadi ana memahaminya sedikit bingung tentang pesawat terbang (benda-->alat) sama maulid (kerja-->melaksanakan). Ini saja akhi.. Yang perlu ana tanyakan mohon diperjelas karena ana masih perlu banyak belajar lagi Kurang lebihnya mohon maaf 5 Alasan menapa memperingati Maulid Nabi Muhammad dan Isra Mi`raj "Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat-buat hal baru yg buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yg mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun dari dosanya". (Shahih Muslim hadits no.1017, demikian pula diriwayatkan pada Shahih Ibn Khuzaimah, Sunan Baihaqi Alkubra, Sunan Addarimiy, Shahih Ibn Hibban dan banyak lagi). "Semua bidah itu sesat" Bid`ah sebagian orang mengartikan bahwa Bid`ah itu adalah sesuatu yang baru yang belum ada pada Masa Nabi Muhammad SAW. Sebagian orang menganggap bahwa semua yang baru itu adalah sesat dan setiap kesesatan adanya di Neraka. Mereka mengacu pada Hadits Nabi yang mengatakan ßõáõø ÈöÏúÚóÉò ÖóáÇóáóÉñ "Setiap Bid`ah itu sesat". Mereka menafsirkan bahwa kata "Kullu" ada Hadits tersebut adalah "semua", tetapi sebagian mufassiriin hadits tidak mengatakan demikian, mereka berpendapat bahwa kata "Kullu" pada hadits tadi bukannlah "semua", melaikan artinya adalah "sebagian". Mereka menyebutkan pula bahwa banyak dalam ayat Al-Qur`an yang mengartikan "Kullu" itu bukan "semua", tetapi sebagian. Pada mukaddimah diatas, saya cantumkan sebuah hadits shoheh yang diriwayatkan oleh Muslim, bahwa "Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya pahalanya... ". itu yang menjadi sandaran hukum sebagian mufassirin hadits yang memperbolehkan atau bahkan menganjurkan untuk membuat sesuatu yang baru dalam dunia islam yang pastinya bermanfaat. Menurut sebagian Mufassirin Hadits, dari kedua hadits tadi dapat disimpulkan bahwa bid`ah itu terbagi ke dalam 2 kategori: 1. Bid`ah Dholalah / sesuatu yang baru, yang dipandang menyesatkan dan tidak sesuai dengan syariah hukum islam. 2. Bid`ah Hasanah / sesuatu yang baru, yang dipandang baik dan sesuai dengan aturan syariah islam. Mari kita ambil sebuah contoh tentang hal yang baru, yang tidak ada pada zaman Rosul. Misalnya pesawat terbang. Pesawat terbang baru ditemukan orang pada awal abad ke 20-an. Kalau dimisalkan pesawat tadi digunakan orang untuk pergi liburan ke Haway, ke lasvegas (untuk berjudi) maka otomatis kita akan men-capnya sebagai sesuat kemaksiatan dan itu termasuk bid`ah yang dholalah (sesat), tetapi kalau pesawat tadi digunakan orang untuk berangkat pergi haji ke tanah suci dan umrah maka apakah itu sesuatu kemaksiatan? jelas bukan. Itu adalah Ibadah rukun islam yang kelima itu termasuk bid`ah yang hasanah. Pada masa Rosulullah SAW, memang Maulid dan Isra Mi`raj tidak Beliau peringati, Perayaan Maulid Nabi diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak, pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193). Adapula yang berpendapat bahwa idenya sendiri justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri. Tujuannya adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem. Bid`ah itulah kata yang diucapkan oleh sebagian orang yang tidak sependapat dengan orang yang selalu memperingati Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Isro Mi`raj. Berikut 5 alasan mengapa banyak orang yang selalu memperingati Maulid dan Isra Mi`raj Nabi: 1. Syukur nikmat Iman dan Islam atas Syariah yang telah dibawa oleh Baginda Nabi SAW dari Allah SWT. Allah SWt berfirman: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nimat) kepadamu dan jika kamu mengingkari maka sesungguhnya azabKu sangat pedih." (QS. Ibrahim : 7) "Muhammad itu bukanlah bapak dari seorang laki-laki yang ada diantara kamu, tetapi dia adalah rasulullah dan penutup para nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu".(QS: Al-Ahzab ayat 40 (33:40) 2. Mensyiarkan Agama Islam. Melihat sejarah pertama kalinya dirayakan maulid, bahwa tujuan dirayakannya maulid untuk membangkitkan kembali semangat syiar dalam agama Allah, Allah berfirman: "Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar (QS Ali Imran: 110 ) 3. Tholabul Ilmi. Rasul bersabda: "Mencari Ilmu itu wajib bagi muslim laki-laki dan muslim wanita", " Carilah ilmu dari lahir sampai meninggal". 4. Mengharap Pahala. "Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat-buat hal baru yg buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yg mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun dari dosanya". "Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya) ada teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) hari kemudian. Dan barangsiapa yang berpaling maka sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (QS Al Mumtahanah: 6). 5. Cinta Rosul. Rasul bersabda: "Barang siapa yang mengikuti sunahku, sungguh ia cinta padaku dan barang siapa yang cinta padaku, ia akan disurga bersamaku". Kesimpulan: Semuanya kembali kepada niat kita, karena "sesungguhnya semua amal itu tergantung niat". Kalau niat kita baik, insya Allah hasilnya akan baik (Ridlo Allah), tetapi kalau niat kita udah jelek, otomatis hasilnnya juga jelek (Murka Allah). Sebenarnya Dunia Islam sedang menunggu kebangkitan muslim yang ada di Indonesia, mereka mengibaratkan bangsa kita ini sebagai macan yang sedang terlelap dalam dunia islam bagi bangsa kafir yang hendak menghancurkan dunia Islam. Kalau kita masih memperbesar perbedaan pendapat ini, sampai kapan islam mau bangkit? jangan sampai kita sebagai warga negara yang mayoritas islam ini kalah sama minoritas. Biarlah perbedaan pendaat ini mejadi rahmat bagi kita. Ayo...mulai bangkit wahai saudaraku....!! Allahu Akbar..Allahu Akbar...Allahu Akbar.... (Hari Guntara) Sekian Artikel ini dibuat, salahnya dari kekeliruan saya pribadi semoga Allah Mengampuni dan benarnya semata-mata petunjuk dari Allah SWT. --------------------------------- Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ === Mari belajar Islam dan berdakwah melalui SMS Cara berlangganan: REG SI kirim ke 3252 (Dari Telkomsel) Tarif Rp.1000 ,- + PPN content akan dikirim tiap hari Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252 http://www.media-islam.or.idYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

