Ya! Kesampingkan dahulu perbedaan.
Yang penting Islam harus jaya!
Mulai di sini, di Indonesia! Dan akan mendunia! 
Allahuakbar.
Mari kita tegakan nilai-nilai Islam, 
meliputi syariat ritual, syariat sosial, syariat
pidana-perdata/jinayah, faroidh, keluarga,...
Moralitas, akhlaq, budaya, yang hanif,...
Di masyarakat kita....!!
KARENA,...itulah yang dilakukan Rasulullah SAW!
Itulah yang dicontohkan oleh beliau, Nabi terakhir!


--- "Haryanto (PSDM)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> Assalamu 'alaikum wr. Wb.
> 
> Mari kita isi Maulid dengan pemberdayaan umat
> Misalnya maulid dengan santunan sembako bagi
> anak-anak jalanan
> Maulid bersama tukang ojek dengan bingkisan
> Maulid bersama fakir-miskin dengan pemeriksaan
> kesehatan gratis
> Maulid bersama dhu'afa dengan kursus
> jahit/bengkel/reparasi/komputer
> 
> Insya Allah ummat akan jaya
> 
> Wassalamu 'alaikum wr. Wb.
> 
>  
> 
>   _____  
> 
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
> lucky firmansyah
> Sent: Thursday, March 27, 2008 10:30 AM
> To: iim marlina; irma; kesehatan islam; ela; eni
> nuraini; zi kalem; hana saina; sari kata OOT;
> solihati; Supra yitno; syiar-islam OOT; dini; jeny
> Subject: [syiar-islam] 5 Alasan menapa memperingati
> Maulid Nabi Muhammad dan Isra Mi`raj
> 
>  
> 
> 5 Alasan menapa memperingati Maulid Nabi Muhammad
> dan Isra Mi`raj
> 
> 
> 
> 
> "Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam
> islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang
> mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari
> pahalanya, dan barangsiapa membuat-buat hal baru yg
> buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa
> orang yg mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun
> dari dosanya".
> 
> (Shahih Muslim hadits no.1017, demikian pula
> diriwayatkan pada Shahih Ibn Khuzaimah, Sunan
> Baihaqi Alkubra, Sunan Addarimiy, Shahih Ibn Hibban
> dan banyak lagi).
> 
> "Semua bid'ah itu sesat"
> 
> 
> Bid`ah sebagian orang mengartikan bahwa Bid`ah itu
> adalah sesuatu yang baru yang belum ada pada Masa
> Nabi Muhammad SAW. Sebagian orang menganggap bahwa
> semua yang baru itu adalah sesat dan setiap
> kesesatan adanya di Neraka. Mereka mengacu pada
> Hadits Nabi yang mengatakan ßõáõø
> ÈöÏúÚóÉò ÖóáÇóáóÉñ "Setiap Bid`ah
> itu sesat". Mereka menafsirkan bahwa kata "Kullu"
> ada Hadits tersebut adalah "semua", tetapi sebagian
> mufassiriin hadits tidak mengatakan demikian, mereka
> berpendapat bahwa kata "Kullu" pada hadits tadi
> bukannlah "semua", melaikan artinya adalah
> "sebagian". Mereka menyebutkan pula bahwa banyak
> dalam ayat Al-Qur`an yang mengartikan "Kullu" itu
> bukan "semua", tetapi sebagian.
> 
> Pada mukaddimah diatas, saya cantumkan sebuah hadits
> shoheh yang diriwayatkan oleh Muslim, bahwa
> "Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam
> islam, maka baginya pahalanya... ". itu yang menjadi
> sandaran hukum sebagian mufassirin hadits yang
> memperbolehkan atau bahkan menganjurkan untuk
> membuat sesuatu yang baru dalam dunia islam yang
> pastinya bermanfaat.
> 
> Menurut sebagian Mufassirin Hadits, dari kedua
> hadits tadi dapat disimpulkan bahwa bid`ah itu
> terbagi ke dalam 2 kategori:
> 
> 1. Bid`ah Dholalah / sesuatu yang baru, yang
> dipandang menyesatkan dan tidak sesuai dengan
> syariah hukum islam.
> 
> 2. Bid`ah Hasanah / sesuatu yang baru, yang
> dipandang baik dan sesuai dengan aturan syariah
> islam.
> 
> Mari kita ambil sebuah contoh tentang hal yang baru,
> yang tidak ada pada zaman Rosul. Misalnya pesawat
> terbang. Pesawat terbang baru ditemukan orang pada
> awal abad ke 20-an. Kalau dimisalkan pesawat tadi
> digunakan orang untuk pergi liburan ke Haway, ke
> lasvegas (untuk berjudi) maka otomatis kita akan
> men-capnya sebagai sesuat kemaksiatan dan itu
> termasuk bid`ah yang dholalah (sesat), tetapi kalau
> pesawat tadi digunakan orang untuk berangkat pergi
> haji ke tanah suci dan umrah maka apakah itu sesuatu
> kemaksiatan? jelas bukan. Itu adalah Ibadah rukun
> islam yang kelima itu termasuk bid`ah yang hasanah.
> 
> 
> 
> Pada masa Rosulullah SAW, memang Maulid dan Isra
> Mi`raj tidak Beliau peringati, Perayaan Maulid Nabi
> diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu
> Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak,
> pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi
> (1138-1193). Adapula yang berpendapat bahwa idenya
> sendiri justru berasal dari Sultan Salahuddin
> sendiri. Tujuannya adalah untuk membangkitkan
> kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta
> meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu,
> yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan
> pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota
> Yerusalem.
> 
> Bid`ah itulah kata yang diucapkan oleh sebagian
> orang yang tidak sependapat dengan orang yang selalu
> memperingati Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan
> Isro Mi`raj. Berikut 5 alasan mengapa banyak orang
> yang selalu memperingati Maulid dan Isra Mi`raj
> Nabi:
> 
> 1. Syukur nikmat Iman dan Islam atas Syariah yang
> telah dibawa oleh Baginda Nabi SAW dari Allah SWT.
> Allah SWt berfirman: "Sesungguhnya jika kamu
> bersyukur pasti Kami akan menambah (ni'mat) kepadamu
> dan jika kamu mengingkari maka sesungguhnya azabKu
> sangat pedih." (QS. Ibrahim : 7)
> 
> "Muhammad itu bukanlah bapak dari seorang laki-laki
> yang ada diantara kamu, tetapi dia adalah rasulullah
> dan penutup para nabi. Dan adalah Allah Maha
> Mengetahui segala sesuatu".(QS: Al-Ahzab ayat 40
> (33:40)
> 
> 2. Mensyiarkan Agama Islam.
> Melihat sejarah pertama kalinya dirayakan maulid,
> bahwa tujuan dirayakannya maulid untuk membangkitkan
> kembali semangat syiar dalam agama Allah, Allah
> berfirman: "Kamu adalah umat yang terbaik yang
> dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang
> ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar (QS Ali Imran:
> 110 )
> 
> 3. Tholabul Ilmi.
> Rasul bersabda: "Mencari Ilmu itu wajib bagi muslim
> laki-laki dan muslim wanita", " Carilah ilmu dari
> lahir sampai meninggal".
> 
> 4. Mengharap Pahala.
> "Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam
> islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang
> mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari
> pahalanya, dan barangsiapa membuat-buat hal baru yg
> buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa
> orang yg mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun
> dari dosanya".
> 
> "Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya)
> ada teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang
> mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) hari
> kemudian. Dan barangsiapa yang berpaling maka
> sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha
> Terpuji." (QS Al Mumtahanah: 6).
> 
> 
> 5. Cinta Rosul.
> Rasul bersabda: "Barang siapa yang mengikuti
> sunahku, sungguh ia cinta padaku dan barang siapa
> yang cinta padaku, ia akan disurga bersamaku".
> 
> Kesimpulan:
> Semuanya kembali kepada niat kita, karena
> "sesungguhnya semua amal itu tergantung niat". Kalau
> niat kita baik, insya Allah hasilnya akan baik
> (Ridlo Allah), tetapi kalau niat kita udah jelek,
> otomatis hasilnnya juga jelek (Murka Allah).
> 
> Sebenarnya Dunia Islam sedang menunggu kebangkitan
> muslim yang ada di Indonesia, mereka mengibaratkan
> bangsa kita ini sebagai macan yang sedang terlelap
> dalam dunia islam bagi bangsa kafir yang hendak
> menghancurkan dunia Islam. Kalau kita masih
> memperbesar perbedaan pendapat ini, sampai kapan
> islam mau bangkit? jangan sampai kita sebagai warga
> negara yang mayoritas islam ini kalah sama
> minoritas. Biarlah perbedaan pendaat ini mejadi
> rahmat bagi kita.
> 
> Ayo...mulai bangkit wahai saudaraku....!! Allahu
> Akbar..Allahu Akbar...Allahu Akbar.... (Hari
> Guntara)
> 
> Sekian Artikel ini dibuat, salahnya dari kekeliruan
> saya pribadi semoga Allah Mengampuni dan benarnya
> semata-mata petunjuk dari Allah SWT.
> 
=== message truncated ===



      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke