Berikut jawaban saya : 
1. Analogi anda tentang pesawat terbang bahwa bid'ah tidaklah berhubungan. 
Lihat dahulu kategori bid'ah dalam hadits itu sebagi apa, apakah semua segi 
kehidupan atau hanyalah untuk suatu amal. Liihat hadits lainnya. Baca : 
membedah seluk beluk bid'ah. Jadi pesawat terbang bukanlah bid'ah.
2. Kalau anda bilang tergantung niat, mengapa sholat tidak kita jadikan 
50x/hari. Agar kita selalu mngingat Tuhan atau puasa sepanjang tahuan, agar 
kita dapat bersabar atau tidak menikah agar kita dapat khusyuk dalam berdakwah. 
Tetapi, nabi mengajarkan kita untuk mencontohnya bukan mencontoh  gubernur, 
sultan, ulama dll. Bukankah hanya ada dua pegangan Al Qur'an dan As Sunah.
3. Jika memang itu baik, mengapa para sahabat nabi tidak melakukan, atau zaman 
setela zaman Nabi tidak kita temukan hal tersebut. Bukankah masa terbaik ialah 
masa ialah masa khulafau rasyidin, lalu setelahnya (sahabat), lalu setelahnya 
(setelah sahabat). dan bukankah masa Sulat Saladin jauh setelah itu. Ataukah 
kita berpendapat bahwa kita lebih baik ata lebih hebat dari mereka.
4. Disuatu masa, setelah hijrah Nabi pernah melarang kaum Anshar untuk bersuka 
ria (pesta) selain Iedul Fitri dan Iedul Adha (Qurban), karena Allah telah 
mengganti seluruh hari raya umat Islam dengan kedua hari raya itu.
5. Nabi juga menganjurkan apabila kita menemui hal yang tiada jelas antara 
hitam dan putih atau abu-abu, lebih baik tinggalkanlah. Sesunguhnya hal itu 
lebih baik bagimu.

Kesimpulan saya daripada kita berpesta pora menghamburkan rupiah untuk perayaan 
yang masih ragu (walaupun bagi saya itu bid'ah), mengapa tidak diguanakan saja 
untuk memperbaiki masjid,  fakir miskin, atau untuk  membangun mdrasah.
Bukankah Nabi telah mengajarkan kita untuk tidak mubazir. Bukankah Nabi tidak 
pernah menerima sedekah. dan bukankah Nabi tidak pernah menerima kado ulang 
tahun dimasa hidupnya, mengapa kita memberikan kado setelah ratusan tahun 
wafatnya.

Terimakasih
Wallahualam

Farry YS (bukan ahli hadits dan bukan ahli tafsir)


----- Original Message ----
From: lucky firmansyah <[EMAIL PROTECTED]>
To: iim marlina <[EMAIL PROTECTED]>; irma <[EMAIL PROTECTED]>; kesehatan islam 
<[EMAIL PROTECTED]>; ela <[EMAIL PROTECTED]>; eni nuraini <[EMAIL PROTECTED]>; 
zi kalem <[EMAIL PROTECTED]>; hana saina <[EMAIL PROTECTED]>; sari kata OOT 
<[EMAIL PROTECTED]>; solihati <[EMAIL PROTECTED]>; Supra yitno <[EMAIL 
PROTECTED]>; syiar-islam OOT <[email protected]>; dini <[EMAIL 
PROTECTED]>; jeny <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, March 27, 2008 10:30:02
Subject: [syiar-islam] 5 Alasan menapa memperingati Maulid Nabi Muhammad dan 
Isra Mi`raj

                5 Alasan menapa memperingati Maulid Nabi Muhammad dan Isra 
Mi`raj
   
   
  
   
  "Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya 
pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari 
pahalanya, dan barangsiapa membuat-buat hal baru yg buruk dalam islam, maka 
baginya dosanya dan dosa orang yg mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun 
dari dosanya".
   
  (Shahih Muslim hadits no.1017, demikian pula diriwayatkan pada Shahih Ibn 
Khuzaimah, Sunan Baihaqi Alkubra, Sunan Addarimiy, Shahih Ibn Hibban dan banyak 
lagi).
   
  "Semua bid’ah itu sesat"
   
  
  Bid`ah sebagian orang mengartikan bahwa Bid`ah itu adalah sesuatu yang baru 
yang belum ada pada Masa Nabi Muhammad SAW. Sebagian orang menganggap bahwa 
semua yang baru itu adalah sesat dan setiap kesesatan adanya di Neraka. Mereka 
mengacu pada Hadits Nabi yang mengatakan  كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ "Setiap 
Bid`ah itu sesat". Mereka menafsirkan bahwa kata "Kullu" ada Hadits tersebut 
adalah "semua", tetapi sebagian mufassiriin hadits tidak mengatakan demikian, 
mereka berpendapat bahwa kata "Kullu" pada hadits tadi bukannlah "semua", 
melaikan artinya adalah "sebagian". Mereka menyebutkan pula bahwa banyak dalam 
ayat Al-Qur`an yang mengartikan "Kullu" itu bukan "semua", tetapi sebagian.
   
  Pada mukaddimah diatas, saya cantumkan sebuah hadits shoheh yang diriwayatkan 
oleh Muslim, bahwa "Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, 
maka baginya pahalanya... ". itu yang menjadi sandaran hukum sebagian 
mufassirin hadits yang memperbolehkan atau bahkan menganjurkan untuk membuat 
sesuatu yang baru dalam dunia islam yang pastinya bermanfaat.
   
  Menurut sebagian Mufassirin Hadits, dari kedua hadits tadi dapat disimpulkan 
bahwa bid`ah itu terbagi ke dalam 2 kategori:
   
  1. Bid`ah Dholalah / sesuatu yang baru, yang dipandang menyesatkan dan tidak 
sesuai dengan syariah hukum islam.
   
  2. Bid`ah Hasanah / sesuatu yang baru, yang dipandang baik dan sesuai dengan 
aturan syariah islam.
   
  Mari kita ambil sebuah contoh tentang hal yang baru, yang tidak ada pada 
zaman Rosul. Misalnya pesawat terbang. Pesawat terbang baru ditemukan orang 
pada awal abad ke 20-an. Kalau dimisalkan pesawat tadi digunakan orang untuk 
pergi liburan ke Haway, ke lasvegas (untuk berjudi) maka otomatis kita akan 
men-capnya sebagai sesuat kemaksiatan dan itu termasuk bid`ah yang dholalah 
(sesat), tetapi kalau pesawat tadi digunakan orang untuk berangkat pergi haji 
ke tanah suci dan umrah maka apakah itu sesuatu kemaksiatan? jelas bukan. Itu 
adalah Ibadah rukun islam yang kelima itu termasuk bid`ah yang hasanah.
   
  
   
  Pada masa Rosulullah SAW, memang Maulid dan Isra Mi`raj tidak Beliau 
peringati, Perayaan Maulid Nabi diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh 
Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak, pada masa pemerintahan 
Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193). Adapula yang berpendapat bahwa idenya 
sendiri justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri. Tujuannya adalah untuk 
membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat 
juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan 
pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem.
   
  Bid`ah itulah kata yang diucapkan oleh sebagian orang yang tidak sependapat 
dengan orang yang selalu memperingati Perayaan  Maulid Nabi Muhammad SAW dan 
Isro Mi`raj. Berikut 5 alasan mengapa banyak orang yang selalu memperingati 
Maulid dan Isra Mi`raj Nabi:
   
  1. Syukur nikmat Iman dan Islam atas Syariah yang telah dibawa oleh Baginda 
Nabi SAW dari Allah SWT.
  Allah SWt berfirman: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan 
menambah (ni’mat) kepadamu dan jika kamu mengingkari maka sesungguhnya azabKu 
sangat pedih." (QS. Ibrahim : 7)
   
  "Muhammad itu bukanlah bapak dari seorang laki-laki yang ada diantara kamu, 
tetapi dia adalah rasulullah dan penutup para nabi. Dan adalah Allah Maha 
Mengetahui segala sesuatu".(QS: Al-Ahzab ayat 40 (33:40)
   
  2. Mensyiarkan Agama Islam.
  Melihat sejarah pertama kalinya dirayakan maulid, bahwa tujuan dirayakannya 
maulid untuk membangkitkan kembali semangat syiar dalam agama Allah, Allah 
berfirman: "Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, 
menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar (QS Ali Imran: 110 )
   
  3. Tholabul Ilmi.
  Rasul bersabda: "Mencari Ilmu itu wajib bagi muslim laki-laki dan muslim 
wanita", " Carilah ilmu dari lahir sampai meninggal".
   
  4. Mengharap Pahala.
  "Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya 
pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari 
pahalanya, dan barangsiapa membuat-buat hal baru yg buruk dalam islam, maka 
baginya dosanya dan dosa orang yg mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun 
dari dosanya".
   
  "Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya) ada teladan yang baik 
bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) 
hari kemudian. Dan barangsiapa yang berpaling maka sesungguhnya Allah, Dialah 
Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (QS Al Mumtahanah: 6).
   
   
  5. Cinta Rosul.
  Rasul bersabda: "Barang siapa yang mengikuti sunahku, sungguh ia cinta padaku 
dan barang siapa yang cinta padaku, ia akan disurga bersamaku".
   
  Kesimpulan:
  Semuanya kembali kepada niat kita, karena "sesungguhnya semua amal itu 
tergantung niat". Kalau niat kita baik, insya Allah hasilnya akan baik (Ridlo 
Allah), tetapi kalau niat kita udah jelek, otomatis hasilnnya juga jelek (Murka 
Allah).
   
  Sebenarnya Dunia Islam sedang menunggu kebangkitan muslim yang ada di 
Indonesia, mereka mengibaratkan bangsa kita ini sebagai macan yang sedang 
terlelap dalam dunia islam bagi bangsa kafir yang hendak menghancurkan dunia 
Islam. Kalau kita masih memperbesar perbedaan pendapat ini, sampai kapan islam 
mau bangkit? jangan sampai kita sebagai warga negara yang mayoritas islam ini 
kalah sama minoritas. Biarlah perbedaan pendaat ini mejadi rahmat bagi kita.
   
  Ayo...mulai bangkit wahai saudaraku... .!! Allahu Akbar..Allahu 
Akbar...Allahu Akbar.... (Hari Guntara)
   
   Sekian Artikel ini dibuat, salahnya dari kekeliruan saya pribadi semoga 
Allah Mengampuni dan benarnya semata-mata petunjuk dari Allah SWT.
   

------------ --------- --------- ---
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

[Non-text portions of this message have been removed]


    
                                
<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->

<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->
        
<!--

        #ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-reco {
margin-bottom:20px;padding:0px;}
#ygrp-reco #reco-head {
font-weight:bold;color:#ff7900;}

#reco-grpname{
font-weight:bold;margin-top:10px;}
#reco-category{
font-size:77%;}
#reco-desc{
font-size:77%;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->
                




Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke