Negara-Negara Jongos Amerika Bantu Jajah Afghanistan

MDNews-Bukarest-
Para pemimpin NATO, pada KTT mereka di Bukarest, telah berjanji untuk
mengirimkan lebih dari 1800 tentara tambahan bagi pasukan sekutu penjajah di
Afghanistan.

Perancis menjanjikan 700 tentara tambahan. Georgia, yang berharap menjadi
anggota NATO, menawarkan 500 dan Polandia akan mengirim 400 tentara lagi dan
8 helikopter yang sangat dibutuhkan. Italia, Rumania dan Yunani sepakat
untuk menambah tim pelatihan bagi tentara Afghanistan.

Republik Ceko, Hongaria serta dua negara bukan anggota NATO, Azerbaijan dan
Selandia Baru menawarkan akan mengirim jumlah yang lebih kecil. Uzbekistan
mengatakan siap menandatangani persetujuan untuk mengizinkan NATO mengangkut
logistik non-militer bagi pasukan di Afganistan melalui negara Asia Tengah
itu.


Menteri Pertahanan Amerika Robert Gates mengumumkan,Bush telah mengatakan
Amerika Serikat akan mengirim tambahan pasukan dalam jumlah signifikan ke
Afganistan tahun depan.


Dalam perkembangan terpisah, Presiden Kroasia Stipe Mesic menyambut
kedatangan Presiden Amerika George W. Bush sehari setelah KTT NATO di
Bukarest mengundang negara itu dan Albania untuk memulai pembicaraan
keanggotaan. Bush tiba di Zagreb hari ini setelah para pemimpin NATO bertemu
disana dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.


Sesudahnya dalam jumpa pers di Bukarest, Putin mengatakan dia gembira dengan
pembicaraan itu. Dia menegaskan Perang Dingin tidak akan kembali lagi dan
mengatakan negaranya menyambut gembira kesediaan Amerika Serikat untuk
mendengar keprihatinan Rusia atas rencana Amerika hendak menggelar tata
pertahanan anti-rudal di Eropa Tengah. Tetapi dia kembali mengecam
berlanjutnya perluasan NATO, teristimewa perluasan ke arah perbatasan
Rusia.(zax/vnw)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke