BismiLlahirRahmaanirRahiim
Assalaamu'alaikum wr. wb.

Berikut artikel dari www.dakwatuna.com berkenaan dengan salah satu penyakit
hati paling berbahaya, yaitu ujub, yang pernah menyebabkan kocar-kacirnya
pasukan Islam dalam Perang Hunain sebagaimana diabadikan dalam Al-Quran
(At-Taubah : 25). Semoga Allah Swt. berkenan melindungi kita dari segala
penyakit hati dan membersihkan hati kita sehingga termasuk orang2 yang
menghadap Allah Swt. dengan qalbun saliim... Amin...
Jangan Ujub *Oleh: *Mochamad
Bugi<http://www.dakwatuna.com/index.php/author/bugi>
* ***
------------------------------
*[image: Email This
Post]*<http://www.dakwatuna.com/2008/jangan-merasa-tinggi-diri/email/>
<http://www.dakwatuna.com/2008/jangan-merasa-tinggi-diri/print/>
 *dakwatuna.com -* Setan mempermalukan seseorang dengan rasa *'ujub* (kagum)
pada diri sendiri. Seseorang yang ujub pada dirinya sendiri akan terungkap
kesalahannya yang memalukan tersebut. Maklum, sifat ujub itu seperti kerikil
di jalan. Dalam membuat seseorang yang berjalan dengan wajah diangkat,
tersandung dan jatuh tersungkur mencium tanah.
Orang yang ujub adalah orang yang mempermahal atau menuntut harga yang
tinggi untuk dirinya dari yang sesungguhnya. Kata Imam Syafi'i, "Barangsiapa
yang menaikan harga dirinya di atas harga yang sesuai dengannya, maka Allah
akan mengembalikannya pada nilai yang sesuai."
Namun faktor lingkungan juga punya andil dalam membuat seseorang bersifat
ujub. Yaitu, jika orang-orang di sekitar orang yang ujub itu mengecilkan
dosa dan kesalahannya, dan melupakan sebagian besar darinya.
Basyar ibn Al-Harits lain lagi. Ia mendefiniskan ujub dengan kalimat,
"Apabila kamu sudah menganggap bahwa amalmu lebih banyak, sedangkan engkau
menganggap amal orang lain sedikit."
Sikap meremehkan dan menyerang orang lain juga salah satu tanda yang paling
menonjol dari sifat ujub. Sufyan Ats-Tsauri mengungkapkan, "Sifat ujub
adalah kekagumanmu pada dirimu sendiri, sehingga kamu merasa bahwa kamu
lebih mulia dan lebih tinggi derajatnya dari saudaramu. Padahal, bisa jadi
kamu tidak beramal dengan benar seperti dia, atau barangkali ia lebih wara'
darimu terhadap hal-ahal yang diharamkan Allah dan lebih tulus amalnya."
Fudhail bin 'Iyadh sependapat dengan Ats-Tsauri. Katanya, "Apabila Iblis
telah berhasil melakukan tiga hal pada diri anak Adam, maka ia akan berkata,
'Saya tidak akan menuntutnya dengan hal yang lain.' Tiga hal itu adalah: dia
ujub pada dirinya sendiri, dia merasa amalnya sudah banyak, dan dia
melupakan dosa-dosanya."
Tiga sifat yang disebut Fudhail adalah ciri utama sifat ujub. Dan ketiganya
adalah pangkal dari perbuatan dosa. Iblis menjamin jika seseorang sudah
terjangkiti sifat itu, ia akan mudah melakukan dosa-dosa yang lain yang
disukai Iblis. Karena itu camkan perkataan Nabi Isa a.s. yang dikutip
Fudhail bin Iyadh ini, "Betapa banyak pelita yang dipadamkan oleh angin dan
betapa banyak ibadah yang dirusak oleh sifat ujub."
Jadi, jangan padamkan cahaya amal Anda dengan sifat ujub!

http://www.dakwatuna.com/2008/jangan-merasa-tinggi-diri/

Wassalaamu'alaikum wr. wb.
Yudhie

------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>





Lita
email. [EMAIL PROTECTED]
mob. 0406926623

------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke