Maaf, saya terpaksa mengcopykan jawaban saya dari
milits lain, intinya satu saja, sesuai dengan topik
judul diatas, semoga bisa difahami. Maaf, kalau
menyalahi aturan.

From: Alfrizon DJ [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
> Sent: 26 April 2008 10:33
> 
> 
> 
> Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh,

Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh.

> 
> Alhamdulillah ustadzah Rahima, tulisan anda sangat
> menginspirasi sekali.

Terimakasih, sama-sama. Sebenarnya bukan members saja
yang terinspirasi. Saya sendiri, biasanya menulis itu,
dikarenakan pertanyaan-pertanyaan members lainnya.

Masalah "langit" ini,dikarenakan pertanyaan Bunda
Husna/Isna(?)kepada Mak Ngah. Saya tunggu-tunggu
jawaban dari mak Ngah ngak ada juga. Yah..akhirnya
saya coba membuat tulisan sendiri. Kalau replay, maka
milits lain ngak kebagian postingan ini, makanya saya
buat tulisan baru. 

Sebenarnya, mimpi saya, adalah andaikan saja semua
muslim yang terdiri dari berbagai bidang keilmuwannya
mengkaji AlQuran dari sudut pandang ilmunya tersebut,
betapa memudahkannya kita menguak rahasia AlQuran itu.

Namun, bukan sekedar mencocok-cocokkan ayat, atau
menukil ayat-ayat saja, benar-benar dikaji secara
mendalam ayat tersebut, sehingga keimanan kita
bertambah, begitupun ilmunya.Dan ini hanya bisa
dilakukan bagi mereka yang memahami ilmu umum/agama
sekaligus. 

Dalam bidang ilmu agama, minimal, ia harus bisa bahasa
Arab, agar tidak salah kaprah dalam penafsiran juga
pengambilan ayat-ayat, sehingga tidak salah pasang.

Untuk informasi saja. Di Mesir, para Profesor bidang
umum, mereka banyak yang hafal Alquran semenjak kecil,
contoh D.R Zaglol An najjar(umur 10 thn sdh hafal
AlQuran), beliau dibidang geologi, serta ulama
lainnya. 

Ingat lho, Firman Allah "Sesungguhnya yang benar-benar
takut pada Allah itu hanyalah para ulama", ayat ini,
setelah menyebutkan kejadian alam semesta, bukan
masalah shalat, puasa zakat saja, sementara dalam
AlQuran hubungan ayat-per ayat sangatlah berkaitannya.

Kalau seseorang dah hafal Alquran apalagi semenjak
kecilnya, sehingga ketika dewasanya ia bisa
memanfaatkan ilmu umumnya untuk menguak rahasia
AlQuran.

Akan berbeda rasanya, bila yang menguak rahasia
Alquran mereka yang mempelajari agama/umum, yang tidak
mengerti AlQuran, atau bahasa Arab, dengan mereka yang
berasal dari Arab/Timteng, belajar agama disana,(Ulama
Saudi juga banyak). 

Setiap hari, di channel televisi Al Iqra, banyak
pembahasan bidang keilmuwan umum, seperti kedokteran,
geologi, ekonomi, sejarawan, (coba saja kalau ahli
sejarah melihat dalam AlQuran permasalahan sejarah, 
ahli ekonomi, lihat bagaimana ekonomi dalam AlQuran,
kedokteran, lihat apa-apa saja dalam AlQuran yang
bercerita masalah kedokteran ini, matematika, hampir
setiap ayat ada matematikanya AlQuran, kalau kita mau
menelitinya, pertanian, betapa banyaknya ayat-ayat
dalam masalah pertanian ini)

 Mudah-mudahan lain waktu bisa saya nukilkan sekedar
pemancing saja, tujuan saya sebenarnya sih, agar orang
yang bergerak dibidang umum itu, mencoba menguak
ilmunya dengan ilmu AlQuran, atau firman-firman Allah
Taala, dan sekali lagi, bukan sekedar
mencocok-cocokkan atau menempelkannya, benar-benar
diulas ayat itu dengan ilmu tersebut, agar terlihat
jelas betapa luar biasanya AlQuran itu.

 Tujuannya untuk penambah keimanan kita dan keyakinan
bahwa Islam itu benar-benar tinggi, tidak ada yang
lebih tinggi selain Islam, kita yakin dan teguh pada
agama Islam kita, membela dan mempertahankannya, serta
memperjuangkannya, bukankah Allah berfirman "Jika kamu
menolong agama Allah, Allah pasti akan menolong kamu,
dan menetapkan pendirianmu".

 Dan kita yakin seyakin-yakinnya tanpa keraguan
sedikitpun dalam jiwa sanubari kita, berasal dari
keyakinan nan dalam, semua ilmu umum dan agama berasal
dari sumber yang satu, yakni AlQuran, dllnya).

 kembali ke masalah channel televisi Channel Al Iqra
ini, ditayangkan dan dikaitkan dengan keilmiyahan yang
ada dalam AlQuran(luar bisa menambah keimanan betul
acara ini).Dan rata-rata mereka hafal AlQuran, ini
yang masih sangat minim dibangsa kita, hafal sekaligus
faham bahasa Arab itu, juga ilmu umumnya.


> Kenalkan saya anggota baru bergabung di milist
> rantau net ini. Banyak hal
> yang berguna saya dapatkan dari diskusi di milis
> ini. Termasuk
> tulisan-tulisan dari mamak2 kita, orang2 tua kita
> yang menulis dengan sangat
> arif dan bijak. Beberapa tulisan itu saya simpan di
> folder khusus. Termasuk
> tulisan ustadzah. 
> 
> Pertanyaan saya, apakah ustadzah punya media lain
> untuk menulis ilmu agama
> selain di milist ini? Seperti blog? Insya Allah,
> jika ada saya akan masukan
> di folder favorites saya.

Alhamdulillah ada. Bulletin Ibu-ibu Kairo, yang saya
salah seorang pengurus redaksinya, ada webnya, dan
disana saya mengisi pelajaran bahasa Arab dimulai dari
Nol sekali, juga saya mengisi isian sastra/puisi-puisi
dan masalah agama.

Majalah-majalah DWP(Dharma Wanita Persatuan), isinya
kadang permasalahan Aceh, duka Aceh, luka kita
bersama, tulisan saya yang sempat bikin geger, juga
luka beneran(hehehe), dllnya, saya dah lupa, kami juga
memiliki milits ini, tetapi isinya yah..namanya
ibu-ibulah, kebanyakan canda dan lucunya, banyak
ketawa saja kita kalau baca postingan dimilits itu.

 Juga media milits lainnya cukup banyak juga, namun
pada umumnya apa yang saya kirimkan ke milits RN ini,
dikirim juga ke lainnya, kecuali kalau tidak perlu,
berupa tanya jawab/tanggapan, dllnya.

Kalau Blog saya ada dua  tempat. Namun, jarang saya
isi, paling-paling kisah perjalanan saya di negeri
sejarah Islam, Mekkah, Medinah, Spanyol, Turki,
Yordan, Kuwait, serta kisah di Padang Sahara, bukit
Sinai, tempat nabi Musa bermunajat dan berbicara
langsung dengan Allah taala, mendaki gunung terjal
setengahnya dengan naik onta, setengah perjalanan
dengan kaki sendiri.

 Mungkin jarang ada yang tahu, bagaimana rasanya naik
unta, dan bagaimana unta itu berjalan di gunung yang
terjal, dan cerita lainnya, juga kebanyakan isinya
foto-foto hampir disetiap daerah Mesir yang
bersejarah, juga foto Mesjid yang kini dah jadi gereja
di Spanyol itu, sebagai dokumentasi saja. Hanya saja,
ini tidak saya publikasikan ke orang-orang. Kalau mau,
nantik di japri akan saya beritahu.

Wassalamu'alaikum. Cairo, Rahima(39thn). 

 
> Salam,
> Alfrizon (35yr)
> Balikpapan - Kalimantan Timur
>


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke