Edisi : 513 Jumat, 3 Jumadil Awwal 1429 H
9 Mei 20008 M Sekretariat Masjid Al-Hakim PT SUCOFINDO (PERSERO) Graha Sucofindo Jl. Raya Pasarminggu Kav.34 Jakarta 12780 Telp. (021) 7983666 Ext.1209 Fax (021) 7983888 BUAH MENGIKUTI NABI SAW æóãóäú íõØöÚö Çááøóåó æóÇáÑøóÓõæáó ÝóÃõæáóÆößó ãóÚó ÇáøóÐöíäó ÃóäúÚóãó Çááøóåõ Úóáóíúåöãú ãöäó ÇáäøóÈöíøöíäó æóÇáÕøöÏøöíÞöíäó æóÇáÔøõåóÏóÇÁö æóÇáÕøóÇáöÍöíäó æóÍóÓõäó ÃõæáóÆößó ÑóÝöíÞðÇ Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya(An Nisaa 69) Sebagaimana telah dikupas pada buletin sebelumnya bahwa mengikuti, mencintai dan mentaati Rasulullah menghasilkan banyak sekali buah, gizi, rahmat dan barakah Allah SWT. Baik di dunia maupun di akherat. Kemenangan Di dunia kita akan memperoleh kemenangan. Hal ini telah dibuktikan di masa Rasulullah. Rasulullah berhasil menguasai kota Medinah. Setelah itu mengusir para pengkhianat yahudi dari bani Nadzir, bani Qaniuqa hingga bani Quraizhah. Selanjutnya menaklukkan kabilah-kabilah di semenanjung Arabia. Mengirimkan surat dakwah kepada para raja. Khususnya raja Romawi heraklius dan raja Persia (Kisra). Akhirnya menundukkan Mekah melalui kemenangan Mekah (Fathu Makah). Lalu diteruskan oleh Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali RA. Pada masa Umar Islam menguasai sepertiga dunia. Mulai dari Maroko hingga Merauke. Bahkan masuk ke jantung Eropa hingga Bosnia dan Spanyol. Mungkinkah kemenangan dan kejayaan Islam itu akan terulang lagi? Saya yakin, kita yakin, dan semua umat Islam harus yakin, bahwa suatu saat kita akan mengusir Yahudi dari Palestina. Mengusir AS dari Afghan dan Irak. Atau jangan-jangan dari Eropa dan AS-lah Islam akan berjaya. Sebab fenomena menunjukkan saat ini mereka berbondong-bondong masuk Islam. Sebagian temen bahkan berseloroh jangan-jangan justru negeri-negeri Islam yang akan takluk dibawah Eropa yang tercerahkan oleh Islam. Dikarenakan dunia Islam saat ini lebih sibuk dengan masalah-masalah kecil, furu (cabang) dan khilafiyah, slogan dan simbol-simbol lahiriyah semata. Namun melupakan substansi dan urusan yang besar. Seperti masalah keadilan, ketertiban, kedisiplinan, kesejahteraan, keamanan, pendidikan hingga persamaan hak dan kewajiban di depan syareat Islam. Kalau keluarga raja/penguasa melanggar dibiarkan. Namun jika TKW yang melanggar maka akan segera dieksekusi, dirajam dan dihukum mati. Masuk Syurga Selanjutnya marilah kita melihat buah dan hasilnya di akherat. Yang pertama yaitu kita akan ditempatkan bersama-sama dengan nabi atau orang-orang yang jujur atau para syuhada atau orang-orang shalih. Ahli tafsir Imam Thabari (8/530) menyatakan maknanya adalah mendapatkan petunjuk dan dikokohkan untuk selalu berada di jalan yang lurus. Abu Jafar menyatakan yang dimaksud dengan taat kepada Allah dan Rasul-Nya adalah tunduk kepada perintah-Nya, ikhlash dan ridho kepada hukum-Nya serta menjauhkan diri dari bermaksiyat kepada Allah SWT. Beliau juga berkata bahwa mereka diberikan hidayah dan taufik untuk taat kepada nabinya di dunia. Dan di akherat dimasukkan ke dalam jannah. Menurut tafsir Ibnu Katsier (2/354) maksudnya adalah mereka akan memperoleh derajat yang tinggi dan syurganya Allah SWT serta ditempatkan bersama orang-orang yang dicintai dari para nabi, syuhada, shiddiqiin dan shaalihin. Menurut Imam Ibnul Qayyim, jannah Allah itu sudah ada dan selalu tumbuh berbagai macam tumbuhan, emas, intan, mahligai dst, jika kita melakukan amal shalih. Artinya bahwa amal shalih kita di dunia langsung dibalas oleh Allah SWT secara berlipat ganda dengan berbagai fasilitas di syurga. Beliau telah mengupas masalah ini secara gambang dan menyeluruh dalam 69 bab. Yaitu mulai dari masalah eksistensi syurga, syurga nabi Adam, Pintu-Pintu Syurga, luas, jarak dan kuncinya. Letak syurga, jalan menuju syurga, tingkatan syurga, nama-nama syurga, jumlah syurga, penjaga pintu syurga, orang yang pertama masuk syurga dan tipe-tipe penghuni syurga. Tanah dan lumpur syurga, cahaya syurga, mahligai dan istana di syurga. Ciri-ciri fisik penghuni syurga, hidangannya, anginnya, pohon dan tamannya, buah-buahan syurga. Tanaman, sungai, pakaian, tempat makan dan minum, kemah, ranjang dan istri-istri penghuni syurga. Hingga awan dan hujan di syurga serta orang-orang yang berhak mendapatkan kabar gembira. Melihat Allah SWT Nikmat tertinggi di syurga adalah melihat Allah SWT. Bahkan liqa (bertemu) dengan Allah serta berbicara dengan Allah SWT sebagaimana halnya nabi Adam AS, Nabi Nuh atau Rasulullah tatkala miraj ke langit tujuh. Ini adalah kenikmatan yang tiada tara. Kenikmatan yang terindah. Kenikmatan paripurna yang tiada tandingannya. Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri, Kepada Tuhannyalah mereka melihat(Al Qiyamah 75:22-23). Menurut Imam Thabari (24/71) yang dimaksud berseri-seri adalah mendapatkan hasanah, kegembiraan dan nikmat yang agung. Adapun makna kepada Rabbnya mereka melihat, para ahli takwil berselisih pendapat. Namun yang terkuat menyatakan adalah melihat Allah SWT. Dalam tafsir Al Baghawi, Ibnu Abbas RA berkata bahwa yang dimaksud melihat Rabbnya adalah sebagian besar manusia melihat Allah SWT dengan mata tanpa hijab. Hasan RA berkata maksudnya adalah melihat Yang Maha Pencipta dengan haq. Ayat tersebut saling menafsirkan dengan Surat Yunus ayat 26 :Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan Yang dimaksud dengan tambahannya (ziyadah) adalah melihat wajah Allah, demikian kata Imam Ibnu Katsier (8:280). Beliau membawakan hadits yang diriwayatkan oleh Imam muslim. Yaitu ketika mereka (kaum muslimin) dimasukkan ke dalam syurga. Kemudian Allah berfirman: Apakah kalian menghendaki tambahan?. Mereka berkata, Bukankah Engkau telah memutihkan wajah kami?. Dan memasukkan kami ke dalam syurga dan menjauhkan kami dari neraka? Maka Dia (Allah) menyingkapkan hijab. Maka tidaklah ada pemberian yang lebih dicintai oleh mereka kecuali melihat Tuhan mereka. Dan ini merupakan ziyadah (tambahan). Imam Muslim juga meriwayatkan bahwa sesusungguhnya Allah SWT membuka (hijab-Nya) kepada orang-orang beriman dengan tersenyum. Adapun kaifiyatnya (caranya), bagaimana Allah membuka hijab dan tersenyum bukanlah urusan kita. Dan tidak perlu dipikirkan ataupun dibayangkan. Karena itu semua merupakan hak dan kewenangan Allah SWT yang dapat melakukan apa saja sesuai dengan kehendak-Nya. Di hadits lain dinyatakan melihat Allah setiap hari dua kali. Dengan penglihatan yang didekatkan. Dari dekat dan sangat dekat. Itulah kenikmatan yang luar biasa. Semoga kita termasuk orang yang mendapatkan ziyadah tersebut. TANYA JAWAB : Tanya : Saya baru sadar bahwa saya wajib berzakat, bagaimana dengan dosa saya sebelumnya karena tidak membayar zakat padahal saya mampu, apakah saya harus merapel zakat? DR. Didin Hafidhuddin, MSC menjawab : Pengakuan secara sadar terhadap kesalahan masa lalu disertai dengan keyakinan dan kesungguhan untuk tidak mengulangi lagi adalah pertanda anda melakukan taubatan nasuha. Yaitu taubat yang sungguh-sungguh sebagaimana dinyatakan Allah dalam surat At Tahrim ayat 8 dan Ali Imran 135. Setelah itu hendaknya membayar zakat, anda juga memperbanyak mengeluarkan infak dan sedekah. Mudah-mudahan dapat menghapuskan kesalahan anda pada masa lalu. ...ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, maka perbuatan baik itu akan mnghapus dosa dari perbuatan buruk tersebut (HR Thabarani, shahih). Mengenai kewajiban zakat yang belum anda tunaikan, jika anda mampu membayarnya maka rapelkan saja. Semoga hal ini dapat membersihkan dan mensucikan harta anda. Syaikh Sayyid Sabiq dalam Fiqhus sunnah menyatakan bahwa zakat memang identik dengan hutang kepada Allah SWT. Yaitu berdasarkan keumuman ayat 11 surat An Nisaa : ...harta waris itu dibagikan setelah wasiyat dan hutang-hutang . Atau seperti hadits shahih riwayat Bukhari-Muslim, seseorang pernah bertanya kepada Rasululah, Wahai Rasul, ibuku telah meninggal dunia dalam keadaan meninggalkan puasa pada bulan ramadhan. Apakah saya harus mengqadhanya? Rasul menjawab : bagaimana jika ibumu memiliki hutang, apakah engkau akan membayarkannya? Ya, jawab orang tersebut. Apalagi hutang kepada Allah SWT, jauh lebih utama untuk dbayar. (Panduan Praktis Tentang Zakat, Infak dan Sedekah, Gema Insani Press, Jakarta, 2004 hal. 24-25) Kegiatan Masjid Al Hakim (Insya Allah) : Bimbingan Baca Alquran (Setiap Senin s/d Rabu bada dhuhur) dan Setiap Senin Jam 17.00 untuk pemula, Kuliah Dhuhur : Setiap Selasa dan Kamis dengan Materi meliputi : Ushul Fiqih (KH Qomarudin Ali, MA), Fiqih (Drs. Anis Agus, SQ), Tafsir (DR HM Anwar, MA), Hadits Arbain (Budi Ashari, LC), Riyadhush Shalihin (DR. Daud Rasyid, MA), ESQ (Tim Trustco), Sirah Nabawiyah (Drs. Mukhlish Abdi), Aqidah (Drs. Ferri Nur), Ekonomi Islam (DR. Syafii Antonio), Program Terjemah Alquran (Setiap Senin Jam 17.00) Seni Baca Alquran, Setiap Kamis Jam 17.00 [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ === Mari belajar Islam dan berdakwah melalui SMS Cara berlangganan: REG SI kirim ke 3252 (Dari Telkomsel) Tarif Rp.1000 ,- + PPN content akan dikirim tiap hari Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252 http://www.media-islam.or.idYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

