as.wr.wb. yang terhormat saudara saya Umar Al Habsy..Mas Khalid, Antum mendefinisikan beriman sebagai yakin seyakin2nya terhadap eksistensi Allah dan apa yg Allah SWT firmankan dalam Alquran seluruhnya. Kemudian antum mendefinisikan bertaqwa sebagai melaksanakan seluruh perintah dan menjauhi segala larangan/yg tidak disukai oleh Allah dan Rasul-Nya SAW. Saya yakin sampai disitu, saya (dan mungkin sebagian besar member milis ini) setuju dengan definisi tsb. -------> kalo sudah setuju langkah anda dan saudara2 muslim yang lainnya apa?..apakah sekedar ilmu saja (atau bahan diskusi dan perdebatan saja), atau segera diamalkan dengan sungguh2 dan disampaikan (didakwahkan pada saudara2 kita yang lain) atau bagaimana ? mohon penjelasan... Barangsiapa mengamalkan ilmu yang dia ketahui, Allah akan memberikan ilmu yang belum dia ketahui (hadis)... hari ini banyak orang punya ilmu (ilmu agama: firman2 Allah dan hadis2 nabi) tapi tidak diamalkan, sehingga tak pernah paham2 tentang ajaran islam yang sebenarnya.....beda dengan Rasulullah dan Para sahabat, mereka paham betul..so kita tiru mereka dong...jangan tiru2 orang2 selain mereka..apalagi meniru2 kebiasan/pola dan cara berfikir orang kafir (musuh Allah, dan yang tidak pernah mau tunduk kepada Allah dan Muhammad saw)... Tapi ketika antum melanjutkan dengan menafikan asbab atau ilmu2 seperti manajemen, ekonomi, politik, teknik, dll itu dari mana dasarnya ya akhi? ----> hari ini kebanyakan manusia berlari mengejar yang tida pasti dengan meninggalkkan yang pasti...apa yang tida pasti?...didalam asbab tidak ada kepastian dan tidak ada janji2 Allah...kepastian hanya ada dalam janji2 Allah sendiri dalam firman2NYA didalam Al Qur'an dan dalam sabda2 Baginda Rasulullah saw... didalam pertanian tidak ada kepastian. juga dalam perdagangan, perantoran, pertokoan dlsnbya..tidak ada jaminan kepastian dalam semua asba tersebut....berpa banyak orang gagal panen, berapa bnayka orang bangkrut, dlsbnya..kepasttian itu hanya ada dalam janji2 Allah sendiri dan sabda2 Rasulntya saw..sebagai contoh Allah berfirman dalam Al Qur'an: bertakwalah kepadaKU nicaya akan AKU lapangkan hidupmu dan akan KUberikan rejeki dari arah yang tidak disangka2, dan barangsiapa bertawakal kepadaKU niscaya akan AKU cukupkan keperluannya..ini adalah perkara yang sangat pasti (tidak seperti asba tadi). Apabila orang bertakwa kepada Allah (secar benar) maka pasti dan pasti dan sangat2 pasti hidupnya akan lapang dan Allah swt aan memberikan rejeki dari arah yang dia tidak pernyangka sebelumnya...dan barang siapa bertawakal kepada Allah pastui ndan sangat pasti Allah akan ncukupkann keperluannya...PASTI DANN SANGAT PASTI. perkara yang pasti inilah yang hari ini ditinggalkan oleh kebanyakan manusia denga berlari sekencang2nya untuk mengejar yang tidak pasti dan mengimani yang tidak pasti..( IMAN TIDAK BENAR). KENAPA DEMIKIAN? KARENA ORANG ISLAM HARI INI KEBANYAKAN MELIHAT KEHIDUPAN ORANG KAFIR, TERLALU BANYAK MELIHAT DAN MENCONTOH GAYA HIDUP, POLA PIKIR, CARA BERPIKIR, KONSEP HIDUP, DAN IMAN ORANG KAFIR ( DISADARI MAUPUN TIDAK DISADARI). PERCAYA KEPADA YANG NAMPAK TIDAK PERCAYA KEPADA YANG TIDAK NAMPAK (YANG GHAIB YANG HAQ, yaitu ALLAH SWT DAN RASULULLAH SAW)..( orang islam tapi bermillah kafir: terkena fitnah dajjal, dan berpotensi sangat besar untuk menjadi pengikut dajjal yang setia, bukan pengikut setia Baginda Rasulullah saw). Apakah antum bilang bahwa ilmu2 itu ilmu2nya orang Kafir? ----> Allah swt menciptakan 2 alam: alam dunia dan alam akhirat. dan di akhirat Allah ciptakan 2 tempat, yaitu syurga dan neraka... Allah juga menciptakan 2 jalan: jalan menuju neraka jahanam dan jalan2 menuju syurganya Allah swt..jalan2 ke neraka adalah jalan kebatilan ynag ditempuh dan jalan2 kesyurga adalah jalan2 hidayah (sunah Rasulullah saw) yang ditempuh...semuanya dari Allah swt (yang baik dan yang buruk, tinggal manusia saja mau pilih yang mana)... semua ilmu itu datangnya dari Allah, tetapi kemasan orang kafir dan kemasan orang beriman berbeda(termasuk mempelajari tujuan ilmu terbsut)...!!. hari ini orang2 islam banyak mengagungkan ilmu dunia yang berkemaskan orang kafir....(membentuk millah kafirin dalam kehidupannya, dan bangga dengan itu. tidak tahu klalo dia tidak tahu, dan sok tahu menganggap dirinya benar, bahkan lebih parah lagi menyalah2kan islam uyynag sesungguhnya, telah tercuci otaknya sehinga tidak dapat lagi melihat mana yang hitam dan mana yang putih)..ini yang harus kita sadari..Islam sudah sempurna. segala aspek ada disana..tidak perlu lagi mencari2 diluar islam termasuk menggali nilai2 barat untuk diamalkan ( yang nota bene hampir semua mereka adalah orang2 kafir yang menentang Allah dan Muhammad saw). padahala kita memiliki Rasulullah saw dan masyarakat para Sahabat yang telah nyata2 diridhoi oleh Allah swt (dalam Al Qur'an) sebagai masyarakat terbaik sepanjang masa, dan tidak adalah lagi masyarkat yang senbaik mereka sebelum dan sesudahnya samapi dengan hari kiamat nanti...padahal mereka itu ( orang2 kafir) akan masuk nerka jahanam dan mereka \adalah SEBURUK2NYA mahkluk (kata Allah dalam Al Qur'an)..eh tahu2 ada orang islam yang mencoba2 menggali mutiara dalam keburukan bukan dalam KEBAIKAN sebagaimana yang dimiliki oleh Rasulullah saw dan Para sahabat yang nota bene merupakan milik orang ioslam sendiri..(millah islam). Apakah tidak ada kewajiban bagi kita untuk mempelajari ilmu2 tsb? Dari mana dasarnya ya akhiy? ----> tidak ada kewajiban bagi kita untuk mempelajari ilmu dunia. tapi wajib bagi kita mempelajari ilmu kahirat (agama dan ajaran islam dari sumbernya yang asli TAPI DENGAN MENGIKUTI PENAFSIRAN RASULLULAH SAW DAN PARA SAHABT YANG SUDAH TERJAMIN!!, bukan dengan mengikuti penafsiran nafsi2, apalagi penafsiran orang kafir yang nyata akan menghancurkan islam)...tidak mempelajari ilmu dunia insya Allah tidak akan berdosa..tapi tidak mempelajari ilmu akhirat maka dia akan berdosa..dan insya Allah akan berjalan menuju jurang Api neraka jahanam... Allah menciptakan manusia tidak lain untuk mengabdi kepada-Nya. Allah menunjuk manusia sebagai khalifah di muka bumi dalam rangka untuk menjaga semua ciptaan-Nya shg bisa mengarah kepada tujuan penciptaannya masing2. -----> bukan menjaga, tetapi untuk 'ilai kalimatillah, bagaimana agama ini bisa wujud secara sempurbna dalam diri sendiri, keluaraga, dan seluruh umat manusia...bagaimana semuanya bisa selamat dari siksa api nerka dan masuk kedalam syurganya Allah swt (dengan cara melaksanakan ajran islam secara sempurna dengan cara yang dicontohkan oleh Rasulullah saw / sunah Rasulkullah saw/millah islam) Allah SWT menciptakan manusia, gunung2, tumbuh2an, hewan, besi, logam, barang tambang, dsb dengan harapan agar kita sebagai khalifah dapat mengarahkannya sesuai dng tujuan penciptaannya yg banyak manfaatnya bagi kehidupan. ----> bukan buat menfaatkannya bagi kehidupan tapi menfaatkannya untuk beribadah dan memfungsikan diri dalam ke khalifahannya...bukan buat senag2, happy, bermegah2an,dlsbany sebagaimana yang menjadi kebiasaan orang2 kafir/orang 2yang tida mengnal Allah saw (millah kafirin) Untuk itu kemudian Allah mengutus Rasul2, Kitab2, dan neraca keadilan (silahkan dicari tafsirnya tentang apa/siapa yg dimaksud neraca keadilan ini, yg jelas pasti ada) untuk membimbing manusia menuju tujuan penciptaannya, yaitu menjadi hamba Allah, Abdullah. Menjadi pembela2 Allah dan Rasul2-Nya di muka bumi. ------> untuk menjadi hamba Allah, khalifatullah, dan umat Muhammad yang sebenar2nya...bukan kepada selain itu.. Dalam ayat di atas, kalau tidak ada yg menguasai teknologi besi (sekedar contoh yg diambil) maka siapa yang akan menjadi penolong agama Allah dan Rasul2-nya? -------> penolong Allah adalah orang2 yang beriman dan beramal sholeh, sebagaimana yang dicontohkan oelh para sahabat nabi yang menguasai 2/3 dunia dalam wwaktu yang singkat. mereka menyandarkan kekuatan mereka kepda Nushrotullah ( pertolongan Allah, bukan pertolongan mahluk = syirik). Allah tolong mereka bukan karena persenjaatn/teknologi, ekonomi mereka lengkap dan canggih (sebagaimana romawi dan persia pada saat itu, tapi asba iman dan amal sholeh mereka betul kepada Allah ikut contoh Rasulullah saw)..Allah turunkan ribuan malaikat untuk membantu mereka. Allah datangkan angin kencang dan ketakutan dalam hati koalisi pada perang Al Ahzab..hanya kepadamu AKU MENYEMBAH DAN HANYA KEPADAmu AKU MINTA TOLONG ( Al fatiha)..2/3..dstnya dstnya...itulah bedanya orang kafir ( termasuk orang islam bermilah kafir )dan orang beriman. orang kafir menyadarkan dirinya pada asbab..tapi orang beriman menyandarkan dirinya kepada Allah. Orang kafir (termasuk orang islam bermilah kafir) menyelesaikan masalahnya dengan asbab, tapi orang beriman menyesaikan masalahnya dengan amalan.. Diriwayatkan Rasulullah SAW pernah bersabda: tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri CINA... dalam kesempatan yang lain diriwayatkan pula dari al-Rasul SAW: hikmah adalah sesuatu yang hilang dari seorang mukmin, kapan dan dimanapun dia menemukannya, dia berhak mengambilnya. Jadi ilmu2 tsb harus kita kuasai, kita lebih berhak dibanding yang lain. ------> insya Allah hadisnya masih dalam perdebatan.. hikmah dimaksud adalahKEPAHAMAN AGAMA...BUKAN kepahaman dunia Terus kenapa kita ragu untuk bergaul dan bekerja sama dengan non-muslim? Teladan kita Rasulullah SAW mencontohkan bergaul dan bekerja sama dengan baik dengan yahudi, nashara, dan siapa pun asal tidak membahayakan agama. Lantas kalau mengatakan say no secara membabi-buta begitu, siapa sebenarnya yang mau diikuti ya akhiy? -----> tidak dolarang kita bergaul dengan orang kafir dengan aklak yang baik..tetapi SEBAIKNYA kita bergaul dengan orang yang taat dan paham agama dengan llurus dan benar..perbanya frekensinya kesitu bukan kepada orang2 kafir..DIKHAWATIRKAN AKAN ALLAH SATUKAN HATI KITA DENGAN HATI MEREKA...(HADIS), sehingga kita tanpa disadari menjadi orang islam yang berttingkah laku/ berfikir/dlsbnya seperti orang kafir.....buakn orang yang taat kepada Allah dan Rasul saw secara benar dan lurus seandainya ita banyak bergaul dan berinteraksi dengan iorang2 yang taat dan sholeh... semoga bermanfaat... mari sama2 kita perbaiki diri kita ini yang sama2 masih memiliki keburukan dan kejahilan agama... wassallam, cinta saya kepada kalian semua wahai saudara2ku muslim...
----- Original Message ---- From: Umar Alhabsyi <[EMAIL PROTECTED]> To: Khalid Walid <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, May 19, 2008 2:03:55 PM Subject: [islamalternatif] RE: Atasi masalah dengan IMAN dan TAKWA kepada ALLAHG SWT Assalamualaikum Wr.Wb. Terima kasih atas definisinya, walaupun kalau boleh saran, font-nya cukup pakai ukuran standard saja, tidak perlu besar2. Itu etika penulisan di net yang umum berlaku, mas Khalid. Mas Khalid, Antum mendefinisikan beriman sebagai yakin seyakin2nya terhadap eksistensi Allah dan apa yg Allah SWT firmankan dalam Alquran seluruhnya. Kemudian antum mendefinisikan bertaqwa sebagai melaksanakan seluruh perintah dan menjauhi segala larangan/yg tidak disukai oleh Allah dan Rasul-Nya SAW. Saya yakin sampai disitu, saya (dan mungkin sebagian besar member milis ini) setuju dengan definisi tsb. Tapi ketika antum melanjutkan dengan menafikan asbab atau ilmu2 seperti manajemen, ekonomi, politik, teknik, dll itu dari mana dasarnya ya akhi? Apakah antum bilang bahwa ilmu2 itu ilmu2nya orang Kafir? Apakah tidak ada kewajiban bagi kita untuk mempelajari ilmu2 tsb? Dari mana dasarnya ya akhiy? Saya coba kutip salah satu firman-Nya dalam al-Quran mulia sbb: Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasul- Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (QS. 57: 25) Allah menciptakan manusia tidak lain untuk mengabdi kepada-Nya. Allah menunjuk manusia sebagai khalifah di muka bumi dalam rangka untuk menjaga semua ciptaan-Nya shg bisa mengarah kepada tujuan penciptaannya masing2. Allah SWT menciptakan manusia, gunung2, tumbuh2an, hewan, besi, logam, barang tambang, dsb dengan harapan agar kita sebagai khalifah dapat mengarahkannya sesuai dng tujuan penciptaannya yg banyak manfaatnya bagi kehidupan. Untuk itu kemudian Allah mengutus Rasul2, Kitab2, dan neraca keadilan (silahkan dicari tafsirnya tentang apa/siapa yg dimaksud neraca keadilan ini, yg jelas pasti ada) untuk membimbing manusia menuju tujuan penciptaannya, yaitu menjadi hamba Allah, Abdullah. Menjadi pembela2 Allah dan Rasul2-Nya di muka bumi. Dalam ayat di atas, kalau tidak ada yg menguasai teknologi besi (sekedar contoh yg diambil) maka siapa yang akan menjadi penolong agama Allah dan Rasul2-nya? Diriwayatkan Rasulullah SAW pernah bersabda: tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri CINA... dalam kesempatan yang lain diriwayatkan pula dari al-Rasul SAW: hikmah adalah sesuatu yang hilang dari seorang mukmin, kapan dan dimanapun dia menemukannya, dia berhak mengambilnya. Jadi ilmu2 tsb harus kita kuasai, kita lebih berhak dibanding yang lain. Terus kenapa kita ragu untuk bergaul dan bekerja sama dengan non-muslim? Teladan kita Rasulullah SAW mencontohkan bergaul dan bekerja sama dengan baik dengan yahudi, nashara, dan siapa pun asal tidak membahayakan agama. Lantas kalau mengatakan say no secara membabi-buta begitu, siapa sebenarnya yang mau diikuti ya akhiy? Walafwu minkum. Wassalam, <<Umar.A>> ________________________________ From:Khalid Walid [mailto:khalidwalid [EMAIL PROTECTED] com] Sent: Monday, May 19, 2008 12:40 PM To: islam_alternatif@ yahoogroups. com Cc: Umar Alhabsyi Subject: Atasi masalah dengan IMAN dan TAKWA kepada ALLAHG SWT as.wr.wb.. menurut kepahaman saya yang bodoh ini, BERIMAN berarti yakin seyakin2nya (yakin 100%, tidak ada keraguan sedikitpun) terhadap eksistensi Allah dan terhadap apa2 yang Allah swt firmankan didalam al Qur'an seluruhnya (100%, tanpa ada keraguan sedikitpun, misnya: yakin 100% terhadap firman Allah pada email saya terdahulu, bukan pada yakin pada asbab mismenejemen, ekonomi, poltik,dan segala asbab yang lain) ( termasuk didalamnya mendahulukan dan menomorsatukan Allah dan perintahnya diatas segala sesuatu yang lain)... BERTAKWA artinya melaksanakan seluruh perintah dan menjauhi seluruh larangan Allah swt ( termasuk melaksanakan segala hal yang disenangi/dicintai Allah dan RasulNYA saw dan tidak melakukan/menjauhi segala hal yang tidak disukai Allah dan RasulNYA saw, dan dengan mengikuti contoh Baginda Rasulullah saw ( perkataan dan perbuatan Rasulullah saw)... dan semua amalan itu adalah millah islam ( bukan millah yahudi, nasrani, majusi, adat istiadat, dll.) kalo salah saya mohon ampun kepada Allah swt, amin.... ----- Original Message ---- From: Umar Alhabsyi <umar.alhabsyi@ gmail.com> To: islam_alternatif@ yahoogroups. com Sent: Monday, May 19, 2008 11:49:47 AM Subject: RE: [islamalternatif] Re: <Islam_liberal> Siapa yang "menunggangi" kegiatan menentang kenaikan BBM ---> Kuda aja minta bayaran, apalagi orang!^-^ Mas Khalid, bisa didefinisikan apa itu beriman dan apa itu bertaqwa menurut yang antum pahami? Ini sangat penting, karena itu kunci keberkahan dari langit dan bumi kan.. Salam, <<Umar.A>> ________________________________ From:islam_alternatif@ yahoogroups. com [mailto: islam_alternatif@ yahoogroups. com ] On Behalf Of Khalid Walid Sent: Monday, May 19, 2008 10:48 AM To: islam_alternatif@ yahoogroups. com ; aktivis_minang@ yahoogroups. com; [EMAIL PROTECTED] com; [EMAIL PROTECTED] ps.com; islam_liberal@ yahoogroups. com; islamliberal@ yahoogroups. com; [EMAIL PROTECTED] ps.com; [EMAIL PROTECTED] com; tarbawi_community@ yahoogroups. com; [EMAIL PROTECTED] ps.com; wanita-muslimah@ yahoogroups. com; Fundamentalis; Islam Alternatif; Islam Progresif Subject: Re: [islamalternatif] Re: <Islam_liberal> Siapa yang "menunggangi" kegiatan menentang kenaikan BBM ---> Kuda aja minta bayaran, apalagi orang!^-^ apabila penduduk negri2 berimandan bertakwakepadaKU niscaya akan KU turunkan keberkahan dari langit dan dari bumi ( Al Qur'an ). sudahkah kita beriman yang betul kepada Allah swt dan bertakwa kepadaNYA ?... itulah solusinya... [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ === Mari belajar Islam dan berdakwah melalui SMS Cara berlangganan: REG SI kirim ke 3252 (Dari Telkomsel) Tarif Rp.1000 ,- + PPN content akan dikirim tiap hari Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252 http://www.media-islam.or.idYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

