Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Afwan Bu Aris, mau tanya, apa ada ya perayaan hari kebangkitan dlm Islam ?
Kalau ada apa bener tgl 20 Mei itu tonggak sejarah kebangkitan nasional
Indonesia ?

Terima kasih

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh



----- Original Message ----- 
From: "aris solikhah" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: "BKIM ku" <[EMAIL PROTECTED]>;
<[email protected]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; "tpg 36" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, May 21, 2008 4:36 PM
Subject: [syiar-islam] OOT: Bangkit dan Merdeka


Renungan khusus hari kebangkitan.............

------------------------------------------------------------
  Bangkit dan Merdeka



   Sudah bertahun-tahun Indonesia merdeka lepas dari penjajahan. Kemerdekaan
dari belenggu fisik ini patut disyukuri. Tak terhitung, pengorbanan air
mata, keringat, darah dan jiwa tersimbah di bumi pertiwi ini. Sebagai wujud
rasa bersyukur, sepanjang jalan rumah, gedung-gedung mulai desa hingga kota
dihiasi sang merah putih dan lampu-lampu cantik. Berbagai perlombaan pun
digelar, menyemarakkan suasana gembira yang meyeruak. Kini, rutinitas
perayaan hari kemerdekaan terkadang sebatas seremonial yang tiada bermakna.
Perjuangan  para pahlawan nasional tak sepenuhnya menitis ke dalam darah
kawula muda penerus estafet keberlangsungan negeri.
   Memang Indonesia telah lepas dari segala bentuk penjajahan fisik. Namun
hakikatnya pejajahan itu masih ada bahkan kiat menjerat erat.  Penjajahan
pemikiran lebih berbahaya dibandingkan penjajahan fisik. Bila sejenak diri
melongok disekitar kita, kurang apakah keadaan sekarang ? Banyak lulusan
sarjana dan tenaga terdidik bertebaran. Kecanggihan teknologi,
sarana-prasarana kehidupan jauh lebih hebat. Komunikasi, transportasi, akses
ilmu pengetahuan kian mudah. Tapi kesengsaraan, kemiskinan, pengangguran,
belitan kesulitan hidup, kejahatan, kriminalitas, degradasi moral  melampaui
kondisi sebelum kemerdekaan dicanangkan. Sebuah kemunduran kebelakang menuju
zaman jahiliyah.  Dahulu, dengan sarana terbatas terlahir putra-putri bangsa
yang layak dikenang sepanjang masa dalam tinta-tinta emas.
   Sekarang tinta-tinta emas mudah dibuat. Sayangnya belum ada yang layak
untuk ditulis dalam lembaran sejarah. Sesungguhnya negeri  berjuluk gemah
ripah loh jinawi ini belum bangkit. Menurut  Hafidz Shahih kebangkitan
(an-nahdhah) yaitu  berpindahnya sebuah umat, bangsa atau seorang individu
dari suatu keadaan menuju keadaan lain yang lebih baik.  Kata beliau, hanya
pemikiran mustanir (tercerahkan) yang dapat menghantarkan pada kebangkitan
sebenarnya.  Pemikiran berisi visi, misi, arah dan tujuan hidup yang ingin
dicapai.  Pemikiran cemerlang dan amiq (mendalam) mampu membuat
perkara-perkara yang samar menjadi jelas dan terang benderang. Perkara yang
haq adalah haq. Perkara batil adalah batil.   Sejak pertama kali bangsa ini
berdiri, visi, misi, arah dan tujuan hidup tersebut mengambang di udara.
Thomas Carlyle pernah berucap "Orang yang bertujuan  yang jelas akan membuat
kemajuan walaupun melewati jalan yang sulit. Seseorang yang tanpa tujuan,
tidak akan membuat kemajuan
 walaupun ia berada di jalan yang mulus" .
   George Washington dengan visi pemikiran mengubah Amerika menjadi negara
kapitalis-sekularis yang adidaya, berhasil mewujudkan impiannya. Padahal
dahulu Amerika merupakan negeri jajahan Inggris, Spanyol, Perancis  dan
bukan apa-apa. Karl Mark dengan pemikiran besarnya mengenai
Sosialisme-komunisme mampu mempengaruhi dunia. Pemikiran sosialisme
menghantarkan Rusia menjadi negara adidaya. Meski pada akhirnya runtuh.
Begitu pula Mao Tse Dong dengan visi sosialis-komunisnya mampu menjadikan
China sebagai Macan Asia.
   Seorang dramawan, George Bernard Shaw mengungkapkan  kemajuan mustahil
tanpa perubahan, dan orang yang tak bisa mengubah pemikirannya maka tak akan
bisa merubah apapun. Indonesia adalah negeri yang mayoritas penduduknya
muslim. Potensi bangkit itu sangat luar biasa besar. Sebab
pemikiran-pemikiran dalam Islam adalah pemikiran  cemerlang yang berasal
dari wahyu Sang Pemilik Alam Semesta. Keyakinan seratus persen terhadap
aturan Islam dan upaya penerapannya dalam segenap kehidupan ibarat ruh bagi
jasad umat Islam. Tanpa ini umat tak memiliki visi, misi, tujuan hidup dan
mampu bangkit serta merdeka dari keterpurukan selamanya. Allah berfirman
dalam surat  Muhammad ayat 7 " Hai orang-orang beriman, jika kamu menolong
Agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu"
wallahu'alam.
Lovely, hamba-MU yang lemah

aris solikhah



"Manusia yang terbaik adalah yang paling banyak membaca, paling bertakwa,
paling sering beramar ma'ruf nahi munkar, dan paling gemar menjalin hubungan
silaturahmi." (Muhammad SAW).
  kampusku
  Blogku






[Non-text portions of this message have been removed]


Kirim email ke