KALIMAT NOMINATIF TUNGGAL [JUMLAH ISMIYYAH]  
        Arab Dibaca Artinya 
       Rasulun utusan 
       Wasi'un luas 







        Arab Artinya 
       Khalid adalah seorang yang bijaksana 
       Basyir adalah seorang penyair 

  Penjelasan:
  1. Jenis kalimat-kalimat ini dibentuk dengan dua kata benda. Kata pertama 
kalaimat-kalimat tersebut adalah nama diri (ditandai dengan tanwin un) yang 
tidak memerlukan kata sandang al. 

  Kata kedua, yang mempunyai yang mempunyai kedudukan predikat [khabar] adalah 
nama jenis. Untuk membentuk kalaimat seperti ini kita hanya tinggal memberikan 
tanwin pada huruf-huruf terakhir kedua huruf tersebut. Apabila kita ingin 
menerjemahkan ke dalam bahasa Arab dua kalimat berikut:

  Hafizh adalah seorang penyair dan Ali adalah seorang penulis

    1.. Letakan kata Arab (sya'irun) untuk penyair (nama jenis) dan (kaatibun) 
unutk penulis (nama jenis). 

    2.. Letakkan tanwin pada akhir setiap kata sehingga menjadi: 

       Hafizh adalah seorang penyair 
       'Ali adalah seorang penulis 

  2. Apabila kata pertama adalah subjek pokok kalimat bukan nama diri maka kata 
sandang al harus diletakan pada awal kata sedang kedua kata tersebut tetap 
ter-tanwinkan , sebagai contoh:

       Al Qur'anu Kitabun Al Qur'an adalah sebuah kitab 
       Al islamu diinun Islam adalah sebuah agama 

  Harus ada persesuaian dalam bilangan dan jenis antara pokok kalimat dan 
sebutan. Jika pokok kalimatnya perempuan, ganda atau jamak, maka sebutannya 
harus juga perempuan, ganda dan jamak.

  Contoh :
       Ath Tholibu MujtaHidun Mahasiswa itu rajin 
       Ath Tholibatu MujtaHidatun Mahasiswi itu rajin 
       Ar Rujulaa ni Mu'minani Dua orang mahasiswa itu mu'min 
       Ath-tholibataani MujtiHadaatani Dua orang mahasiswi itu rajin 
       Ar Rijalu mu'minuu na Orang-rang itu mu'min 
       Ath Tholibaatu MujtaHidaa tun Mahasiswi-mahasiwi itu rajin 

  Aturan:
  Kalimat lengkap [jumlah mufidah] yang dibentuk dengan kata benda [isim], 
yaitu kalimat nominal tunggal [isim mufrad] dalam bahasa arab disebut [jumlah 
ismiyyah] atau [al-jumlah al-ismiyyah]. Kalimat seperti ini mempunyai [pokok 
kalimat] dan khabar/predikat.

  Predikat [khabar] harus sesuai dengan pokok kalimat [mubtada] dalam jumlah 
dan jenisnya

  Ditulis Oleh A Dani Permana, Belajar Bahasa Al Qur'an, Kalimat Nominatif 
Tunggal:  pada Mei 31, 2008 10:27:10

  Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabrakatuh,
  A Dani Permana
  http://adanipermana.co.cc

   



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke