Afwan,
Saya punya LOGIKA yang SAMA dengan LOGIKA Alex Kibadachi tentang "Pancasila dan
al Qur'an" yaitu tentang "AYAM dan MANUSIA"
AYAM punya KEPALA
MANUSIA punya KEPALA
AYAM punya DUA KAKI
MANUSIA punya DUA KAKI
AYAM punya DUA MATA
MANUSIA punya DUA MATA
AYAM butuh MAKAN
MANUSIA butuh MAKAN
AYAM BUANG HAJAT
MANUSIA BUANG HAJAT
dan sebagainya,
ternyata AYAM dan MANUSIA punya KESAMAAN
Pertanyaannya:
Apakah AYAM=MANUASIA atau MANUSIA=AYAM?
Dalam Al-Qur'an Allah SWT banyak bertanya terhadap sesuatu yang berbeda dengan
pertanyaan " APAKAH ... SAMA ... "
Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? Mereka
tidak sama.
QS. As Sajdah (32):18
Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada
padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku
mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa
yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan yang
melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?"
QS. Al An'aam (6):50
Maka apakah patut Kami menjadikan orng-orang Islam itu sama dengan orang-orang
yang berdosa (orang kafir)?
QS. Al Qalam (68):35
(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang
beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada
(azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama
orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?"
Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.
QS. Az Zumar (39):9
Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga)
lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan
hidup duniawi; kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret
(ke dalam neraka)?
QS. Al Qashash (28):61
Apakah orang yang mengikuti keridhaan Allah sama dengan orang yang kembali
membawa kemurkaan (yang besar) dari Allah dan tempatnya adalah Jahannam? Dan
itulah seburuk-buruk tempat kembali.
QS. Ali 'Imran (3):162
Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah." Katakanlah:
"Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal
mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri
mereka sendiri?." Katakanlah: "Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat,
atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan
beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga
kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?" Katakanlah: "Allah adalah
Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa."
QS. Ar Ra'd (13):16
Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama
dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang
buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?
QS. Muhammad (47):14
(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang
bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan
baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai
dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang
disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan
ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan
diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
QS. Muhammad (47):15
Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan
menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh,
yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka? Amat buruklah apa yang mereka
sangka itu.
QS. Al Jaatsiyah (45):21
----- Original Message ----
From: Farry Yudi Sutami <[EMAIL PROTECTED]>
To: Rumah Ilmu Member <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; Manager Indonesia
Member <[EMAIL PROTECTED]>; Syiar Islam Member <[email protected]>;
Baitiy_Islam Member <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, June 25, 2008 10:41:34 AM
Subject: [syiar-islam] Pancasila dan al Qur'an
Pancasila dan al Qur'an
1. Ketuhanan Yang mAha Esa
Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. (QS 112 : 1)
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak
menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara
manusia supaya kamu menetapkan dengan adil (QS 58 :4)
3. Persatuan Indonesia
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu
bercerai berai ... (QS 3 : 103)
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/
Perwakilan
Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan
mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat
antara mereka .. (QS 42 : 38)
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar
penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu
sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia[361] kaya ataupun
miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu
mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika
kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka
sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu
kerjakan. (QS 4 : 135)
Salam
Alex Kibadachi
[Non-text portions of this message have been removed]