UUD 45 adalah teks penjabaran yg dimaksud dalam Pancasila, penjabaran spt itu adalah ide Moh. Hatta pada saat terdapat portes dari pihak islam (waktu itu terdapat 2 kelompok yaitu pihak nasionalis dan pihak islam)di mana tiba2 kata2 dalam piagam jakarta dihapuskan "WAJIB MENJALANKAN SYARIAT ISLAM BAGI PARA PEMELUKNYA" tanpa persetujuan dari pihak islam.
aku hanya menjelaskan, kata2 yg terdapat dalam butir di pancasila ttg Ketuhanan YME itu adalah bias, sedangkan kata2 yg terdapat dalam UUD45 adalah jelas bentuk pengakuan bahwa kemerdekaan yg di raih waktu itu karena Rahmat Allah, dan terbukti yg berjuang pada saat itu adalah para ulama. hanya mengingat indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, ras dan agama, maka tanpa meminta pendapat dari pihak islam, tiba2 teks yg keluar dari Pancasila tidak membunyikan makna yg sesungguhnya dan dimaksud dalam kata2 ketuhanan YME, tapi dijelaskan dalam UUD45. hmm..sesungguhnya bila pihak AKKBB mengatakan bahwa negara tidak berhak campur tangan dengan masalah agama, jelas salah besar dong..?tanpa dijelaskan dalam UUD45 yg maknanya fokus pada Islam, namun dalam Pancasila pun sudah cukup dgn kata2 Ketuhanan YME, jelas bahwa negara pun mengatur agama, karena kata Ketuhanan YME mencakup 5 agama yg diakui di Indonesia dan bukan hanya Islam saja. jadi tidak benar, bila negara tidak boleh campur tangan dalam urusan agama di indonesia, karena kata2 dalam Pancasila apalagi UUD45 adalah jelas bahwa negara mengatur keyakinan beragama. ingat ya..bebas berkeyakinan dan bukan bebas merusak keyakinan orang lain. andai ahmadiyah, dll mau membuat agama baru spt gotholoco or apalah, tentu umat islam nda akan meradang spt saat ini, masalahnya mereka bukan menuntut bebas berkeyakinan, tapi minta dilegalkan untuk merusak keyakinan agama lain. salam hana --- In [email protected], "ica harahap" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Bu Hana, bagaimana dengan Undang-Undang Dasar 1945 > yang pembukaannya ada kata2 : > "Atas rahmat Allah yang maha kuasa, dll.." > > apakah di situ sudah jelas bahwa yang dituju sebenarnya adalah Allah...? > atau UUD 45 & Pancasila tidak berkaitan ya...? (ini nanyanya beneran pengen > tau.. :)) > > masih teringat dengan debat yang dilakukan antara Tim Pengacara Muslim > & AKKBB.. saat itu pihak AKKBB bilang bahwa negara tidak seharusnya > turut campur dengan masalah kebebasan berkeyakinan (bergama), > yang kemudia dijawab oleh Tim Pengacara Muslim : > "Apakah anda tau bunyi pembukaan UUD 45..? jelas negara ini pun ada > berkat rahmat Allah.. jadi jangan sekali2 bilang negara tidak boleh > terlibat apalagi terhadap penistaan terhadap hukum Allah.." > > klo ndak salah inget seperti itulah kira2... :) > > 2008/6/26 suhana032003 <[EMAIL PROTECTED]>: > > > hmm..manusia punya otak, ayampun punya otak, sedangkan manusia punya > > akal sedangkan ayam nda punya akal, karena akal adalah hasil kerja > > otak yg difungsikan secara profosional, sedangkan ayam punya otak yg > > nda difungsikan secara profosional sehingga tidak menghasilkan akal > > -:) itulah yg membedakan antara manusia dngan binatang apapun namanya, > > binatang punya otak tapi nda difungsikan untuk menjadi akal, sedangkan > > manusia yg punya otak tapi otaknya nda difungsikan secara profosional > > maka nda ada bedanya dengan binatang yg punya otak tapi tidak > > menghasilkan akal ^_^ hehehe > > > > dalam Pancasila ttg Ketuhanan YME maknanya BIAS karena tidak > > disebutkan Tuhan yg mana yg dikatakan Maha Esa??? sedangkan menurut > > Al-Qur'an semuanya jelas yg dikatakan sebagai Tuhan YME adalah Allah SWT. > > > > Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. (QS 112 : 1) > > > > sedangkan Tuhan menurut kristen, Budha, Hindu, Katolik, Yahudi, dll > > adalah bukan Allah. jadi makna ketuhanan YME menurut pancasila tidak > > menerangkan secara jelas siapa sebenarnya Tuhan yg dimaksud dalam > > butir tsb, sedangkan dalam Al-Qur'an Tuhannya jelas yaitu Allah. > > > > sekedar lewat, yg benar dari Allah yg salah tentunya dariku > > > > salam > > hana > > > > --- In [email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com>, > > "Harmas, Roni [LPM UIR]" > > > > <rhlk@> wrote: > > > > > > kalo dibalik gimana??? > > > Manusia punya akal, ayam punya???? > > > > > > ________________________________ > > > > > > From: [email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com>[mailto: > > [email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com>] > > > On Behalf Of Mas Wibowo > > > Sent: Thursday, June 26, 2008 8:43 AM > > > To: Farry Yudi Sutami; [email protected]<syiar-islam%40yahoogroups.com> > > > Subject: Re: [syiar-islam] Pancasila dan al Qur'an > > > > > > > > > > > > Afwan, > > > Saya punya LOGIKA yang SAMA dengan LOGIKA Alex Kibadachi tentang > > > "Pancasila dan al Qur'an" yaitu tentang "AYAM dan MANUSIA" > > > AYAM punya KEPALA > > > MANUSIA punya KEPALA > > > AYAM punya DUA KAKI > > > MANUSIA punya DUA KAKI > > > AYAM punya DUA MATA > > > MANUSIA punya DUA MATA > > > AYAM butuh MAKAN > > > MANUSIA butuh MAKAN > > > AYAM BUANG HAJAT > > > MANUSIA BUANG HAJAT > > > dan sebagainya, > > > ternyata AYAM dan MANUSIA punya KESAMAAN > > > Pertanyaannya: > > > Apakah AYAM=MANUASIA atau MANUSIA=AYAM? > > > Dalam Al-Qur'an Allah SWT banyak bertanya terhadap sesuatu yang berbeda > > > dengan pertanyaan " APAKAH ... SAMA ... " > > > Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? > > > Mereka tidak sama. > > > QS. As Sajdah (32):18 > > > Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah > > > ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) > > > aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti > > > kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang > > > yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?" > > > > > > QS. Al An'aam (6):50 > > > Maka apakah patut Kami menjadikan orng-orang Islam itu sama dengan > > > orang-orang yang berdosa (orang kafir)? > > > QS. Al Qalam (68):35 > > > (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang > > > beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut > > > kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: > > > "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak > > > mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima > > > pelajaran. > > > QS. Az Zumar (39):9 > > > Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik > > > (surga) lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan > > > kepadanya kenikmatan hidup duniawi; kemudian dia pada hari kiamat > > > termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)? > > > QS. Al Qashash (28):61 > > > Apakah orang yang mengikuti keridhaan Allah sama dengan orang yang > > > kembali membawa kemurkaan (yang besar) dari Allah dan tempatnya adalah > > > Jahannam? Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. > > > QS. Ali 'Imran (3):162 > > > Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah." > > > Katakanlah: "Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari > > > selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak > > > (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?." Katakanlah: "Adakah sama > > > orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang > > > benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang > > > dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa > > > menurut pandangan mereka?" Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala > > > sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa." > > > QS. Ar Ra'd (13):16 > > > Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari > > > Rabbnya sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik > > > perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya? > > > QS. Muhammad (47):14 > > > (Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada > > > orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air > > > yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang > > > tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi > > > peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka > > > memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb > > > mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman > > > dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya? > > > QS. Muhammad (47):15 > > > Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan > > > menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal > > > saleh, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka? Amat buruklah > > > apa yang mereka sangka itu. > > > QS. Al Jaatsiyah (45):21 > > > ----- Original Message ---- > > > From: Farry Yudi Sutami <zuria_sutami@ > > > <mailto:zuria_sutami%40yahoo.com <zuria_sutami%2540yahoo.com>> > > > > To: Rumah Ilmu Member <[EMAIL PROTECTED]<rezaervani%40yahoogroups.com> > > > <mailto:rezaervani%40yahoogroups.com <rezaervani%2540yahoogroups.com>> > > >; [EMAIL PROTECTED] <islam-kristen%40yahoogroups.com> > > > <mailto:islam-kristen%40yahoogroups.com<islam-kristen%2540yahoogroups.com>> > > ; Manager Indonesia Member > > > <[EMAIL PROTECTED] <Manager-Indonesia%40yahoogroups.com> > > > <mailto:Manager-Indonesia%40yahoogroups.com<Manager-Indonesia%2540yahoogroups.com>> > > >; Syiar Islam Member > > > <[email protected] <syiar-islam%40yahoogroups.com> <mailto: > > syiar-islam%40yahoogroups.com <syiar-islam%2540yahoogroups.com>> >; > > > Baitiy_Islam Member <[EMAIL PROTECTED]<baitiy_islam%40yahoogroups.com> > > > <mailto:baitiy_islam%40yahoogroups.com<baitiy_islam%2540yahoogroups.com>> > > > > > > Sent: Wednesday, June 25, 2008 10:41:34 AM > > > Subject: [syiar-islam] Pancasila dan al Qur'an > > > > > > Pancasila dan al Qur'an > > > 1. Ketuhanan Yang mAha Esa > > > Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. (QS 112 : 1) > > > > > > 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab > > > Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak > > > menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara > > > manusia supaya kamu menetapkan dengan adil (QS 58 :4) > > > > > > 3. Persatuan Indonesia > > > Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah > > > kamu bercerai berai ... (QS 3 : 103) > > > > > > 4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam > > > Permusyawaratan/ Perwakilan > > > Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan > > > mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat > > > antara mereka .. (QS 42 : 38) > > > > > > 5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia > > > Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar > > > penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu > > > sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia[361] kaya ataupun > > > miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu > > > mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika > > > kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka > > > sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu > > > kerjakan. (QS 4 : 135) > > > > > > Salam > > > Alex Kibadachi > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

