"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi 
dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) 
kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang 
kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu 
nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu 
tidak akan dianiaya (dirugikan)." [Al Anfaal:60]
 

Setelah sebelumnya Israel dan AS mengancam akan meyerang Iran, Iran meluncurkan 
9 rudal yang mampu menjangkau Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah 
(lebih dari 2000 km).

Hebatnya rudal2 itu merupakan buatan sendiri. Dilengkapi dengan cluster bomb 
sehingga bom2 bisa tersebar lebih luas. Kemudian bisa dikontrol dari ruang 
navigasi.

Setelah itu Iran meluncurkan 4 rudal lagi dari darat ke darat, darat ke laut 
sehingga bisa menghancurkan kapal selam.

Melihat hal itu akhirnya pemerintah Bush lebih menekankan "pendekatan" 
diplomatik ketimbang invasi militer seperti yang mereka lakukan di Afghanistan 
dan Iraq.

Memang ummat Islam harus kuat agar musuh gentar menyerbu mereka.

http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=7184&Itemid=1
Iran Pamer Kekuatan untuk Gertak Musuh          
Kamis, 10 Juli 2008

Iran menggelar manuver kekuatan militer bertajuk “Nabi Besar”. Gelar kekuatan 
ini diperkirakan untuk menggertak Israel dan Amerika!

Hidayatullah.com—Hari Rabu kemarin merupakan tahap ketiga manuver Operasi Nabi 
Besar setelah peluncuran rudal jarak jauh dan sedang. Menteri Pertahanan 
Republik Iran, Brigjend Mohammad Najar, menyatakan Iran merupakan negara 
penjamin dan penopang keamanan di kawasan, khususnya di Teluk Persia dan Selat 
Hormuz.

"Kemampuan militer Iran hanya digunakan untuk membela diri dan mempertahankan 
tanah air. Tehran sama sekali tidak berniat mengagresi negara manapun," ujar 
Najar.

Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Najar mengatakan, seluruh rudal yang 
digunakan oleh militer Iran merupakan hasil karya ilmuwan pribumi. Dikatakanya 
pula, Iran memproduksi semua rudal dari darat ke darat, dari darat ke udara, 
permukaan ke permukaan, pesisir ke laut dan rudal bawah air.

Sementara itu, Panglima Angkatan Udara Pasukan Garda Revolusi Iran (Pasdaran), 
Brigjend Hossein Salami hari Rabu mengatakan, "Pihak-pihak yang menjalankan 
politik anti Iran dengan cara kekerasan sudah seharusnya mengetahui bahwa kami 
dalam kondisi siaga. Mereka juga harus tahu bahwa ribuan rudal siap ditembakkan 
ke titik-titik sasaran.

"Kami mempunyai berbagai alternatif pembelaan diri dan akan mengejar musuh baik 
di darat maupun di udara. Kami siap menunjukkan reaksi dalam waktu singkat 
kepada negara-negara arogan."
Lebih lanjut Brigjend Hossein Salami mengatakan, Zionis-Israel yang kalah 
perang dengan kelompok kecil seperti Gerakan Hizbullah Libanon, tidak pantas 
berhadapan dengan Republik Islam Iran." [irb/www.hidayatullah.com]

===
Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau 
http://syiarislam.wordpress.com


      

Kirim email ke