Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.
Saya membaca penuturan salah seorang netter disuatu milits, mengenai
Ahmadiyyah, begini bunyinya:
"Seperti pernah saya bilang di sini, kalau hendak mengalahkan Ahmadyah,
kalahkan amal mereka"
Agak sedikit termangu saya dengan kalimat tersebut. Mengalahkan Ahmadiyyah
dengan amalan mereka?
Apa sih yang mereka lakukan? Mengalahkan para orientalist, membangun segudang
mesjid dimana-mana?
Hmmm
.
Mungkin, perlu kita perhatikan, sebanyak apapun amalan kita, kalau masalah
akidah kita kena, maka tak ada gunanya sama sekali amalan tersebut.
Saya ingat firman Allah ta'ala dalam Quran Surah Annur 39.
Dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah
yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila
didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apa pun. Dan di dapatinya
(ketetapan) Allah di sisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan
amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya.
Dan saya mencoba klik kalimat "Habitha"(hapusnya amalan seseorang karena apa)
didalam AlQuran, maka saya temukanlah seperti firman Allah dibawah ini, yang
saya copykan sebahagian saja.
Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah:
"Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari
jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidilharam dan mengusir
penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat
fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya
memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada
kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barang siapa yang murtad di antara kamu
dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia
amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka
kekal di dalamnya.(Q.S Al Baqarah 217)
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para
nabi yang memang tidak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh
manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima
siksa yang pedih.
Mereka itu adalah orang-orang yang lenyap (pahala) amal-amalnya di dunia dan
akhirat, dan mereka sekali-kali tidak memperoleh penolong
(Al Imran 21-22)
Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan mendustakan akan menemui
akhirat, sia-sialah perbuatan mereka. Mereka tidak diberi balasan selain dari
apa yang telah mereka kerjakan.
(Q.S Al 'Araaf 147)
Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang
mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia
pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka.
(At Taubah 17)
(keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin adalah) seperti keadaan
orang-orang yang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih
banyak harta benda dan anak-anaknya daripada kamu. Maka mereka telah meni`mati
bagian mereka, dan kamu telah menikmati bagianmu sebagaimana orang-orang yang
sebelummu meni`mati bagiannya, dan kamu mempercakapkan (hal yang batil)
sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu, amalannya menjadi sia-sia di
dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi.
(At Taubah 69)
Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka
(katakanlah olehmu): "Ketahuilah, sesungguhnya Al Qur'an itu diturunkan dengan
ilmu Allah dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah
diri (kepada Allah)?"
. (Q.S Huud 14)
Mereka itu orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kafir
terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami
tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
(Q.S Al Kahfi 105)
Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang
sebelummu: "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan
tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.
(Q.S Azzumar 65)
Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang
menimbulkan kemurkaan Allah dan (karena) mereka membenci (apa yang menimbulkan)
keridaan-Nya; sebab itu Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka.
(Q.S Muhammad 28)
Sesungguhnya orang-orang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah serta
memusuhi rasul setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, mereka tidak dapat
memberi mudarat kepada Allah sedikit pun. Dan Allah akan menghapuskan (pahala)
amal-amal mereka.
(Q.S Muhammad 32)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari
suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana
kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak
hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.
(Q.S Al Hujuraat 49)
Selain amalan yang terhapus, ada lagi amalan yang sia-sia, semacam seseorang
bersedeqah, namun menyakiti hati orang yang disedeqahkannya.
Dalam hadits, orang yang hasad, juga sia-sia amalannya, akibat kehasadannya
tersebut. Masih cukup banyak lagi.
Namun, saya hanya mencoba mengambil dari AlQuran saja.
Jadi, ngak ada gunanya juga amalan segudang, kalau di aqidah kita dan rusak,
dah kena cap hitam. Itu sebabnya dakwah Rasulullah dan yang cukup memakan waktu
lama selama priode Mekkah adalah dakwah pemurnian Tauhid.
Memang benar, bahwa amalan kebaikan bisa menutupi dosa-dosa seseorang,
sebagaimana firman Allah ta'ala:.
Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada
bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik
itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi
orang-orang yang ingat
(Q.S huud 114)
Namun, itu sebatas aqidah seseorang benar. Bila aqidahnya tak benar, sama saja
dia sebagaimana disebutkan dari sekian banyak ayat yang sudah saya sebutkan
sebelumnya.
Demikian, agar menjadikan bahan renungan kita bersama.
Wassalamu'alaikum. Rahima. Cairo, 12 Agustus 2008.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
===
Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
Informasi lengkap di:
http://www.media-islam.or.id
http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/