Sebenarnya, siklus ini secara alami terjadi karena dampak konsep ekonomi yang dianut seluruh dunia yang menggunakan prinsip ekonomi sekuler berbasis teori-teori ekonomi klasik, kemudian diperbarui teori new keynesian, neo-klasik, moneterialist dst. Ditambah dominasi mata uang dollar AS atas mata uang dunia. Btw Boediono, Gebernur BI dan Sri Mulyani ditilik dari kebijakan diambil melandaskan diri mahzab moneterialist, oleh karena itu kebijakan yang diambil cenderung memihak pada kebijakan moneter dibanding kebijakan fiskal. Pelaung itu ada bagi konsep ekonomi baru yakni ekonomi Islam. Jika peluang itu tidak diambil, saya kira akan terjadi siklus kembali setiap minimal 7 tahun dan korban seluruh dunia terulang. Terpuruknya pabrik kertas dan kelapa sawit baru merupakan permulaan. salam, aris
"Manusia yang terbaik adalah yang paling banyak membaca, paling bertakwa, paling sering beramar ma'ruf nahi munkar, dan paling gemar menjalin hubungan silaturahmi." (Muhammad SAW). kampusku Blogku --- On Fri, 10/17/08, Lambang Saribuana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Lambang Saribuana <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [syiar-islam] Kompas: Pabrik Kertas Terpukul (sawit juga) To: [EMAIL PROTECTED] Cc: [email protected], "BKIM ku" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Friday, October 17, 2008, 8:44 AM Menurut saya, krisis ekonomi adalah sunatullah. Kadang diatas kadang dibawah, kadang untung kadang merugi, kadang kaya kadang miskin, kadang senang kadang susah. Bagi sebagian besar pelaku usaha tentunya hal ini ditanggapi biasa biasa saja. Karena disetiap situasi, bahkan dalam kondisi yang paling burukpun selalu akan ada peluang. Kalau kita sekarang dalam kondisi kesulitan dalam pertumbuhan ekonomi, artinya kita menuju jalan kebangkitan ekonomi. Kalau sekarang kita miskin, artinya kita sebentar lagi akan kaya. Semenjak pertengahan 90an, indonesia berada pada nadir terbawah krisis ekonomi, puncak kemiskinan, puncak ketidakstabilan polsoskam. Artinya sekarang Indonesia menuju era kebangkitan ekonomi dan kejayaan. Wassalam lambang hidup, sekali berarti setelah itu mati --- On Fri, 10/17/08, aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [syiar-islam] Kompas: Pabrik Kertas Terpukul (sawit juga) To: [EMAIL PROTECTED] Cc: [email protected], "BKIM ku" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Friday, October 17, 2008, 7:49 AM Dear All, Dampak penuh krisis ekonomi global diperkirakan akan melanda Indonesia paling lambat akhir tahun 2009. Pelan-pelan namun pasti, dampak krisis ini mulai terasa kini. Harga kelapa sawit anjlok menjadi Rp 300,- per kilogram. Setara harga 3 buah permen Relaxa. Penurunan komoditi usaha tidak diimbangi menurunnya harga kebutuhan pokok (inflasi). Anjloknya harga semua komoditi ini akan menyebabkan perusahaan atau dunia usaha khususnya sektor riil rugi besar. Tidak ada pemasukan dana untuk menggaji karyawan. Sebentar lagi kemungkinan akan banyak PHK besar-besaran. PT. Pepsi Internasional telah memulai dengan merumahkan sekitar 3 ribu karyawannya. Tentu, ini akan makin melemahkan daya beli masyarakat dunia. Bank Central Afrika memprediksi jumlah penduduk miskin Afrika bertambah minimal 10 juta orang. World Bank menyatakan penduduk dunia yang menderita gizi buruk bertambah menjadi 967 juta orang. Khusus Indonesia, kebijakan pemerintah tidak memihak pada usaha riil masyarakat. Pemerintah malah cenderung memihak sektor finansial (non riil) dan moneter. Bank Indonesia menaikkan suku bunga menjadi 9,5 persen, yang nantinya berakibat pada lesunya dunia usaha sektor riil. Bunga tinggi menyebabkan pinjaman kredit juga tinggi. Orang malas meminjam kredit bank untuk membuka lapangan kerja atau usaha. Padahal kebangkitan sektor riil akibat krisis 1998 belum pulih benar. Secara periodik minimal 7 tahun sekali telah terjadi siklus krisis ekonomi global, dan ini akan terus berulang. Dalam setiap krisis akan selalu meminta korban puluhan juta, khususnya orang-orang yang lemah dan miskin. Sistem ekonomi yang diterapkan seluruh dunia, telah membuat kondisi ekonomi masyarakat seperti membuat istana pasir di tepi laut. Belum selesai bangkit perekonomian, telah disapu kembali tsunami krisis ekonomi. Lalu mulai usaha nol kembali. Terus begitu dan berulang. Btw, krisis ekonomi telah menyebabkan pabrik kertas terpukul. semoga ini tidak akan berpengaruh terhadap dunia informasi dan dunia pendidikan. Sebab, jika jumlah produksi kertas terbatas, harga kertas akan mahal, maka buku, majalah, media cetak akan mahal juga. Sedangkan daya beli masyarakat saat ini sedang melemah. Berulangkali saya ucapkan dan izinkan kembali saya ucapkan: SELAMAT DATANG KRISIS EKONOMI GLOBAL..DAN SIAPKAN MENTAL SPIRITUAL KITA UNTUK MENGHADAPINYA. Di setiap krisis selalu ada tantangan dan peluang baru, dan ingatlah selalu; Allah ma'anaa, maka kembalilah ke jalan-Nya kembali, segera! salam prihatin, aris Pabrik Kertas Terpukul Krisis Finansial Turunkan Permintaan Jumat, 17 Oktober 2008 | 00:34 WIB Pekanbaru, Kompas - Dampak krisis finansial global mengakibatkan pabrik pulp dan kertas terbesar di Tanah Air, PT Riau Andalan Pulp and Paper dan PT Indah Kiat Pulp and Paper, harus mengurangi produksi karena kurangnya permintaan dari luar negeri.Pengurangan produksi kami mencapai 30 sampai 40 persen dan kami tidak tahu kondisi ini akan berlangsung sampai kapan, ujar Rudi Fajar, Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), yang dihubungi Kamis (16/10).Dengan berkurangnya kapasitas sampai 40 persen, Rudi mengatakan, pihaknya hanya mengoperasikan satu dari dua pabrik yang terpasang. Selain itu, manajemen telah melakukan sejumlah penghematan di segala bidang.Kami hanya tidak melakukan penghematan untuk penyediaan bahan baku, bahan bakar, dan gaji pegawai. Sementara dalam bidang-bidang yang lain, seluruhnya sudah dilakukan penghematan, misalnya mengurangi perjalanan dinas dan lain-lain, tegas Rudi.EfisiensiSecara terpisah, Humas PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), Nurul Huda, mengatakan, pihaknya masih mengoperasikan dua pabrik. Meski demikian, pihaknya juga telah melakukan efisiensi di segala bidang.Menurut Nurul, PT IKPP sedang mencari pasar baru selain Eropa dan China yang selama ini mendominasi pasar ekspor.Kami akan berupaya membuka pasar Timur Tengah yang mungkin tidak terlalu terkena imbas krisis global, katanya.Meski sudah melakukan efisiensi, baik PT RAPP dan PT IKPP belum bermaksud mengurangi karyawan dengan jalur pemutusan hubungan kerja. Namun, Rudi mengatakan, pihaknya terpaksa memutus kerja sama dengan beberapa kontraktor karena berkurangnya produksi.PHK merupakan jalan terakhir. Namun, kami tidak tahu dengan karyawan kontraktor apakah sudah ada pemutusan hubungan kerja, kata Rudi.Adapun, Nurul mengatakan, kontraktor yang sudah memiliki surat perintah kerja tetap bekerja sesuai kontrak. Namun, kontraktor yang belum memiliki SPK akan dievaluasi kembali. Bila pekerjaan masih dikategorikan prioritas akan dilanjutkan, tetapi kalau masih dapat ditunda akan diberhentikan sementara.MembantahNurul membantah rumor yang beredar di Pekanbaru bahwa PT IKPP akan merumahkan 800 karyawannya bila krisis belum berakhir dalam dua bulan ke depan.Belum, kami belum akan melakukan PHK. Mudah-mudahan, krisis segera berakhir, kata Nurul.Menurut Rudi, beberapa pembeli luar negeri sebenarnya masih berkeinginan membeli pulp dari PT RAPP.Namun, tidak ada kejelasan bagaimana skema pembayaran. Daripada nantinya pembayaran macet, PT RAPP belum dapat melakukan pengiriman.Di pasar internasional, kata Rudi, harga pulp saat ini telah anjlok lebih dari 30 persen. Harga sebelumnya mencapai 850 dollar AS per ton, tetapi saat ini tinggal 550 dollar AS.PT RAPP dan PT IKPP adalah dua produsen pulp dan kertas yang terbesar di Indonesia. Produksi dua perusahaan ini mencapai 65 persen dari total produksi nasional. Produksi PT IKPP dan PT RAPP mencapai 4 juta ton per tahun. (SAH) "Manusia yang terbaik adalah yang paling banyak membaca, paling bertakwa, paling sering beramar ma'ruf nahi munkar, dan paling gemar menjalin hubungan silaturahmi." (Muhammad SAW). kampusku Blogku __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ === Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta Informasi lengkap di: http://www.media-islam.or.id http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ === Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta Informasi lengkap di: http://www.media-islam.or.id http://www.syiarislam.wordpress.comYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

