Ada sedikit yang perlu dijelaskan. TV Nasional / TV Lokal memang biaya investasi dan operasionalnya tinggi.
Tapi untuk TV Komunitas, ini investasi dan operasionalnya sangat rendah. Para petani di Grabag sudah berhasil membuat TV Komunitas, begitu pula pengurus masjid Jogokariyan. Untuk TV Komunitas biaya investasi paling cuma Rp 150 juta dan operasional dengan Rp 3 juta/bulan sudah bisa jalan. Itu bisa ditutup dengan penerimaan yang ada. Saya lihat banyak ummat Islam yang bisa beli mobil Innova bahkan Mercy yang bisa mencapai milyaran rupiah. Jadi kalau TV Komunitas saja tidak bisa terwujud, maka ghirah infaq fi sabilillah seperti yang dicontohkan para sahabat seperti Usman, Umar, dan Abu Bakar yang sanggup menginfakkan 1/3, separuh, bahkan seluruh harta untuk kejayaan Islam perlu ditiru. Wassalam --- Slamet Budiman <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Semoga Bermanfaat untuk kita dan keluarga kita.... > > > ----- Original Message ----- > From: Arsil Azim > To: Slamet Budiman ; [EMAIL PROTECTED] ; P'Yudha ; > Pak Im ; las war ; Laksmi Sari ; Boy SPU Pekanbaru ; > Ade Bkpn Pdg > Cc: Hessa ; Kemis Wiyono ; M. Ichsan A ; Edy > tarigan ; Fajar Wahyudi ; > [EMAIL PROTECTED] ; Capem Kr. Jati > Balikpapan > Sent: Friday, October 31, 2008 8:25 AM > Subject: Re: [LBU] Fw: [syiar-islam] Kurangnya > Kepedulian Ummat Islam akan TV Komunitas > > > Mas Budiman, ini ada Opini tentang bagaimana > membentengi diri dari TV sekuler dari teman saya di > London, negara yang mayoritas penduduknya Non > Muslim, diantaranya said good bye to TV. > sementara ini kitalah sendiri yang memilah > Program Acara yang pantas dilihat dan tidak jikapun > kita harus menonton TV. > Semoga TV Islam Segera terwujud. > > ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ > > > From Nin Mulhadi..... > > Aku juga menyambut dengan suka cita Ta..... > > Tentang TV.... > Kami juga sudah said good bye to TV for 2 years... > Alhamdulillah.... everything is better... > Semoga TV Islam segera terwujud... Boleh lah nanti > membeli TV lagi... > > --- On Fri, 10/31/08, Ita Ari Lutfiana > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > From: Ita Ari Lutfiana <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: [smanza balikpapan] Re: Perlunya TV > Islam > To: [EMAIL PROTECTED] > Date: Friday, October 31, 2008, 1:35 AM > > > Mas Arsil yang disayang Allah... > > Saya dapat kabar, RUU APP telah disyahkan hari > ini. Mungkin diantara > para milister disini, hanya saya yang menyambut > berita ini dengan > perasaan yang susah untuk diceritakan. .. yang > pasti saya terharu > dengan usaha yang dimotori seorang ummahat bisa > tembus sampai ke > parlemen, tidak untuk membela bapak2 dan ibu2, > mas2 atau mbak2. tapi > mengusahakan semuanya demi mental dan akhlak > generasi yang akan > datang. menyelamatkan anak-anak dari beragam > kemaksiatan yang sudah > membumi. Maaf, sengaja saya tidak menyebutkan > orang dewasa, karena > kemampuan berpikir dan memilah2 mana yang > menjadi lingkungannya sudah > pasti berbeda antara anak-anak dan orang dewasa. > > > mengenai TV Islam... > sekali lagi saya berpendapat sebagai ibu rumah > tangga biasa, masih > belum melihat sisi prioritas disini. mungkin > bolehlah kalau kita > menginginkan hal ini sebagai keinginan bersama > atau kalau boleh saya > bilang MIMPI. Boleh kan mimpi...? nggak dosa > kok. > > Tapi untuk mewujudkan mimpi itu kita membutuhkan > banyak kesabaran, > kecermatan, ketelitian, ketelatenan sekaligus > keteladanan. Agar jika > nantinya mimpi itu kita raih dan semua sudah > ditangan, menjadi tidak > potensial lagi karena kurangnya banyak hal yang > mendukung. selain > tenaga yang kurang termasuk dalam hal ini, > masalah dana. > > Dan masalah dana kan nggak hanya dana yang > tinggal jadi. masalah > overhead dan cost yang tinggi juga perlu > diperhitungkan kan bro..?? > kalau biaya yg dibutuhkan TV dari iklan... saya > juga dengar bahwa > hutang mereka pun sudah segunung di masing2 > stasiun2 TV swasta di > negeri kita. jadi dari segi bisnis, Stasiun TV > kurang menjanjikan. .. > > dari segi waktu, sudah banyak juga kok ummat > islam yang sadar diri. > Tidak menghabiskan banyak waktunya di depan > kotak kecil itu. Masih > banyak tugas penting yang harus dikerjakan, even > sebagai ibu rumah > tangga sekalipun. > > mungkin saya lihat sebagai skala prioritas, > stasiun TV Islam masih > belum diperlukan. walaupun itu juga termasuk > bagian dari mimpi saya. > bisa jadi mimpi kita nanti bisa mendirikan > stasiun TV semegah Al > jazeerah. kt teman saya dari palestine, kita > bisa cerdas kalau nonton > Al Jazeera seharian. hehhehe... maka saya benar2 > percaya kalau ada yg > mengatakan bahwa gaungnya Al jazeera bisa > menggetarkan hati dan > meluruhkan ketakutan amerika dan musuh2, seperti > QS Al Anfaal : 60 > yang disebut di email sebelumnya. InsyaAllah, > kalau kita sudah siap, > segala potensi bergabung, jangankan bergerak... > baru mendengar > bersatunya ummat saja, saya yakin, musuh2 bisa > lari ketakutan. > > saya sih sering mengataan ini... JANGAN NONTON > TV, karena kotak kecil > itu lebih banyak mendatangkan mudharat yang > sangat tidak bermanfaat. > > maaf kalau ada yg tidak berkenan... > > hanya tulisan ibu rumah tangga biasa... > > wassalam, > Ita > > > ----- Original Message ----- > From: Slamet Budiman > To: [EMAIL PROTECTED] ; P'Yudha ; Pak Im ; las > war ; Laksmi Sari ; Boy SPU Pekanbaru ; Ade Bkpn Pdg > > Sent: Wednesday, October 29, 2008 5:29 PM > Subject: [LBU] Fw: [syiar-islam] Kurangnya > Kepedulian Ummat Islam akan TV Komunitas > > > > ----- Original Message ----- > From: A Nizami > To: syiar-islam ; sabili ; padhang-mbulan ; > Saksi ; Forsimpta > Sent: Wednesday, October 29, 2008 10:31 AM > Subject: [syiar-islam] Kurangnya Kepedulian > Ummat Islam akan TV Komunitas > > > Assalamu’alaikum wr wb, > > Kurangnya Kepedulian Ummat Islam akan TV > Komunitas > > Mengapa RUU Anti Pornografi selalu > tertunda-tunda dan > pornografi makin merajalela? > Mengapa kekerasan bahkan pembunuhan dengan > mutilasi > memotong-motong tubuh korban kian marak? > Mengapa aliran sesat semakin banyak di > Indonesia? > > Itu karena ummat Islam nyaris tidak memiliki > senjata > dakwah massal, yaitu TV. > > Sebaliknya kaum Non Muslim dan Sekuler punya > banyak TV > Nasional yang menyiarkan tampilan yang mengumbar > aurat > / pornografi di Indonesia. Konglomerat Yahudi > Ruppert > Murdoch saja punya 2 TV Swasta di Indonesia! > > Dengan senjata TV, mereka siarkan kekerasan dan > pornografi di Indonesia. > > Sebaliknya ummat Islam Indonesia nyaris tidak > memiliki > TV. Jika pun ada yang membuat TV, yang lain > hanya > ongkang-ongkang kaki. Sedikit sekali yang mau > turut > menyumbang. > > Padahal Allah SWT menyuruh ummat Islam > menyiapkan > senjata, termasuk senjata dakwah seperti TV: > > “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka > kekuatan apa > saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang > ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan > itu) > kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan > orang > orang selain mereka yang kamu tidak > mengetahuinya; > sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu > nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi > dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan > dianiaya > (dirugikan).” [Al Anfaal:60 > > Teman saya, pak Budiman yang dulu mendirikan Ar > Rahman > Channel yang bisa dinikmati lewat antena > parabola, > saat ini sudah menutup Tvnya karena kekurangan > dana. > > Global TV yang rencananya jadi TV Ummat Islam, > meski > sudah terkumpul puluhan milyar, tetap kekurangan > dana > hingga dijual ke pihak lain. > > MQTV yang sudah mengudara di Bandung dengan > modal > sekitar Rp 15 Milyar di wilayah Jabar, terpaksa > memPHK > 60 karyawannya dan beroperasi kembali dengan > tenaga > kerja lepas. > > Ini semua terjadi karena kurangnya ghirah ummat > Islam > untuk menginfakkan hartanya di bidang TV. > > Kenapa Habib Rizieq Syihab dan Munarman > dipenjara? > Itu karena opini dari TV kelompok Kafir dan > Sekuler. > > Padahal jika ada yang berinfaq Rp 150 juta saja, > insya > Allah bisa dibuat TV Komunitas dengan jangkauan > 5 km > yang dapat menjangkau 900 ribu lebih pemirsa. > Jika ada > 10 TV semacam itu, maka seluruh Jakarta bisa > terjangkau. > > Dengan biaya itu, niscaya tokoh2 Islam macam > Habib > Rizieq tidak akan masuk penjara karena opini TV. > TV > Komunitas bisa dipakai untuk melawannya. Jika > banyak > ummat Islam bisa beli Kijang Innova yang > harganya Rp > 200 juta, mengapa tidak ada yang mau > menginfakkan uang > sebesar itu untuk membangun TV Komunitas? > > Mengapa saya ajukan TV Komunitas? > > “Besar Pasak daripada Tiang”, begitu nenek > moyang > kita menasehati anaknya. Artinya pengeluaran > tidak > boleh lebih dari pemasukan. TV Nasional dan TV > Lokal > itu perlu biaya tinggi untuk menggaji > karyawannya. > Sebagai contoh, meski satu TV Lokal sudah > mendapat > iklan Rp 80 juta/bulan, namun gaji 60 > karyawannya > paling tidak Rp 180 juta/bulan. Belum lagi yang > lainnya. > > Oleh karena itu TV Komunitas yang dioperasikan > dengan > semangat jihad dan dakwah adalah solusinya. > Seandainya > ada yang harus digaji, paling cuma 1 operator > dengan > gaji Rp 2 juta/bulan. Ada pun isinya bisa dibuat > bersama2 oleh Komunitas. > > Sebagai contoh, mailing list > [email protected] yang saya buat itu > boleh > dikata 95% isinya yang menulis adalah komunitas. > Bukan > saya. Semua tidak ada yang menggaji. Toh semua > tetap > semangat membuat tulisan2 dakwah. > > Insya Allah dengan ada TV Komunitas ini banyak > ummat > Islam yang mau menyumbangkan film yang > dibuatnya. > Apalagi Video Kamera harganya semakin turun > hingga > hanya Rp 2 juta/kurang. > > Untuk info TV Komunitas bisa dilihat di: > http://islamicbroadcasting.wordpress.com > > Wa’alaikum salam wr wb > > === > Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta > Informasi selengkapnya ada di: > http://www.media-islam.or.id > > Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS > > Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 > > Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. > Sementara hanya dari Telkomsel > Informasi selengkapnya ada di > http://syiarislam.wordpress.com > > > __________________________________________________________ > Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru. > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di > domain baru @ymail dan @rocketmail. > Cepat sebelum diambil orang lain! > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ > > > > > > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > === Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta Informasi selengkapnya ada di: http://www.media-islam.or.id Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam.wordpress.com National service in Indonesia?

