(( I'tibar kedua dr kisah Nabi Yusuf adalah " KESABARAN ". ))
Sabar itu ada tiga macamnya: 
1 ) Sabar atas musibah2
2),Sabar atas Maksiat
3 ),Sabar atas ketaatan.
 
Sabar yg sempurna kesabarannya,apabila mencakup kesabaran tiga yg 
diatas.Sementara nabi Yusuf,mencakup ketiga2nya.
Di dalam kisah Yusuf,ada pertanyaan yg datang,: " Manakah yg lebih sempurna di 
sisi Allah SWT,sabar saidina Yusuf did lm sumur,atau di penjara?
 
Benar,masa did lm sumur jangka waktunya cuman tiga hr ,sementara di penjara 
masanya lbh panjang ( 9 thn ).Tetapi apakah terbenak dlm khayalan kita,klu kita 
berada did lm sumur kering yg byk binatang,tdk ada makanan,apalagi di padang 
pasir yg jarang di lalui oleh org ,sempit dan gelap..sementara di penjara kita 
diberi makan,minum dsb..dsb.
 
Lantas mana yg lbh sempurna kesabaran Yusuf.Penjara tentunya,bukan dikarenakan 
lamanya beliau disana,tetapi dikarenakan penjara adalah pilihan beliau 
ketimbang di suruh berbuat mesum terhadap wanita2 itu.Penjara adalah pilihan 
beliau sendiri demi utk menghindari kejahatan,sementara sumur adalah kesabaran 
yg " Dipaksakan ",ngak ada jalan lain selain sabar,mau diapakan lagi krn toh 
beliau sdh di buang oleh saudara2nya did lm sumur sempit itu.
 
 
Sekarang ada pertanyaan lagi.: " Manakah yg lbh dekat kpd Allah,manusia yg byk 
berbuat ketaatan2 dan juga byk berbuat  maksiat2 .,atau manusia yg tdk 
mentaaati Allah tp tdk pula berbuat maksiat.
 
Ulama zaman skrg,Da'i Mesir yg cukup termashur di zaman ini," Amru Khalid " 
menjawab : Seorang pemuda berkata pd dirinya sendiri,aku malanggar larangan 
Allah,dgn arti kata,aku berbuat maksiat,maka aku  berhenti dr mentaati 
Allah,dgn arti kata,aku ngak shalat,ngak puasa,dsb..krn aku malu dihadapan 
Allah.Rasanya ngak sah,aku melanggar larangannya,sementara pd waktu yg sama aku 
mentaatinya.,dan aku byk dosa.
 
Siapakah yg di cintai oleh Allah,org yg mentaati Allah,dlm waktu yg sama ia 
juga melakukan maksiat,ketimbang mrk yg tdk mentaati Allah,tp ngak berbuat 
maksiat..Jawaban saya adalah " Org yg mentaati Allah,meski ia juga melanggar 
larangan Allah ",lebih baik,ketimbang yg satu lagi. Lha kenapa bisa begitu ?
 
Karena org yg mentaati Allah,melaksanakan tujuan dr ia hidup di dunia ini 
adalah apa?Utk beribadah kepadaNya.Sementara org yg tdk taat pd Allah,ngak tahu 
apa tujuan dr hidupnya,ngak tahu ia utk apa ia hidup didunia ini.
 
Tetapi ini bukan berarti membuat kita sesuka hati kita utk berbuat maksiat. 
Ngak..bukan itu maksudnya.Kita manusia ini memang di suruh utk selalu berbuat 
baik,dan menahan diri utk tdk berbuat maksiat,tp terkadang kekuatan Syetan 
sering dtg lbh kuat.Pd akhirnya kita sadar,kemudian,terulang kembali,kemudian 
sadar lagi dst..itulah sebabnya Rasulullah bersabda " Iman itu bertambah dan 
berkurang "
 
Urutan2 kesabaran :
Pertama :  Sabar atas beribadah dan mentaati Allah
Kedua:  Sabar utk tdk berbuat maksiat
ketiga  : Sabar atas musibah2.
Selama ini mgkn kita mengira sabar itu hanya tatkala di timpa musibah 
saja.Ngak..sabar itupun bermacam2 dan bertingkat2,spt yg kita bahas diatas tadi.
 
Ketahuilah wahai saudaraku sesama Muslim :
 
Ini bukanlah permintaan agar kita diberi Allah musibah.Krn seringnya kita 
mengingat Allah ,berdo'a dan merasa dekat pdNya,tatkala kita di timpa 
musibah,sementara saat kita senang kita sering lupa pd Allah.Oleh sebab 
itu,sebaiknya tatkala kita di timpa musibah,air mata keluar deras dgn tangisan 
yg tak henti2nya.Ingatlah selalu Allah,Allah mencintai kita,bukan membenci kita 
krn cobaan2 yg selalu menimpa kita dr hr kehari.
 Inilah pelajaran kedua yg dpt kita ambil dr cerita nabi Yusuf.yakni : " 
KESABARAN " Semoga kita semua diberi Allah kesabaran dr segala macam tingkat 
kesabaran diatas. 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke