Dalil yang Tepat untuk Orang yang Tepat



“Tidak
ada seorangpun yang memberikan hadist (ilmu) kepada seseorang yang
tidak dijangkau oleh akal penerimanya, kecuali akan terjadi fitnah atas
sebagian lainnya’. (HR. Muslim)

Dalam membina, penggunaan ayat-ayat Al Quran dan hadits sebagai
dalil harus disesuaikan dengan kondisi binaan. Setiap binaan memiliki
pemahaman dan karakter sifat yang berbeda-beda, maka penggunaan dalil
pun harus tepat sasaran.
Seorang Pendidik harus memahami benar hal ini, sehingga ia bisa
mengarahkan muridnya ke arah yang benar dan menghindari fitnah. Sebagai
contoh, hadits tentang “mengucapkan subhanallaah adalah shodaqoh, tersenyum itu 
shodaqoh”
jika disampaikan kepada orang kaya yang bakhil, efeknya akan menjadi
tidak benar. Dalilnya benar, haditsnya benar, tapi  cara penyampaian
dan objek yang disampaikan pun harus benar, harus tepat sasaran.
Atau penggunaan dalil, “Amal yang paling dicintai Allah adalah yang rutin 
meskipun sedikit”
kepada binaan yang belum berkomitmen tilawah satu juz sehari, ia akan
merasa cukup untuk tilawah satu lembar saja sehari asalkan rutin.
Karenanya, jawaban Rasulullah saw tidak selalu sama ketika ditanya tentang 
amalan apa yang paling utama.
Begitu juga ketika para shahabat meminta nasihat Beliau saw, tiap-tiap
sahabat nabi mendapat nasihat yang berbeda sesuai karakter dan sifatnya
masing-masing. Ini adalah hikmah yang besar sebagai bekal para Da’i
dalam mendidik binaannya.
Prinsip berdakwah dalam Fikih Dakwah adalah Ta’aruf qobla Takalluf.
Bagaimana seorang da’i dapat mengenali dan memahami sifat dan karakter
binaannya, sehingga dalam memberikan arahan, nasihat dan jawaban dapat
tepat sasaran. Setelah itu, barulah kemudian ia bisa memberikan beban
dan tugas dakwah kepada binaannya.
Semoga kita termasuk orang-orang yang meneladani Rasulullah saw dengan baik 
dalam membina.
Aamiin…

Wallohu a’lamRama, The Life Learner...
Belajar Menjadi Murobbi Sukses



      Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke