Assalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh, Pada surah Al-Baqarah ayat 221 ALLAH SWT berfirman:
Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mu'min lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mu'min) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mu'min lebih baik dari orang-orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintahnya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. Ada perbedaan pendapat yang mengatakan bahwa orang-orang Kristen adalah bagian dari Ahlul Kitab, namun saya lebih cenderung pada pendapat yang mengatakan tidak termasuk kedalam golongan Ahlul Kitab, karena perbuatan mereka sudah terang bahwa meraka melakukan ke-syirikan yang nyata, yang menyatakan Isa as. Adalah anak Tuhan. Wassalaamu'alaykum wa rahmatuLLAHI wa barakatuh, Ediyus Hz Isy Kariman, Aumut Syahidan!!! From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of sri mulyani Sent: Friday, December 18, 2009 11:19 AM To: [email protected]; [email protected] Cc: [email protected]; [email protected]; [email protected] Subject: [syiar-islam] Mohon Sarannya Dear all, Mohon sarannya untuk temenku yg lagi bingung,... aku mempunyai seorang temen perempuan,muslim berumur sekitar 28 thn,sebut saja A,sudah 7 thn terakhir ini dia menjalin hubungan dengan si B,seorang cwo katolik,meskipun hubungan mereka ditentang oleh kedua keluarga tp mereka nekat melanjutkan hubungan itu,bahkan belakangan ketahuan kalau si A mengandung anak si B, dan dengan desakan si B akhirnya si A menggugurkan kandungannya, alasannya karena malu dan si B mau bertanggungjwb untuk menikahi si A setelah kandungannya digugurin. Tetapi ternyata si B malah pergi keluar daerah meninggalkan si A dan tidak mau menikahi si A. Sekarang si A merasa malu dan putus asa karena keluarganya sudah mengetahui perihal kehamilannya dan si A didesak untuk segera menikah dengan si B, bahkan keluarga si A begitu marah dan tidak mau memaafkan si A sebelum mereka berdua menikah. Nah, untuk rekan-rekan semua, saya minta sarannya untuk si A,apa yang sebaiknya dilakukan, sampai saat ini saya cuma bisa menyarankan sabar dan si A harus tetap melanjutkan hdpnya walau apapun yg terjadi. dan sampai saat ini si A tau keberadaan si B dan keluarga si B tidak tahu apa yg sudah terjadi pada si A. Terima kasih atas sarannya, ( Adhie ) [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

