Boleh revisi gak??????????
Dara tuch mati bukan kecelakaan tapi meninggal di WTC YANG DIBOM TERORIS....
ngopi cerita orang yach????
Robby Nuzly <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Karena kau tulang rusukku...
>
> Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang
lembut.
> Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu
kasih?
> Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan
lewat,
> beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya,
tentang
> cinta.
>
> Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
> Raka : Kamu dong?
> Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
> Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang
> rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam
tidur,
> Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria
mencari
> tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak
lagi
> merasakan sakit di hati."
>
> Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis
untuk
> sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam
kesibukan
> masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka
menjadi
> membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai
menyisihkan
> impian dan cinta satu sama lain.
>
> Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin
panas.
> Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar
rumah.
> Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, "Kamu nggak cinta lagi
sama
> aku!"
>
> Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik
> berteriak, "Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang
> rusukku!"
>
> Tiba-tiba Dara menjadi terdiam , berdiri terpaku untuk beberapa saat.
> Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang
telah dia
> dengar.
>
> Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air
yang
> telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali.
>
> Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil
> barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan tulang
> rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari
pasangan
> sejati masing-masing."
>
> Lima tahun berlalu.
> Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan
Dara.
> Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan
kini
> kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang
Dara,
> merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali,
Dara
> tak menunggunya.
>
> Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia
merasakan
> ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia
> merindukan Dara.
>
> Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat
ketika
> banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh
> sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.
>
> Raka : Apa kabar?
> Dara : Baik... ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang
hilang?
> Raka : Belum.
> Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
> Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat.
Kamu
> tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan ada yang
> berubah.
>
> Dara tersenyum manis, lalu berlalu.
> "Good bye...."
> Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan,
mati.
> Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan
sakit
> di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara,
tulang
> rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.
>
> "Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita
> cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"
Ketika rasa cinta telah berubah menjadi benci.....rasa benci itulah yang
ternyata telah membuat kita merasa kehilangan seseorang yang dahulu kita
sia-siakan dan ternyata kita sayangi selamanya......
So.....Jangan pernah menyia-nyiakan hidup ini.....
Robby Nuzly, S.Si., Apt.
Direktorat Pengawasan Produksi
Produk Terapetik dan PKRT
Badan Pengawas Obat dan Makanan
Jl. Percetakan Negara No. 23 Jakarta
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real people
who know.
[Non-text portions of this message have been removed]
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]