"Kail" untuk Hamzah
  
  http://www.portalinfaq.org/g02x01_article_view.php?article_id=552
  
  
     
  
        Hidup dalam kondisi ekonomi yang minim dan memiliki anak penyandang 
autis, bagi pasangan Sunarto dan Ati Herawati adalah seperti menyatukan bensin 
dengan api. Bisa dibayangkan seperti apa hidup dalam api penderitaan yang 
berkobar-kobar itu. Hamzah (8 tahun), sang buah hati, harus memaksa mereka 
menguras tenaga dan pikiran.
  
  
  
    
    
  Dalam kondisi lapangan pekerjaan yang  sangat sulit, sang ayah, akhirnya 
terpaksa harus menerima peluang  rezeki yang tidak ideal, yakni merantau ke 
Sumatera untuk menjadi buruh  pembuatan tempat tidur besi sekaligus 
memasarkannya secara door-to-door.  Tidak idealnya bukan hanya karena 
penghasilannya yang minim (sekitar  500 ribu/bulan), tapi terpisah jauhnya 
Sunarto dari keluarganya juga  berdampak pada sangat minimnya perkembangan 
terapi Hamzah. Padahal  keberhasilan terapi Hamzah sangat ditentukan oleh 
keterlibatan orang  tua yang total dan optimal.
  
  
    Selama kepergian suaminya, Ati praktis hanya sendirian merawat Hamzah dan 
adiknya, Hana  (6 tahun), di sebuah rumah sewaan petak (tanpa kamar) tidak jauh 
dari  lokasi Rumah Autis. Tingginya stres dalam mengasuh Hamzah yang masih  
hiperaktif dan agresif ini, ditambah keadaan ekonomi keluarganya yang  berat, 
membuat Ati sangat kewalahan dan sering sakit. "Saya sudah nggak  sanggup lagi 
begini terus, Pak. Tolong bantu carikan kerja buat abinya Hamzah yang 
dekat-dekat sini," keluh Ati sambil terisak-isak.
  
  
      
  Rumah Autis Yayasan Cahaya Keluarga Kita (YCKK), yang  fokusnya memang hanya 
memberikan bantuan berupa terapi gratis, tentu  saja tidak punya kemampuan yang 
cukup untuk mengatasi masalah kesulitan  ekonomi orang tua Hamzah. Padahal 
masalah itu secara tidak langsung  menjadi dasar bagi lambannya perkembangan 
terapi Hamzah selama dua  tahun ini. Yang bisa dilakukan Rumah Autis selama ini 
hanya sekedar  meringankan beban mereka. Misalnya membantu biaya sewa rumah, 
memberi  makanan alakadarnya, dan membantu biaya pengobatan mereka ketika sakit.
  
  
    
  Begitulah problematika dunia autis dhuafa. Kesulitan ekonomi  yang membuat 
kehidupan menjadi begitu berat, ditambah memiliki anak  penyandang autis yang 
membutuhkan pengorbanan jiwa, raga dan harta yang  total, seakan menjadi jurang 
neraka bagi mereka. Upaya penguatan  spiritual dan motivasi yang 
diselenggarakan untuk mereka bukan tidak  dilakukan, bahkan itu menjadi program 
Rumah Autis. Masalahnya, upaya  itu tampaknya juga harus disempurnakan dengan 
memberikan mereka solusi  kongkrit, yakni pemberdayaan ekonomi. Sunarto, 
lulusan STM Mesin yang  pernah menjadi montir dan sopir ini, ingin sekali 
memiliki sumber  nafkah sendiri sambil bisa mengasuh Hamzah. "Saya ingin bikin 
usaha  pembuatan tempat tidur sendiri, modal awalnya hanya sekitar 10 juta,"  
harap Sunarto yang mengaku sekarang sudah terampil di bidang itu.
  
  
   
  Bersama LAZ Portalinfaq mengajak Bapak/Ibu/Saudara/i untuk  meringankan beban 
jiwa-raga dan membuka jalan kemudahan bagi keluarga  Hamzah agar dia yang 
membutuhkan kedekatan kedua orangtuanya dapat  berhasil dalam terapi autisnya.
  
  
    
  Bantuan dalam bentuk Donasi bisa ditransfer ke rekening Portalinfaq:  
- Bank Syariah Mandiri Warung Buncit No. Rek. 003-006-7066  
- Bank Mandiri Kuningan No. Rek. 124-000-1079-798  
- Bank BCA Arteri Pondok Indah No. Rek. 291-300-5244
  
  
      
  Alangkah mulianya jika ada yang berkenan membukakan pintu  kebahagiaan bagi 
Hamzah dan keluarganya dengan memberikan kesempatan  dan kemudahan kepada 
mereka untuk berusaha. Kail yang Anda  berikan bukan hanya akan mengurangi 
penderitaan mereka, tapi juga insya  Allah akan membukakan pintu kebahagiaan 
bagi Anda, di dunia dan  akhirat. Semoga.
  
  
  
    
  Nb:  
Bagi Bapak/Ibu yang sudah transfer untuk keluarga Hamzah, mohon  keikhlasannya 
untuk konfirmasi ke Wahyu, SMS 0815-876-7071 ketik SMS:  Rumah 
Autis_Hamzah_(Nominal Donasi)_(Nama Bank). Untuk konfirmasi bisa  juga via 
email: [EMAIL PROTECTED] Terima kasih atas kepercayaan  Bapak/Ibu kepada kami.

    
  
  
      Portalinfaq
  14-Mei-2007
  
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos? 
 Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke