Sore itu mentari semakin turun Langit pun mulai berubah warna jadi semburat terang
sari biru lembut menjadi jingga terang kearah barat ku memandang kedasyatan ombak yang luar biasa lalu menghantam pantai dengai berdebur kencang pecahan ombak mengakhiriku seolah mengajak ku berdansa Saat ini hatiku bimbang pertemuan yang seketika mendadak hilang terbang meninggalkan segurat luka seseorang yang kusangi dengan setulus hati janganlah kau pergi melayang bilapun waktu mu telah tiba akukan disisimu dengan setia Sayangku adalah ketulusan rasaku adalah harapan kasihku adalah penantian Cintaku adalah kesetian Memang waktu tak memberiku kesempatan tapi biarlah kan kusimpan semua cinta yang ada tak akan sirna dan tetap menyala disini didalam harapn cinta yang takakan terbantahkan Dalam perenunganku Cikarang 25 July 2007 12:14 pm Erwin Arianto see my other article on http://erwinarianto.blogspot.com -- Best Regard Erwin Arianto,SE えるウィン アリアンと See my Article On http://erwinarianto.blogspot.com/ See My poem http://360.yahoo.com/arianto_erwin [Non-text portions of this message have been removed]
