Liburan panjang telah tiba. Lumayan ada 2 minggu liburan untuk menghilangkan
penat karena pekerjaan dan karena ini kota Jakarta. Rencana saya adalah
kembali ke kampung halaman di salah satu kota di Jawa Tengah. Sudah sejak
lebaran kemaren saya tidak mengunjungi kampung halaman dan mengunjungi orang
tua saya. Kali ini saya memilih menaiki kereta bisnis yaitu kereta senja.
Ada beberapa  alasan kenapa saya memilih kereta bisnis : pertama, karena jam
keberangkatan kereta adalah jam 7.23 WIB jadi saya masih ada waktu mengejar
kereta karena saya pulang dari kantor jam 5 WIB; kedua, karena stasiun
terdekat dengan kantor saya adalah stasiun Jatinegara (saya pikir akan macet
bila harus melalui stasiun gambir); ketiga, karena dalam 2 minggu itu saya
harus membeli 4 buah tiket (karena dalam 2 minggu ini saya harus pulang
balik ke jakarta 2 kali).



Mulai dari jadwal hari terakhir yang tidak dinyana ada meeting audit yang
harus diikuti oleh semua staf. Meeting dimulai sekitar pukul 2, sempat saya
berpikir bisakah jam 5 meeting tersebut selesai, karena bila tidak saya bisa
ketinggalan kereta. Alhamdulillah tepat pukul 5 meeting selesai, saya segera
berkemas dan memesan taksi. Ternyata menurut perusahaan taksi, semua
taksinya telah dibooking. Saya sempat kebingungan karena saat itu hujan
deras. Akhirnya, kami memutuskan untuk menunggu taksi dijalan raya.
Fuh...dengan susah payah akhirnya saya sampai juga ke stasiun.
Alhamdulillah...



Selepas sholat magrib terdengar suara takbir berkumandang dari segala
penjuru. Deg..saya baru teringat ini malam takbir dan saya sedang menunggu
kereta. Terenyuh juga dengan kondisi ini. Ya Allah...keadaan ini pernah saya
impikan dan sekarang terkabul. Alhamdulillah...



Sepanjang jalan menuju kampung halaman, suara takbir terdengar dari segala
penjuru. Bersahutan begitu indahnya. Dan saya melewati malam takbiran ini di
Jakarta, Di Cirebon, Di tegal, Di Pekalongan, Disemarang. Saya bertakbir
dibeberapa kota dalam satu perjalanan. Ya..Saya melewati malam takbir dan
mendengar indahnya takbir di kereta senja dalam perjalanan Jakarta-Semarang.
Alhamdulillah tak henti-hentinya saya panjatkan, satu mimpi saya terkabul
lagi.



Terinspirasi dari hati yang penuh dengan mimpi-mimpi kecil



Desember On 23, 2007


-- 
Regards,
Hapsari Wirastuti Susetianingtyas

See all about me on :
www.napasbidadari.multiply.com


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke