all...,
mana yang lebih baik, menyebutnya sebagai...???
- Asset PRODUKTIF dan Asset NON-PRODUKTIF... atau
- ASSET dan LIABILITI.
yang penting adalah PRINSIP dasarnya yaitu kita harus
mengerti dan betul2 memahami;
a. Uang MASUK darimana, dan karena apa.
b. Uang KELUAR karena apa, dan untuk apa.
c. klo action/berinvestasi, langsung tau hasilnya
adalah uang masuk atau uang keluar.
DAN semuanya itu (uang masuk/keluar dan penyebab uang
keluar/masuk) terlihat jelas dan nyata di catatan KEU
kita.
BUAT SAYA, lebih suka menggunakan sebutan ASSET dan
LIABILITI.... sesuai dengan KIYOSAKI.
yang disebut ASSET, jelas terlihat dicatatan HARTA
disebelah KIRI..... hasil/akibatnya jelas terlihat
dikolom INCOME dicatatan CASHFLOW disebelah KIRI juga.
sebaliknya....
yang disebut LIABILITI, jelas terlihat dicatatan HARTA
disebelah KANAN.... hasil/akibatnya jelas terlihat
dikolom EXPENSES dicatatan CASHFLOW disebelah KANAN
juga.
(liat contoh simpel catatan KEU di bawah).
jadi PR (pekerjaan rumah) saya selanjutnya adalah....
gimana caranya mindahin sebanyak mungkin dan sebisa
mungkin yang di KANAN dicatatan HARTA kesebelah
KIRI.....
MEMANG tidak semuanya bisa dipindahkan.... karena
hidup itu balance.... pasti ada kanan, ada kiri.
mengenai....
RUMAH (yang kita tinggalin) adalah ASSET atau
LIABILITI.....???
Kiyosaki dengan jelas menyebutkan rumah yang kita
tinggali adalah bukan ASSET (= LIABILITI).
coba anda ketik www.richdad.com sekarang juga...
langsung kelihatan/terbaca....
"1997. Rich Dad Poor Dad. Your house in not an Asset".
"2008. Increase Your Financial IQ. Your house in not
an Asset".
Prinsip dasarnya adalah....
- apapun (harta) yang menyebabkan kita terima uang
(uang masuk ke dompet kita) disebut ASSET.
- apapun (harta) yang menyebabkan kita keluar uang
(uang keluar dari dompet kita) disebut LIABILITI.
umumnya....
SEMAKIN banyak kita melihat "MANFAAT" lain dari suatu
harta.... biasanya nilainya menjadi "kabur" (tidak
jelas)....
- apakah ini ASSET, atau...
- apakah ini LIABILITI,
karena ada manfaat lainnya yang kita rasanya secara
langsung.... akibatnya nilainya menjadi subyektif....
akibatnya kita bingung, ini asset atau liabiliti.
ilustrasinya, sbb;
saya punya rumah di daerah Menteng, Jakarta Pusat.
Nilai pasar adalah 20M, yang dibeli oleh orang-tua
saya pada tahun 1950an dengan harganya hanya 5juta.
Nilai historisnya tidak ternilai. Lokasinya sangat
strategis, mudah ke-mana2. Kadang2 saya berjalan kaki
ke tempat kerja karena hanya 20 menit (hemat bensin).
Klo diantar supir pun, mobil bisa diparkir dirumah
aja, bukan dikantor (hemat uang parkir). Karena dekat
dengan kantor maka saya sering lembur (menambah
penghasilan). Rumahnya warnanya putih, bertingkat. Ada
5 kamar ditingkat atas, dan 2 dibawah. Semua kamar
memiliki jendela yang menghadap kearah timur, dimana
sinar matahari pagi langsung masuk ke dalam kamar
(hemat biaya kesehatan). Dirumah ada ruang kerja yang
lengkap dengan segala keperluannya, seperti komputer,
printer, sambungan internet, mesin fax dsb.dsb.dsb.
Kadang2 saya bekerja dari rumah (hemat waktu kerja).
Didepan rumah ada pohon mangga dan duren yang sangat
manis ketika berbuah (hemat biaya buah2an). Dibagian
tengah rumah ada kolam renangnya (hemat biaya fitnes).
Kami sekeluarga sangat senang tinggal di sana (hemat
dari stress). Akibatnya keluarga kami hidup dengan
bahagia (hemat biaya pengacara. lho...??
he...he...he....).
bagaimana saya mencatat dalam catatan KEU....???
- didalam catatan HARTA dikolom LIABILITI.... saya
tulis Rumah Menteng dan nilainya 20M.
- didalam catatan CASHFLOW dikolom EXPENSES... saya
tulis;
a. beban listrik rumah menteng........... xxx
b. beban keamanan rumah menteng.......... xxx
c. beban kebersihan RT/RW/ rumah menteng. xxx
d. beban iuran warga rumah menteng....... xxx
e. beban telp rumah menteng.............. xxx
f. beban maintenance rumah menteng....... xxx
g. beban biaya kolam renang.............. xxx
h. beban PBB rumah menteng............... xxx
i. beban arian warga rumah menteng....... xxx
j. dst.dst.dst....
LALU bagaimana dengan...
- penghematan bensin
- penghematan parkir
- penghematan biaya fitnes
- penghematan biaya kesehatan
- penghematan biaya buah2an
- penghematan biaya pengacara.. he3x...
saya juga ngak tau mo ditulis dimana penghematan2
tsb...???
LALU bagaimana klo kantornya pindah ke pabrik di
daerah Cikarang, Jakarta tiiiimmmuurrrr....???
>>> catatan KEU saya tetap sama, tidak berubah...!!!
LALU bagaimana klo rumah tersebut dijual...???
khan nilainya sudah berkali lipat.
sekarang, saat ini, sudah dijual blom...??? Belum...!!
>>> catatan KEU saya tetap sama, tidak berubah...!!!
LALU tapi khan lebih baik tinggal dirumah daripada
dikolong jembatan...
rumahnya masih ditinggalin ngak...??? Masih...!!!
>>> catatan KEU saya tetap sama, tidak berubah...!!!
LALU bagaimana jika pohon mangga dan duren ditebang.
Jadi ngak ada penghematan biaya buah2an lagi...???
>>> catatan KEU saya tetap sama, tidak berubah...!!!
TAPI sekarang rumah menteng tsb telah dan sedang
disewakan ke kedutaan asing dengan nilai sewa 120juta
per tahun...!!!
NAH....!!!
>>> sekarang catatan KEU-nya baru berubah, menjadi;
- didalam catatan HARTA dikolom ASSET.... saya tulis
Rumah Menteng dan nilainya 20M.
- didalam catatan CASHFLOW dikolom INCOME... saya
Hasil-sewa Rumah Menteng.... 120juta per tahun.
Trus.... saya tinggal dimana...???
Ya nyewa dong...!!! he...he...he....
BTW...., catatan KEU ala Kiyosaki ini bukanlah catatan
KEU yang sesuai dengan kaidah pembukuan/akutansi yang
berlaku secara umum dibidang Keuangan dan Akutansi.
ini hanya "mind-set", dan hanya berlaku dan bermanfaat
bagi si pembuat catatan KEU tsb.
YANG manfaatnya memudahkan kita mengetahui mana yang
memasukan uang kedalam dompet dan mana yang (yaitu
Harta ASSET, hasilnya di INCOME). Dan mana, ternyata,
mengeluarkan uang dari dalam dompet kita (yaitu Harta
LIABILITI, hasilnya di EXPENSES).
mohon maaf jika ada kata2 yang kurang berkenan.
mohon maaf jika tulisannya kepanjangan.
semoga bermanfaat.
salam,
[EMAIL PROTECTED]
--- [EMAIL PROTECTED] wrote:
Re: Prinsip Lap KEU berdasarkan
KIYOSAKI... was: Prinsip2 Perencanaa
Posted by: "Norik Isnomo"
[EMAIL PROTECTED]
norikisnomo Tue
Mar 25, 2008 7:03 pm (PDT)
Sebenarnya yang dimaksud oleh Robert Kiyosaki dengan
Asset adalah Harta yang memberikan Cash inflow masuk
adalah Asset/Harta Produktif. Sedangkan aset yang
hanya menyebabkan Cash outflow maka disebut
Asset/Harta non Produktif..
Mobil/Rumah yang tidak menyebabkan cashinflow akan
tetap disebut Aset/Harta karena apabila di likuidasi
akan berubah menjadi Cash flow.
Robert Kiyosaki adalah seorang Financial Entrepreneur
yang mumpuni dan sedang mengedukasi orang agar melek
financial dan mampu memisahkan dengan gamblang yang
mana Aset Produktif dan yang non produktif. Bagaimana
Rumah yang tidak menghasilkan income...tapi bisa
menghemat begitu banyak pengeluaran?
Pencatatan Bisnis di Liabilities kalau rugi, lalu bila
untung akan dipindah ke Asset hanya akan membuat
bingung yang membaca catatannya ya.
Rumah yang kita tinggali katanya bukan Aset. Tapi
kalau kita tidak punya rumah, maka kita harus menyewa
rumah, hotel, motel, apartment yang akan create cash
outflow. Tentunya kita berasumsi bahwa selain rumah
kita tidak akan tinggal di kolong jembatan atau lapak2
di pasar yang notabene gratis. Dan juga tidak tinggal
di rumah mertua/orangtua ya.
oke segitu dulu tentang aset produktif vs aset?
salam
Norik Indradjit
Owner of Http://www.Perwarisan.com
You better leave your heirs rich than to leave them
poor and dependant on help of others
--- On Wed, 3/12/08, Budi Rachmat
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Budi Rachmat <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [SSO-Indonesia] Prinsip Lap KEU berdasarkan
KIYOSAKI... was: Prinsip2 Perencanaan Keu. & contoh
kasus (saya)
To: "Budi Rachmat" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wednesday, March 12, 2008, 9:15 AM
Agung...,
bentuk/format laporan KEU saya seperti apa sich...???
sesuai dengan pemahaman saya terhadap buku2/kiat2
KIYOSAKI, bentuk Lap KEU-nya simpel aja.
Yang penting pemahamannya, yaitu;
- HARTA yang bersifat ASSET, menghasilkan INCOME
- HARTA yang bersifat LIABILITI, menghasilkan
EXPENSES.
bentuknya sich simpel aja.... seperti ini;
Catatan CASHFLOW;
INCOME...... ......... .. |........... ... EXPENSES
a. hasil Alfa ke-1..... |A. Maintenance, bensin dsb.
b. hasil Alfa ke-2..... |B. Maintenance, bensin dsb.
c. hasil Properti ke-1. |C. Pendidikan,bimbel dsb.
d. hasil Properti ke-2. |D. Pendidikan,balet dsb.
............. ......... .. |E. Pendidikan,balet dsb.
............. ......... .. |F. Sandang,pangan dsb.
............. ......... .. |G. Listrik,telp,
kebersihan. .
............. ......... .. |H. Biaya (investasi)
dsb...
Catatan HARTA;
ASSET....... ......... .. |........... ... LIABILITI.
a. Alfa ke-1........ ... |A. Mobil ke-1
b. Alfa ke-2........ ... |B. Mobil ke-2
c. Properti ke-1....... |C. Anak ke-1
d. Properti ke-2....... |D. Anak ke-2
............. ......... .. |E. Anak ke-3
............. ......... .. |F. Keluarga
............. ......... .. |G. Rumah
............. ......... .. |H. Bisnis (Investasi)
Jadi:
- HARTA yang bersifat ASSET (item a,b,c,d), hasilnya
dikolom INCOME (a,b,c,d).
- HARTA yang bersifat LIABILITI (item
A,B,C,D,E,F, G,H), hasilnya dikolom EXPENSES
(A,B,C,D,E,F, G,H).
Keterangan:
- kenapa saya punya Bisnis (H), tapi hasilnya Biaya
(H)... karena bisnis ini masih belum memberikan hasil
positif.
Nanti, klo sudah menghasilkan, akan saya pindahkan ke
Asset. Hasilnya dikolom Income.
- klo saya berinvestasi dengan membeli rumah yang
belum jadi dengan mencicil/KPR (misalnya). Maka
investasi tsb berada dikolom HARTA yang sifatnya
LIABILITI, hasilnya dikolom EXPENSES berupa
cicilan/KPR.
Investasi seperti ini menyebabkan saya bertambah
MISKIN, karena hasil investasinya hanya memperbesar
EXPENSES, bukan menambah INCOME.
- klo Properti saya tidak tersewa, maka properti
tersebut langsung pindah ke kolom LIABILITI yang
hasilnya adalah EXPENSES (biaya service charge). Klo
tersewa, pindah lagi ke ASSET, hasilnya INCOME
(hasil-sewa)
JADI, yang PENTING adalah pemahamannya. ...!!!
yang juga lebih MENARIK....! !!
- bahwa sumber Income-nya ada 4 (2 Alfa + 2 Properti).
Ini lebih "secure" daripada hanya 1 sumber income
(misalnya hanya dari Gaji doang).
- klo sumber ke-4 sumber income tsb saya "masukan"
dalam konsep CASHFLOW QUADRANT (ingat buku KIYOSAKI),
yaitu konsep E,S,B,I atau 4 kuadran-nya Kiyosaki, sbb;
Income dari;
a. kuadran E (= Employee)... ... = nol/nil/zero
b. kuadran S (= Self-employee) . = nol/nil/zero
c. kuadran B (= Biz owner)..... = Alfa ke-1 + ke-2
d. kuadran I (= Investor)... ... = Properti ke-1 +
ke-2
Sedangkan kuadran E dan S adalah ACTIVE INCOME, yaitu
income yang diperoleh dengan menukar waktu yang kita
miliki.
Kita semua memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam dalam
sehari.
Sedangkan kuadran B dan I adalah PASSIVE INCOME, yaitu
income yang diperoleh tanpa menukarkan waktu yang kita
miliki.
JADI, ke-4 income tsb adalah PASSIVE INCOME buat saya.
Artinya, klo saya mo tidur2an terus tiap hari income
tsb tetap masuk.
Tapi saya ngak tidur2an terus koq.... bahkan kerja
keras.... saya ber-ichtiar, mencoba Bisnis (H) yang
jika berhasil akan menciptakan MASSIVE INCOME buat
saya. Jika tidak berhasil (sampai dengan waktu yang
saya tetapkan), maka saya akan cut-loss. Karena
ichtiar Bisnis ini hanya menghasilkan EXPENSES.
Klo kita lihat dari CASHFLOW GAME (CFG 101 - Permainan
Cashflow dari KIYOSAKI) maka posisi KEU saya, sbb;
- bukan di RATE RACE, yaitu kejar2an antara Income
yang dihasilkan dengan Expenses yang harus keluar.
- tapi sudah di SMALL INVESTOR, karena Income sudah
lebih besar daripada Expenses. Kelebihannya
diinvestasikan.
- klo ichtiar bisnis saya berhasil (dan menghasilkan
MASSIVE INCOME), maka saya akan masuk ke FAST TRACK
untuk menuju/menjadi ULTRA RICH.
Inilah GAME saya....!!!
"Your wish is my command", kata si Jin-nya Alladin.
semoga bermanfaat.
salam,
budi_rachmat@ yahoo.com
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
http://www.yahoo.com/r/hs