Posted by: "Putri"  [EMAIL PROTECTED]

Assalamualaikum, Mas Trimo

Berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri, dengan calon suami saya. Kami
berbeda umur 5 tahun, waktu itu ketika dia berniat menikahi saya, umur saya
baru 19 tahun alias baru lulus SMU. Semua kerabat dan keluarganya
melontarkan pendapat bahwa saya masih terlalu kecil baginya untuk dinikahi.
Tetapi karena dia sudah yakin dengan pilihannya, yaitu saya dia berusaha
untuk meyakinkan kedua orang tuanya maupun kerabatnya. Untuk meyakinkan
orang tua, itu bukan saja tugas mas Trimo tetapi calon istri mas juga harus
berperan. Bagaimana dia bersikap, bertingkah laku, dan berpikir kedepan
dalam visi dan misinya menikah. Saya sendiri merasa saya masih banyak
memiliki sifat kekanakan (saya saat ini berumur 21 tahun) walaupun dalam
jangka waktu 4 bulan kedepan Insya Allah akan melangsungkan pernikahan.
Tetapi calon suami saya selalu mendorong dan memberikan motivasi kepada saya
" Ayo..kita buktikan kepada mereka semua, bahwa gadis pilihanku adalah gadis
yang tepat. Kita buktikan pada mereka bahwa kita bisa dan mampu untuk
menjalani kehidupan pernikahan". Itu membuat saya sadar bahwa ada sebuah
amanah yang saya emban dibalik ini semua, saya tahu kehidupan pernikahan
tidak semudah dan selalu indah.

Mas Trimo, komitmen juga dibutuhkan disini. Apakah gadis yang saat ini mas
Trimo pilih menyadari komitmen dan amanah yang akan dihadapinya. Memang
benar semua pendapat teman-teman bahwa umur tidak menentukan kedewasaan,
tetapi kedewasaan bisa didapat secara alamiah dari pengalaman hidup. Apakah
Gadis yang mas pilih juga mempunyai keinginan yang sama besar untuk menjalin
kehidupan berkeluarga (ini kembali kepada keyakinan mas apakah dia gadis
yang tepat). Karena ini semua berkesinambungan, seberapa besar keinginan dan
kekuatan komitmen itulah yang akan menjadi landasan pembuktian kepada orang
tua mas Trimo.

Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.

Wassalam.



--- In tentang-pernikahan  com, 
> <trimo_cute@ > wrote:
> >
> > Assallamuallaikum
> > aku mau tanya nih idealnya wanita nikah tu berapa sih...apakan
> nikah di umur 20 itu masih terlalu kecil,tolong kasih penjelasan
> rekan2 ya....trus bagimana meyakinkan ortunya kalo umur 20 sudah
> mampu untuk membina rumah tangga
> > wassallam
> >
wa`alaikum salam,,,
umur memang menjadi ukuran seseorang apakah ia dewasa atau belum.
tertapi juga umur belum tentu bisa menjamin kematangan psikologis
dan kesiapan seeorang ( dalam hal ini Nikah). contohnya ada anak
umur 17 tahun yang dia sudah dewasa dan mandiri disisi lain anak
umur 20 tahun tetapi ia belum dewasa dan ia nggak matang secar
psikologis.
menurut saya umur 20 tahun untuk ukuran seseorang menikah suidah
bisa dikatakan cukup,,secar fisik sudah. tetapi secar psikologis
belum tentu ia matang karena ada beberapa faktor yang
mempengaruhinya. dan menurut saya, apabila anda ingin/punya
keinginan untuk menikah,,ya segeralah untuyk menikah..
lalu dengan orang tua,,coab yakinkanlah dan coba komunikasikannya
secara baik. tunjukkan kemmapuan dan kesungguhan anda untukm menikah
dengan beberapa alasan yang bisa mendukung,seperti saya sdudah
bekerja, punya penghasilan dan sudah punya seseorang yangs aya
taksir.. sapa tahu ortu anda bisa mengerti..
maksaih,,semoga sukses...... ....

From: sutrimo raharjo <trimo_cute@ yahoo. co.id>

Subject: [tentang-pernikahan ] mau tanya kepada rekan2 nih

Assallamuallaikum
aku mau tanya nih idealnya wanita nikah tu berapa sih...apakan nikah di umur 20 
itu masih terlalu kecil,tolong kasih penjelasan rekan2 ya....trus bagimana 
meyakinkan ortunya kalo umur 20 sudah mampu untuk membina rumah tangga
wassallam

jadilah diri anda sendiri



Posted by: "Akhmad Zahrudin"  


berbicara masalah ideal usia pernikahan, entah itu perempuan maupun laki-laki 
sebenarnya hal itu relative.
dalam artian itu semua bergantung pada kesiapan masing2, hal ini tentu 
bergantung pula pada kematangan mental seseorang.. kalo kita mengacu pada 
undang-undang, di sebutkan usia minimal seseorang menikah adalah umur 18th, 
karena di harapkan pada usia tersebut kematngan mental kita sudah terbentuk 
sehingga tidak tergesa-gesa dalam memutuskan untuk menikah. jadi faktor 
psikislah yang mesti saudara perhatikan dan tekankan ketika sudara ingin 
menyampaikan perihal keinginan sudara untuk menikahinya. yakinkan orang tuanya 
bahwa kalian memang sudah mantap fisik maupun psikis. mengapa psikis begitu 
penting? kalo kita mau jujur, hampir semua kejadian yang menimpa kita 
(manusia), semata-mata karena kita tidak mampu mengontrol emosi kita (psikis 
kan?), lantas bukan berarti fisik itu gak penting, hanya saja bukan acuan 
utama, karena kalo hal ini kita jadikan acuan utama maka anak umur 12 sekarang 
sudah boleh nikah donk..cz secara fisik alat reproduksinya sudah
berfungsi.

Mungkin hanya ini yang bisa saya sarankan, mudah2an bermanfaat..

Wassalam.... .Wr.Wb.


bu,,nafa yang baik..
anak dalam lekuiaraga menajdi pelngkap kebahagiaan pasangan suami dan
sitri..
rejeki kita tidaka akan pernah tahu akapn datangnya..termasuk urusan
anak. Hanya yang Diatas yang tahu hal itu..
ccerita sedikit..saya laihir sebagai anak perttama dalam keluarga saya
dan saya mempunyai satu oranga daik oerempuan..
ibu dan aayah saya menikah tahun`81 dan saya lahir tahun `87. bisa di
hitung ibu dan ayah saya menunggu kelahiran saya selama hampir tujuh
tahun. dan selam itu juga komentar2 yang ngak enak datang kepada ibu
saya,,tetapi ibu saya tidak mepedulikannya. .berusaah doa dan yakin
yang ibu saya lakukan. ibu saya dulu pernah terapi pijat untuk
kesuburan kandungan. wal..hasil setelah hampir tujuh tahun menunggu
akhirnya ibu saya hamil juga..
jadi bu nafa nggak perlu dech bersedih,,ya sedikit boleh tapi janagn
terius berlarut-larut. ntar kalu berlarut-larut malahan berpengaruh
kepada fisiknya lagi trus kemungkinan untuk hamil semakin jauh.
komunikasi dan berusaha serta lembnagkan konsep diri yang baik bahwa
aku bisa hamil dan punya anak. buang jauh2 perasaan rendah diri dan
janagn pernah pedulikan omongan orang. karena semua ini yang tahu
hanay kita dan yang Diatas yang Tahu..semoga sukses...... ....
makasih



----- Pesan Asli ----
Dari: yoziefemale
Mohon komentar

salam kenal untuk mas agus ,
Wah, sebelunya selamat dulu yaa...sebentar lagi mas akan meninggalkan status 
lajang mas...
mas..sungguh mulia pabila hubungan kalian tidak diawali dengan pacaran. Pacaran 
yang dikenal orang sebagai suatu hubungan yang identik dengan pergaulan bebas. 
saya paham mungkin mas agus takut dengan apa yang akan terjadi 
nanti..."ternyata dan tenyata...". kita memang tidak bisa tau apa yang akan 
terhjadi nantinya. kita hanya bisa khusnuzon kepada sang Pencipta bahwa "ia 
adalah jodoh yang terbaik untukku"..kita hanya bisa berusaha..dan tuhan yang 
menentukan segalanya..jadi untuk mas agus jangan lupa untuk selalu berdoa. 
kekuatan doa sungguh sangat luar biasa mas. ini menunjukkan bahwa memang kita 
kita tidak mampu kecuali oleh pertolonganNya.
saya punya sedikit saran untuk mas agus, agar mas agus bisa menepis keraguan 
itu tidak ada salahnya mas agus menjalin komunikasi dengan calon mas. karena 
komunikasi itu sangat diperlukan. antara mas agus dan calon harus bisa saling 
terbuka. seperti barang dagangan (maaf saya tidak mengumpamakan calon atau 
perempuan sebagai barang dagangan) sebelum membeli bukan kah kita harus tau 
apakah barang tersebut baik atau ada cacatnya, jika ada cacat bukankah akan 
membuat kita menyesal nantinya. jadi saya rasa komunikasi sangat diperlukan. 
dengan komunikasi tersebut mas bisa sedikit tau karakter dan watak calon mas. 
jika pertemuan antara mas dengan calon tidak memungkinkan mas bisa hubungi 
calon lewat telp or sms. masih ada waktu mas. satu bulan memang waktu yang 
singkat tapi tidak ada salahnya mas mencobanya. mas juga perlu tau siapa saja 
yang yang dekat dan sedikit mengenal dia. mas bisa tanyakan apa saj ayang mas 
ingin tau ttg dia lewat pihak perantara.
selamat mencoba jika mas berkenan..
semoga mas bisa lebih mantap untuk mengaruhi bahtera rumah tangga bersama 
calon. dan semoga mas lah yang beruntung mendapatkan beliau (calon istri mas)

----- Original Message ----
       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke